8 Jenis Tombol CTA & Pentingnya pada Website Anda

2 min read

cta adalah

Tombol CTA adalah sebuah tombol kecil yang dianggap biasa tetapi memiliki banyak manfaat. 

Jika Anda adalah pemilik website yang bergerak di bidang bisnis atau non-bisnis, keberadaan tombol ini akan sangat membantu Anda.

Tetapi, apa yang dimaksud dengan tombol CTA? Dan bagaimana bisa sebuah tombol kecil keberadaannya sangat penting?

Simak ulasannya ya, Gudpeople.

Definisi Tombol CTA

CTA (call to action) adalah sebuah gambar atau teks yang membujuk pengunjung atau lead untuk melakukan sebuah action. 

Umumnya CTA ini berbentuk seperti sebuah tombol, meskipun tidak jarang CTA yang hanya berupa tulisan saja. 

CTA biasanya mengandung tautan yang menuju ke halaman penawaran/pendaftaran yang ditargetkan. 

Lalu, apakah semua pengunjung website akan mengklik tombol CTA?

Itu semua tergantung oleh apa yang Anda tawarkan melalui konten dan tentunya CTA Anda.

Baca Juga : Jenis-jenis SSL dan Manakah yang Tepat untuk Website Anda?

Jenis-Jenis Tombol CTA

Ternyata tombol CTA memiliki beberapa jenis dengan fungsi yang berbeda-beda, untuk lebih jelasnya silakan perhatikan penjelasannya berikut ini.

1. Lead Generation

Pertama dan yang utama, tombol CTA Lead Generation adalah tombol yang mampu mendapatkan lead dari website Anda.

Lead sendiri bisa diartikan sebagai orang-orang yang sudah tertarik, sehingga mereka akan bersedia memberikan data mereka seperti nama dan alamat email.

Tombol CTA lead generation biasanya terletak di bagian bawah, samping (sidebar), atau bisa juga berbentuk pop up yang akan muncul di layar ketika pengunjung mengakses suatu website.

Agar lebih menarik dan jelas, warna pada tombol CTA biasanya akan lebih eye catching.

cta adalah

2. Pengisian Form

Ketika pengunjung website sudah mulai singgah ke landing page Anda, ada dua langkah lagi agar para pengunjung ini menjadi lead. 

Yaitu saat mereka mengisi formulir dan mengklik tombol kirim. 

Agar mereka tidak ragu memberikan datanya, berikan mereka bonus berupa ebook, kupon, atau yang lainnya. Coba lihat bagaimana mendapatkan data lead dengan cara yang halus seperti di bawah ini.

pengisian formulir

3. Tombol “Baca Selengkapnya”

Ternyata tombol yang sering Anda temui saat membaca artikel di website termasuk CTA ya, Gudpeople. 

CTA sejatinya tidak hanya berfungsi mengumpulkan data lead seperti yang sudah dibahas sebelumnya.

Lalu kira-kira apa ya tujuannya?

Yang paling jelas tujuan CTA ini adalah untuk menyederhanakan tampilan homepage suatu website.

Bayangkan jika suatu website dengan banyak artikel harus ditampilkan secara penuh, pasti akan menyusahkan para pengunjung website Anda ketika ingin scrolling artikel lainnya.

Selain itu, Anda sebagai pemilik website akan sulit mendapatkan pageviews yang tinggi karena artikel sudah ditampilkan secara penuh di homepage.

tombol baca selengkapnya

4. Penawaran Produk/Jasa

Para pemilik website yang menggunakan website-nya untuk menjual produknya dijamin menggunakan tombol CTA ini. 

Biasanya mereka meletakkan tombol CTA di bagian katalog produk, atau bahkan di bagian homepage (dipadukan dengan landing page).

Desain tombol yang digunakan untuk membantu menawarkan produk atau jasa tidak harus menggunakan gambar yang keren, cukup dengan teks sederhana di atas warna yang kontras dengan background.

Biasanya tombol ini memuat perintah seperti “Beli Sekarang”, “Pesan Sekarang”, dan sebagainya.

tombol beli sekarang

5. Social Sharing

Tombol ini dapat mendorong pengunjung untuk membagikan setiap konten Anda. 

Namun, tentu tidak semua konten Anda akan dibagikan oleh mereka dengan cuma-cuma.

Buatlah konten yang informatif dan berkualitas agar mereka menyebarkannya.

Sebuah konten yang bagus akan mendapatkan balasan berupa traffic yang tinggi.

Sesuai dengan namanya, tombol social sharing ini dapat membantu membagikan konten melalui media sosial.

Yang paling sering ditemui adalah media sosial seperti Twitter, Facebook, LinkedIn, dan masih banyak lagi.

tombol bagikan

6. Lead Nurturing

Apabila sudah mendapatkan lead tetapi tak kunjung melakukan konversi berupa pembelian, tombol CTA lead nurturing dapat dijadikan alternatif untuk menggaet mereka.

Anda bisa memberikan tawaran lain yaitu menyuruh mereka untuk mencobanya terlebih dahulu dan dapat melakukan pembelian di akhir.

Kata-kata yang digunakan harus persuasif misalnya “sign up for 15 days free trial”.

jenis tombol cta

7. Menyelesaikan Pembelian

Setelah data lead sudah Anda kumpulkan, saatnya Anda membuat strategi agar mereka melakukan konversi.

bagaimana caranya? Tombol CTA yang Anda buat haruslah berfokus pada penjualan saja. 

Anda bisa memberikan mereka promo potongan harga dengan syarat tertentu.

Letakkan tombol CTA ini pada bagian bawah postingan, atau agar lebih jelas letakkan di bagian halaman produk.

8. Promosi Event

Apabila Anda memiliki acara yang ingin diikuti oleh banyak orang, Gunakan tombol CTA untuk membantu mempromosikan acara.

Acara yang dimaksud adalah bootcamp, webinar, seminar, dan lain-lain.

Anda bisa meletakkan tombol CTA di bagian login, dashboard utama, atau halaman yang sering diakses oleh pengunjung website Anda. 

cta event promotion

Baca Juga : Tutorial Cara Membuat Toko Online dengan Mudah

Mengapa Tombol CTA Penting?

Setelah memahami definisi hingga jenis-jenisnya, apakah Anda sudah memahami betapa pentingnya tombol ini?

Tombol CTA sangat penting karena jika dilihat dari jenisnya, tombol ini dapat dipakai sesuai dengan apa yang Anda ingin targetkan.

Misalnya Anda hanya ingin mengejar angka traffic kunjungan yang tinggi, Anda bisa menggunakan CTA Social Sharing.

Selain itu, tombol ini dapat membantu meningkatkan konversi serta dapat mendapatkan data lead.

Semua itu tergantung yang Anda kehendaki dari kedelapan jenis tombol CTA di atas, dan tidak hanya terbatas pada website tertentu.

Setelah mengetahui pentingnya CTA untuk website, Apakah Anda sudah menggunakan tombol CTA di website Anda sendiri? Jika sudah, silakan komentar di bawah ya, Gudpeople.

Oh iya, Jika Anda memiliki website, jangan lupa memasang SSL agar keamanan website Anda dipercaya oleh Google dan tentunya oleh pengunjung Anda.

Perbedaan IPv4 dan IPv6, Kelebihan dan Kekurangannya

Anda belum mengetahui perbedaan IPv4 dan IPv6? Jika Anda memiliki hobi di bidang jaringan internet, pasti Anda sering menjumpai istilah IP, entah itu IPv4...
Jordy Prayoga
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *