Nadia Agatha Penerjemah dan Mahasiswa S2 tingkat akhir. Ia menggemari diskusi berbagai topik sekaligus menuliskan ide-idenya melalui media microblog.

Cara Membuat dan Memulai Bisnis Fashion Blog

3 min read

cara memulai bisnis fashion blog

Bisnis fashion memang selalu menjadi tren. Kami pikir, ini lah saat yang tepat bagi GudPeople untuk memulainya.

Untuk memulai fashion blog Anda sendiri tidaklah rumit. Kami akan membahas cara-cara serta tips menjadi fashion blogger sekaligus menjalankan bisnisnya.

Tanpa basa-basi, mari bahas cara memulai bisnis fashion sekarang.

Cara Membuat Fashion Blog

Sebelum memasuki tips berbisnisnya, tentu Anda harus bersiap-siap untuk membangun pondasi yang kuat.

Tentu saja pondasi yang dimaksud adalah hosting dan domain.

Kai tidak menyarankan Anda untuk menggunakan platform blog sebagaimana blog memiliki kekurangan pada fleksibilitasnya.

Untuk itu mari mulai dengan langkah yang paling dasar.

1. Buat Nama Domain

Pikirkan sebuah nama yang unik, mudah diingat, mudah untuk diucapkan dan singkat.

Selain itu, Anda juga harus membuat domain yang membuat orang-orang ingat tentang brand Anda.

Anda bisa menggunakan nama blog sebagai nama domain, tapi tentunya ada opsi lain selain menyelaraskan nama blog dan nama domain Anda.

lucedale bisnis fashion
Blog lucedale milik Claradevi Handriatmadja

Contohnya adalah Claradevi Handriatmaja, blogger dengan niche dan fashion blog ini menyamakan domain dengan nama blognya.

lucedale.co adalah domain yang singkat dan mudah diingat, bukan?

Atau, jika Anda merasa blog fashion serta bisnis fashion ini begitu personal, menggunakan nama Anda sendiri juga merupakan ide yang bagus.

Contohnya adalah Sonia Eryka.

homepage sonia eryka
Fashion blog Sonia Eryka

Dengan website berdomain sonia-eryka.com, Sonia Eryka Membangun sebuah blog fashion yang eye-catching.

Setelah berhasil menentukan nama domain yang diinginkan, Anda dapat membeli domain melalui domain registrar.

2. Memilih Hosting

Memilih hosting tidak kalah krusial dari menentukan nama domain. Istilahnya, performa dari blog ada nanti utamanya ditentukan dari hosting yang dipilih.

Pilihlah layanan hosting yang stabil, memiliki uptime di atas 99,9% sekaligus memiliki support yang aktif 24/7.

Selain mengutamakan kecepatan, ingat juga untuk memilih layanan hosting yang aman.

3. Pilih CMS

Setelah memiliki domain dan hosting yang powerful, saatnya menjatuhkan pilihan Anda ke CMS untuk mengelola konten bisnis fashion blog.

Kami sangat menyarankan Anda untuk menggunakan WordPress karena,

  • User-friendly
  • SEO-friendly
  • Mudah digunakan
  • Tersedia ribuan tema dan plugin untuk menunjang website Anda
  • Dapat berintegrasi dengan berbagai sosial media dan app
  • Dan lain-lain

Selain itu, menginstal WordPress melalui panel layanan hosting Anda juga cukup mudah.

4. Pilih Tema

Ketika berbicara tentang fashion blog, Anda harus serius dalam memilih tema yang sesuai dan sekiranya menonjolkan konten fashion yang ada di dalam blog.

Pilih tema yang sekiranya juga dapat meningkatkan user experience pengunjung Anda.

Tipsnya adalah pilih tema yang,

  • Loadingnya cepat
  • Memiliki layout yang solid dan rapi
  • Menggunakan tipografi yang tidak terlalu heboh
  • Dan skema warnanya nyaman di mata

Selain itu, carilah tema yang memiliki tim support dan mendukung kustomisasi yang fleksibel.

5. Instal Plugin

Meningkatkan performa blog fashion Anda sangatlah penting terutama bila ingin menjadikannya sebuah bisnis fashion.

Anda akan memerlukan bantuan plugin agar blog yang dikelola menjadi website yang ideal untuk blogging sekaligus berbisnis.

WordPress memiliki banyak plugin yang dapat menunjang performa website Anda dan kami akan merekomendasikan plugin apa saja yang akan Anda perlukan.

  • Yoast SEO – untuk membantu Anda dalam membuat konten SEO-friendly
  • Jetpack – menambah keamanan website Anda dapat dilakukan dengan plugin ini
  • Cache Enabler – untuk caching website agar loading lebih cepat
  • Imagify – plugin image optimizer untuk kompresi gambar tanpa harus mengurangi kualitasnya
  • VaultPress – plugin untuk backup website WordPress
  • Akismet – plugin anti-spam agar website bebas dari komentar spam
  • Easy Social Share Buttons – untuk terhubung ke sosial media Anda

Selain itu, Anda akan membutuhkan plugin ecommerce jika pada akhirnya akan ada brand yang menjual produk Anda sendiri.

Jangan lupa juga untuk mencari plugin lain seperti affiliate marketing, membership, advertising dan plugin lead generation.

Setelah siap dengan website Anda, saatnya mengetahui tips bagaimana cara mengembangkannya menjadi bisnis fashion blog.

Baca juga: Rekomendasi Plugin Wajib WordPress Terbaik

Tips Mengembangkan Bisnis Fashion Blog

Menghasilkan uang dari blog fashion bukanlah hal yang mustahil.

Anda memiliki banyak opsi untuk memulai bisnis fashion melalui blog di antaranya,

  • Sponsored Posts – membuat postingan khusus untuk sponsorship
  • Affiliate marketing – menawarkan produk dengan link yang berafiliasi dengan e-commerce
  • Revenue Ads – jika trafik sudah banyak, manfaatkan website untuk media pengiklanan
  • Menjual produk digital – jual e-book, course, membership dan lainnya

Nah, untuk itu Anda harus mematangkan strategi mengembangkan blog.

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan seperti membuat konten menarik dan belajar tentang SEO.

Lalu menyusun jadwal posting blog agar semakin banyak orang berkunjung ke blog Anda.

Tidak lupa juga melakukan research dan analisis kompetitor sekaligus keyword dan market research.

Selain hal-hal sudah kami sebutkan, ikut terjun ke komunitas blog fashion juga dapat membangun reputasi Anda.

Mungkin untuk mengembangkannya secara serius menjadi hal yang cukup menantang untuk Anda.

Tapi jika Anda memiliki niat yang kuat, membangun bisnis fashion dan blognya menjadi hal yang sangat enjoyable.

Kesimpulan

Anda sudah membaca keseluruhan tutorial beserta tips cara membuat bisnis fashion blog.

Caranya cukup mudah, Anda hanya perlu membeli domain dan memilih hosting, mempercantik tampilan website dengan tema dan melengkapinya dengan plugin.

Tapi sebenarnya itu saja tidak cukup. Anda harus memiliki sertifikat SSL agar blog yang dibangun aman untuk Anda dan para pengunjung.

Percayakan website Anda di Gudang SSL ya, GudPeople.

Semoga artikel tutorial dan tips ini bermanfaat, jaga kesehatan dan sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Nadia Agatha Penerjemah dan Mahasiswa S2 tingkat akhir. Ia menggemari diskusi berbagai topik sekaligus menuliskan ide-idenya melalui media microblog.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *