Mengenal Lebih Lengkap Jenis Website Serta Fungsinya

Dunia teknologi saat ini semakin berkembang dengan pesatnya. Apalagi dengan adanya media online seperti website yang dimanfaatkan untuk berbagai keperluan entah itu social, pendidikan dan bisnis.

Memiliki website sekarang ini memang sangat mudah, Anda hanya butuh membeli nama domain dan hosting murah saja sudah bisa memiliki website pribadi. Tetapi tidak sampai disitu saja, Anda harus tau tujuan membeli domain hosting itu untuk membuat jenis website apa. Karena ada beberapa jenis website berdasarkan bentuknya, berdasarkan platform yang digunakan dan berdasarkan fungsinya.

Apa itu website?

Sebelum melanjutkan lebih jauh, untuk Anda yang belum tahu penjelasan tentang apa itu website bisa membaca pada penjelasan berikut. Website adalah kumpulan dari beberapa halaman yang saling berkaitan satu dengan lain dan dapat diakses dengan menggunakan browser dengan jaringan internet.

Nah agar Anda tidak salah dalam menentukan website yang akan Anda buat, silahkan simak penjelasan mengenai jenis website  dan fungsinya dibawah ini secara lengkap.

Jenis Website Berdasarkan Bentuknya

Website Statis dan Dinamis
Website Statis dan Dinamis

Pertama, kita membedakan jenis website berdasarkan bentuknya.

  • Website statis

Website statis adalah model website yang memiliki konten/isi yang tidak berubah. Website statis seperti ini biasanya dibuat dengan kode HTML dan CSS, hanya developer website saja yang bisa melakukan perubahan isi konten dari website statis.

Website statis juga tidak memerlukan database karena tidak ada konten yang disimpan, jadi Anda hanya membutuhkan nama domain saja sudah cukup. Contoh website statis ini seperti website perusahaan yang memberikan informasi tentang perusahaan.

  • Website dinamis

Kebalikan dengan website statis, website dinamis adalah website yang memiliki konten selalu update setiap waktu. Website dinamis ini biasanya dikelola oleh banyak orang dengan melibatkan berbagai team yang berbeda. Untuk menyimpan kontennya website dinamis membutuhkan database, jadi Anda perlu memiliki layanan hosting website.

Untuk bisa melakukan perubahan, ada beberapa user yang bisa melakukan update konten seperti content writer, editor, designer, videographer dan sejenisnya, tidak hanya bagian developer saja yang memiliki akses untuk update website.

  • Website interaktif

Website interaktif adalah model website dimana pengunjung/visitor bisa berinteraksi langsung dengan pengguna lain. Contoh paling mudahnya adalah seperti website forum.

Baca juga : Tips Menjaga Keamanan Website

Jenis Website Berdasarkan Platform

Platform website
Platform website

Dalam proses pembuatannya, website dibagi menjadi tiga cara. Anda bisa memilih salah satu dari tiga cara tersebut mana kira-kira yang paling dikuasai. Apa saja itu? berikut penjelasannya.

  • HTML dan CSS

HTML dan CSS adalah basic utama dalam membuat sebuah website. Untuk bisa membuat website dengan HTML dan CSS Anda membutuhkan pengetahuan yang lebih tentang pemrograman. Untuk membuatnya Anda membutuhkan text editor seperti Notepad, Notepad++, Sublime dan lainnya.

  • CMS

Content Management System atau biasa disebut CMS adalah menjadi solusi selanjutnya dalam pembuatan website. Anda sebenarnya tinggal install saja, tetap ada beberapa hal yang masih perlu Anda setting manual. Contoh CMS yang memiliki banyak pengguna terutama untuk pembuatan blog dan website adalah WordPress.

  • Website builder

Bagi Anda yang tidak bisa pemrograman website, ada solusi lain yang lebih mudah dalam membuat website yaitu dengan menggunakan website builder. Website builder memungkinkan Anda untuk membuat website dengan cepat tanpa perlu memahami pemrograman dan desain website.

Kelebihan dari website builder ini semuanya sudah lengkap tinggal pakai saja, tetapi konsekuensinya Anda perlu mengeluarkan uang lebih untuk bisa menggunakannya. Contoh website builder seperti Wix, Weebly, Site Builder dan lain sebagainya.

Jenis Website Berdasarkan Fungsi

Website berdasarkan fungsinya
Website berdasarkan fungsinya

Setelah Anda menentukan jenis website berdasarkan bentuknya dan platform yang digunakan, sekarang waktunya menentukan website berdasarkan fungsinya. Ada banyak jenis website dengan fungsi yang berbeda-beda. Berikut pembahasan secara lengkapnya berikut ini:

  • Government

Government atau pemerintahan adalah website yang dimiliki oleh pemerintah baik skala nasional atau daerah. Website ini biasanya berisi tentang konten informasional dan layanan kepada para masyarakat. Contohnya jatengprov.go.id, kemenlu.go.id, kemenag.go.id dan masih banyak lainnya.

  • Company profile

Website company profile merupakan suatu website yang isinya tentang profil dari perusahaan yang tujuannya untuk branding bisnis. Website company profile termasuk dalam kategori website statis karena tidak memerlukan update rutin secara berkala. Website ini lebih fokus pada informasi yang lengkap dengan desain yang menarik, tidak lupa website company profile biasanya sudah dioptimasi dengan SEO agar tampil pada halaman pertama hasil pencarian.

  • eCommerce

eCommerce adalah website yang memiliki fungsi untuk melakukan jual beli berbagai barang dan jasa dengan media internet. Website eCommerce memiliki fungsi penjualan seperti layaknya toko offline, tetapi semua dilakukan serba online.

  • Archive

Website archive adalah website yang memiliki fungsi untuk melakukan penyimpanan berbagai file elektronik dari internet. Contoh paling mudah adalah Internet Archive yang ada sejak dulu untuk menyimpan berbagai data dan file tentang website.

  • Portal berita dan informasi

Website yang isinya tentang berita dan informasi yang ditujukan kepada para pembaca. Contoh paling mudahnya adalah website detik.com, kompas.com, cnn.com dan lain sebagainnya. Website portal ini biasa dibangun oleh team yang solid dengan berbagai pembagian tugas masing-masing.

  • Blog

Blog biasa lebih berisi kepada konten-konten yang menjadi ekspresi dari penulis. Selain itu blog juga bisa berisi mengenai pembahasan topic-topik tertentu, kadang ada juga para blogger yang mendapatkan tawaran kerjasama untuk post atau backlink untuk keperluan SEO.

  • Portfolio

Portfolio adalah website yang isinya mengenai skill yang dimiliki dan juga pengalaman kerja yang sudah pernah dilakukan. Website model portfolio ini akan lebih mudah untuk menarik dan meyakinkan para konsumen agar mau menggunakan produk dan jasa yang kita gunakan.

  • Website pendidikan

Website isinya lebih kepada materi-materi tentang pendidikan sekolah dan kuliah. Contoh website model pendidikan seperti website kampus, website sekolah dengan ekstensi domain sch.id, ac.id, edu dan sebagainnya.

  • Website nirlaba

Website nirlaba atau website social adalah website yang digunakan untuk kegiatan sosial tidak mengharapkan keuntungan. Contoh mudahnya seperti website penggalangan dana yang digagas oleh suatu organisasi.

  • Website bisnis

Berbeda jauh dengan website nirlaba, website bisnis dibuat dengan tujuan memang untuk mendapatkan keuntungan dari bisnis. Untuk jenisnya beragam tergantung dari bisnis apa yang dijalani dan sedang trend saat itu.

  • Website entertainment

Website entertainment adalah website yang isinya lebih ke hiburan semata. Website entertainment bisa berisi tulisan, gambar, video, music dan film. Contoh website entertainment seperti Youtube, Netflix dan lain sebagainnya.

  • Forum dan komunitas

Nah yang terakhir fungsi website bisa dijadikan untuk membuat forum dan komunitas, sehingga banyak pengunjung website saling berinteraksi satu dengan lainnya.

Website Yang Akan Anda Buat?

Demikian pembahasan mengenal lebih lengkap jenis website beserta dengan fungsinya. Jadi Anda sudah menentukan mau membuat jenis website yang mana?

Jangan lupa untuk menambah keamanan website yang akan Anda buat dengan layanan sertifikat SSL. SSL memiliki fitur untuk membuat sambungan aman antara server dengan browser pengguna, jadi data-data penting yang dikirimkan bisa aman. Jangan lupa untuk pesan SSLnya di GudangSSL.id.

Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>