Masih Menggunakan Sertifikat SSL Gratisan? Ini Bahayanya

Ketika Anda berinvestasi untuk membeli layanan hosting dan domain untuk keperluan website, apakah Anda berfikiran untuk menambah membeli layanan SSL berbayar? Dari sekian pembaca pasti mayoritas akan menjawab tidak. Alasan utamanya hanya untuk menghemat biaya dan masih bisa menggunakan SSL gratis seperti dari Let’s Encrypt.

Perlu diketahui bahwa Google mewajibkan semua website sekarang ini menggunakan layanan SSL Certificate. Google memang tidak merinci harus menggunakan SSL certificate yang gratis atau berbayar. Jika website Anda sekarang ini belum menggunakan SSL bisa dipastikan tidak bisa diakses menggunakan Google Chrome, nantinya akan muncul notifikasi “Your Connection is Not Secure”. Ini terjadi karena website belum menggunakan SSL atau SSL tidak valid.

Jika sudah terjadi seperti itu website Anda tidak bisa dikunjungi, akibatnya pengunjung website menjadi hilang. Salah satu solusi yang bisa Anda tempuh adalah dengan membeli layanan SSL Certificate Indonesia yang ada saat ini, salah satunya dari Gudang SSL. Tetapi jika memang tidak ada budget untuk membeli SSL, Kami memiliki rekomendasi untuk menginstall SSL Gratis dari Let’s Encrypt saja.

Let’s Encrypt adalah layanan non-profit SSL Certificate dari Internet Security Research Group (ISRG) yang menyediakan SSL secara gratis yang berlaku selama 90 hari. Let’s Encrypt pertama kali diluncurkan pada 12 April 2016 dan sampai sekarang ini total SSL gratis Let’s Encrypt sudah menerbitkan 1 miliar lebih SSL di seluruh dunia. Tentunya ini angka yang sangat besar untuk pengguna SSL certificate.

Data SSL Let's Encrypt
Data SSL Let’s Encrypt

Kelebihan SSL Gratis

Pastinya dibalik banyaknya pengguna SSL Gratisan tersebut terdapat kelebihan yang dimilikinya. Berikut daftar kelebihan SSL gratis:

  • Gratis

SSL Gratis Let’s Encrypt menjadi pilihan bagi website kecil yang tidak banyak memerlukan penyimpanan data, login dan transaksi. Jadi banyak orang yang lebih memilih menggunakan Let’s Encrypt dibandingkan harus membeli sertifikat SSL Berbayar. Tetapi tidak salah jika Anda menggunakan SSL berbayar, karena dari segi fitur dan fungsinya lebih lengkap jika dibandingkan dengan free SSL. Untuk lengkapnya silahkan baca pada pembahasan SSL Gratis vs SSL Berbayar pada artikel sebelumnya.

  • Peringkat SEO meningkat

    SEO
    SEO

Sekarang ini semua website harus menggunakan koneksi yang aman untuk website. Caranya dengan menginstall SSL Certificate, salah satunya bisa dengan SSL Let’s Encrypt. Dengan adanya sambungan aman menggunakan protokol HTTPS, Google akan memberikan peringkat lebih tinggi dalam halaman pencarian. Pernyataan ini sudah dikeluarkan Google sejak 6 Agustus tahun 2014 dalam webmaster blog bahwa “HTTPS as a ranking signal”.

  • Setting lebih cepat

Setting Let’s Encrypt SSL prosesnya lebih cepat dan mudah. Anda bisa melakukannya sendiri dengan mengikuti berbagai tutorial yang sudah disediakan.

  • Tidak perlu validasi

SSL dari Let’s Encrypt tidak perlu melakukan validasi data seperti SSL berbayar kebanyakan lainnya.

  • Website bebas dari peringatan

Nah yang terakhir adalah website bebas dari peringatan “Your Connection is Not Secure”. Anda tinggal melakukan install SSL gratis saja, yang perlu Anda catat adalah saat kapan masa aktif SSL berakhir.

Dibalik semua kelebihan yang dimiliki, ada beberapa bahayaSSL gratis yang perlu Anda waspadai. Sebab ini ada kaitannya dengan masalah keamanan dan trusted dari pengunjung website.

Bahaya SSL Gratis

Beberapa bahaya dari SSL gratis yang perlu Anda waspadai, berikut pembahasannya:

1. Masa aktif maksimal 90 hari

Let's Encrypt SSL
Let’s Encrypt SSL

SSL Gratis hanya memiliki masa aktif maksimal 90 hari. Untuk itu Anda perlu memperbaruinya saat masa aktif habis. Tetapi bagaimana kalau lupa memperbaruinya? Yang pasti website Anda akan tidak bisa diakses karena muncul peringatan bahwa website Anda tidak aman untuk pengunjung website.

2. Tidak ada jaminan garansi

Jika terjadi permasalahan kejahatan yang menyerang website Anda, pihak Let’s Encrypt tidak memberikan jaminan garansi kepada Anda. Untuk SSL Indonesia berbayar paling murah saja berani memberikan garansi sebesar 50.000 dollars atau sekitar 70an juta rupiah.

3. Kekuatan enkripsi rendah

Kekuatan enkripsi SSL gratis Let’s Encrypt jika dibandingkan dengan SSL termurah dari Sectigo Positiive SSL berbeda jauh. Untuk memberikan proteksi lebih kepada website, Anda perlu memberikan keamanan dengan menggunakan SSL berbayar, paling tidak menggunakan Domain Validation SSL Murah saja sudah lebih aman.

4. Trusted kepada pengunjung lebih rendah

Untuk website-website yang mengumpulkan data login dan transaksi keuangan, keamanan menjadi salah satu cara untuk menjaga kepercayaan pelanggan. Untuk itu Anda perlu menggunakan SSL berbayar dengan tingkat enkripsi mulai dari 256 bit untuk SSL paling termurah. Untuk lebih baiknya Anda bisa menggunakan Extended Validation SSL (EV SSL) pada website bisnis karena sudah mendapatkan greenbar URL.

5. Kinerja website menurun

SSL akan membuat website menjadi lebih lambat karena ada proses enkripsi data dari server. Semain bagus server yang Anda miliki maka proses enkripsi data akan berjalan dengan lebih cepat. Kami memiliki rekomendasi Hosting  Bisnis Indonesia dengan kualitas terbaik untuk keperluan website Anda.

6. Hanya untuk Domian Validation

Sertifikat SSL gratis hanya tersedia untuk tingkat Domain Validation (DV) saja, untuk Anda yang mencari Organization Validation SSL (OV SSL) dan Extended Validation (EV SSL) sayangnya belum tersedia hingga saat ini.

Nah bagaimana apakah Anda memiliki rencana untuk mengupgrade SSL gratisan Anda menjadi SSL berbayar? Cukup dengan biaya Rp 150.000/bulan Anda sudah bisa memiliki SSL Murah dari GudangSSL.id. Tunggu apalagi amankan website bisnis Anda dengan layanan SSL terbaik.

Terima kasih

2 thoughts on “Masih Menggunakan Sertifikat SSL Gratisan? Ini Bahayanya”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>