Let’s Encrypt Stop Support Android 7.1.1 Kebawah

Let’s Encrypt baru saja memberikan pengumuman mengejutkan kepada para pengguna sertifikat SSL gratis terbaik di seluruh dunia ini. Isi pengumumannya Let’s Encrypt akan mengubah sertifikat root mereka dengan yang root baru. Perlu diketahui sebelumnya Let’s Encrypt menggunakan root sertifikat bekerjasama dengan DST Root X3 IdenTrust.

Saat ini Let’s Encrypt memiliki sertifikat gratis dengan masa aktif selama 90 hari, jadi setelah 90 hari Anda harus memperbarui sertifikat SSL. Bagi Anda pengguna SSL Let’s Encrypt lama, masa aktif SSL pada root lama akan hilang per 28 Desember 2020, jadi setelah ini Anda diharuskan merubahnya ke root ISRG.

Berita Let’s Encrypt Stop Support
Berita Let’s Encrypt Stop Support

Mulai sertifikat yang diterbitkan per tanggal 29 September 2020 sudah menggunakan root sertifikat baru bernama ISRG Root dengan masa aktif yang sama dengan root lama.  Let’s Encrypt masih memberikan waktu beberapa bulan untuk mengganti root lama ke yang baru, tepatnya sampai sampai 11 Januari 2021.

Tetapi masalahnya bukan disitu, masalahnya pada dukungan root ISRG yang tidak mendukung untuk pengguna Android lama. Bagi para pengguna OS Android 7.1.1 ke bawah, kemungkinan besar akan error saat mengakses website-website yang sudah menggunakan sertifikat Let’s Encrypt root baru. SSL website tidak akan berfungsi sehingga saat membuka website ada notifikasi “Not Secure” pada domain.

Statistik Pengguna Android

Data dari Engineer Let’s Encrypt menyebutkan bahwa hanya 66% pengguna Android yang sudah menggunakan Android versi 7.1 ke atas, sehingga masih ada 44% pengguna Android 7.1 kebawah. Nah dari sini sudah terlihat bawah akan ada banyak pengguna Android yang terkena efek update root Let’s Encrypt yang baru.

Pada salah satu website Kami dalam satu bulan masih banyak terlihat user Android dibawah versi 7.1, silahkan lihat gambarnya dibawah ini.

Data pengguna OS
Data pengguna OS

Nah jika Anda masih menggunakan sertifikat Let’s Encrypt pasti akan bermasalah, padahal HTTPS menjadi salah satu hal yang berpengaruh pada SEO suatu website. Untuk itu anda perlu memikirkan kembali kepada sebagian pengunjung website yang terdampak update root SSL Let’s Encrypt,

Solusi Sertifikat Let’s Encrypt

Untuk para pengguna browser Mozilla Firefox tidak terpengaruh dengan adanya perpindahan root Let’s Encrypt terbaru ini. Karena Firefox menggunakan penyimpanan sertifikat pada semua sistem operasi. Tetapi jika dilihat persentase pengguna browser Mozilla sangat jauh, kebanyakan menggunakan browser Google Chrome.

Statistik pengguna browser
Statistik pengguna browser

Diambil dari data global Statcounter di atas, nomor satu pengguna OS dari Chrome 66.3%, kedua browser Safari 16.76% dan ketiga baru Mozilla Firefox sebesar 4.08% saja. Memang pengguna SSL gratis yang terdampak akan berkurang, tetapi jika dilihat prosentase jumlahnya masih besar.

Solusi yang paling benar dan mudah adalah ganti dengan SSL berbayar. Walaupun sudah ganti root Let’s Encrypt terbaru, pengguna Android 7.1 kebawah masih tidak bisa support.

Kami memiliki rekomendasi layanan SSL murah dengan harga yang terjangkau seperti harga domain TLD saja. Tidak perlu pusing untuk ganti ke root SSL yang terbaru, Anda tinggal beli saja SSL berbayar yang sudah jelas supportnya untuk berbagai Android version dan juga browser OS.

Jenis SSL

Ada jenis SSL murah yang bisa Anda pilih berdasarkan jenisnya, berikut pembahasannya:

1. Domain Validation (DV)

Doamin Validation
Doamin Validation

Domain validation SSL adalah jenis SSL dengan tingkat validasi untuk entry level, memiliki kelebihan pada proses instalasi yang mudah dan cepat. Untuk persyaratan mendaftarnya cukup mudah hanya butuh verifikasi domain dan email saja.

DV SSL ini cocok untuk keperluan website standard, website personal dan para blogger. Harga SSL termurah yang bisa Anda dapatkan mulai dari 127.050 untuk Sectigo PositiveSSL dan Sectigo EssentialSSL (harga bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan). Selain Sectigo, masih ada opsi SSL lain yaitu AlphaSSL, AlphaSSL Wildcard, RapidSSL, RapidSSL Wildcard, GlobalSign DomainSSL, GlobalSign DomainSSL Wildcard, GeoTrust QuickSSL Premium dan Thawte SSL 123.

 2. Organization Validation (OV)

Organization Validation
Organization Validation

Organization Validation SSL cocok untuk keperluan website yang membutuhkan user login dan pengumpulan data pengguna. OV SSL saat ini banyak dipakai untuk keperluan website e-commerce atau organisasi. Untuk persyaratan pembeliannya Anda diharuskan menyertakan SIUP/TDP/Akte Perusahaan sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama sekitar 2-3 hari tergantung kelengkapan berkasnya.

Untuk harga OV SSL Termurah mulai dari 462.000/tahun untuk Sectigo InstantSSL (harga bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan). Untuk pilihan lainnya ada Sectigo InstantSSL Pro, Sectigo PremiumSSL, Sectigo PremiumSSL Wildcard, Entrust Standard SSL, Entrust Advantage SSL, Entrust UC Multi Domain SSL, Entrust Wildcard SSL, GlobalSIgn OrganizationSSL, GlobalSIgn OrganizationSSL for single IP, Symantec Secure Site, Symantec Secure Site Pro, GeoTrust True Business ID, GeoTrust True Business ID Multi Domain, GeoTrust True Business ID Wildcard, Thawte Web Server, Thawte Web Server Multi Domain dan Thawte Web Server Wildcard.

3. Extended Validation (EV)

Extend Validation
Extend Validation

Extended Validation adalah tingkat validasi SSL tertinggi, untuk Anda yang menginginkan highest trust SSL terutama untuk keperluan bisnis. Fitur yang membedakan dengan lainnya adalah kekuatan enkripsinya yang lebih tinggi. Untuk proses validasinya lebih lama karena lebih banyak dokumen yang dibutuhkan untuk proses aktivasinya.

Nah bagaimana apakah Anda tertarik untuk beralih ke SSL berbayar? Cukup dengan membayar seharga domain TLD saja Anda sudah bisa mendapatkan keamanan tambahan untuk website Anda di GudangSSL. selain itu Anda tidak perlu bingung masalah support terutama untuk Android version dan browser. Jika tertarik Anda bisa konsultasi terlebih dahulu sebelum melakukan pembelian.

Terima kasih 

Masih Menggunakan Sertifikat SSL Gratisan? Ini Bahayanya

Ketika Anda berinvestasi untuk membeli layanan hosting dan domain untuk keperluan website, apakah Anda berfikiran untuk menambah membeli layanan SSL berbayar? Dari sekian pembaca pasti mayoritas akan menjawab tidak. Alasan utamanya hanya untuk menghemat biaya dan masih bisa menggunakan SSL gratis seperti dari Let’s Encrypt.

Perlu diketahui bahwa Google mewajibkan semua website sekarang ini menggunakan layanan SSL Certificate. Google memang tidak merinci harus menggunakan SSL certificate yang gratis atau berbayar. Jika website Anda sekarang ini belum menggunakan SSL bisa dipastikan tidak bisa diakses menggunakan Google Chrome, nantinya akan muncul notifikasi “Your Connection is Not Secure”. Ini terjadi karena website belum menggunakan SSL atau SSL tidak valid.

Jika sudah terjadi seperti itu website Anda tidak bisa dikunjungi, akibatnya pengunjung website menjadi hilang. Salah satu solusi yang bisa Anda tempuh adalah dengan membeli layanan SSL Certificate Indonesia yang ada saat ini, salah satunya dari Gudang SSL. Tetapi jika memang tidak ada budget untuk membeli SSL, Kami memiliki rekomendasi untuk menginstall SSL Gratis dari Let’s Encrypt saja.

Let’s Encrypt adalah layanan non-profit SSL Certificate dari Internet Security Research Group (ISRG) yang menyediakan SSL secara gratis yang berlaku selama 90 hari. Let’s Encrypt pertama kali diluncurkan pada 12 April 2016 dan sampai sekarang ini total SSL gratis Let’s Encrypt sudah menerbitkan 1 miliar lebih SSL di seluruh dunia. Tentunya ini angka yang sangat besar untuk pengguna SSL certificate.

Data SSL Let's Encrypt
Data SSL Let’s Encrypt

Kelebihan SSL Gratis

Pastinya dibalik banyaknya pengguna SSL Gratisan tersebut terdapat kelebihan yang dimilikinya. Berikut daftar kelebihan SSL gratis:

  • Gratis

SSL Gratis Let’s Encrypt menjadi pilihan bagi website kecil yang tidak banyak memerlukan penyimpanan data, login dan transaksi. Jadi banyak orang yang lebih memilih menggunakan Let’s Encrypt dibandingkan harus membeli sertifikat SSL Berbayar. Tetapi tidak salah jika Anda menggunakan SSL berbayar, karena dari segi fitur dan fungsinya lebih lengkap jika dibandingkan dengan free SSL. Untuk lengkapnya silahkan baca pada pembahasan SSL Gratis vs SSL Berbayar pada artikel sebelumnya.

  • Peringkat SEO meningkat

    SEO
    SEO

Sekarang ini semua website harus menggunakan koneksi yang aman untuk website. Caranya dengan menginstall SSL Certificate, salah satunya bisa dengan SSL Let’s Encrypt. Dengan adanya sambungan aman menggunakan protokol HTTPS, Google akan memberikan peringkat lebih tinggi dalam halaman pencarian. Pernyataan ini sudah dikeluarkan Google sejak 6 Agustus tahun 2014 dalam webmaster blog bahwa “HTTPS as a ranking signal”.

  • Setting lebih cepat

Setting Let’s Encrypt SSL prosesnya lebih cepat dan mudah. Anda bisa melakukannya sendiri dengan mengikuti berbagai tutorial yang sudah disediakan.

  • Tidak perlu validasi

SSL dari Let’s Encrypt tidak perlu melakukan validasi data seperti SSL berbayar kebanyakan lainnya.

  • Website bebas dari peringatan

Nah yang terakhir adalah website bebas dari peringatan “Your Connection is Not Secure”. Anda tinggal melakukan install SSL gratis saja, yang perlu Anda catat adalah saat kapan masa aktif SSL berakhir.

Dibalik semua kelebihan yang dimiliki, ada beberapa bahayaSSL gratis yang perlu Anda waspadai. Sebab ini ada kaitannya dengan masalah keamanan dan trusted dari pengunjung website.

Bahaya SSL Gratis

Beberapa bahaya dari SSL gratis yang perlu Anda waspadai, berikut pembahasannya:

1. Masa aktif maksimal 90 hari

Let's Encrypt SSL
Let’s Encrypt SSL

SSL Gratis hanya memiliki masa aktif maksimal 90 hari. Untuk itu Anda perlu memperbaruinya saat masa aktif habis. Tetapi bagaimana kalau lupa memperbaruinya? Yang pasti website Anda akan tidak bisa diakses karena muncul peringatan bahwa website Anda tidak aman untuk pengunjung website.

2. Tidak ada jaminan garansi

Jika terjadi permasalahan kejahatan yang menyerang website Anda, pihak Let’s Encrypt tidak memberikan jaminan garansi kepada Anda. Untuk SSL Indonesia berbayar paling murah saja berani memberikan garansi sebesar 50.000 dollars atau sekitar 70an juta rupiah.

3. Kekuatan enkripsi rendah

Kekuatan enkripsi SSL gratis Let’s Encrypt jika dibandingkan dengan SSL termurah dari Sectigo Positiive SSL berbeda jauh. Untuk memberikan proteksi lebih kepada website, Anda perlu memberikan keamanan dengan menggunakan SSL berbayar, paling tidak menggunakan Domain Validation SSL Murah saja sudah lebih aman.

4. Trusted kepada pengunjung lebih rendah

Untuk website-website yang mengumpulkan data login dan transaksi keuangan, keamanan menjadi salah satu cara untuk menjaga kepercayaan pelanggan. Untuk itu Anda perlu menggunakan SSL berbayar dengan tingkat enkripsi mulai dari 256 bit untuk SSL paling termurah. Untuk lebih baiknya Anda bisa menggunakan Extended Validation SSL (EV SSL) pada website bisnis karena sudah mendapatkan greenbar URL.

5. Kinerja website menurun

SSL akan membuat website menjadi lebih lambat karena ada proses enkripsi data dari server. Semain bagus server yang Anda miliki maka proses enkripsi data akan berjalan dengan lebih cepat. Kami memiliki rekomendasi Hosting  Bisnis Indonesia dengan kualitas terbaik untuk keperluan website Anda.

6. Hanya untuk Domian Validation

Sertifikat SSL gratis hanya tersedia untuk tingkat Domain Validation (DV) saja, untuk Anda yang mencari Organization Validation SSL (OV SSL) dan Extended Validation (EV SSL) sayangnya belum tersedia hingga saat ini.

Nah bagaimana apakah Anda memiliki rencana untuk mengupgrade SSL gratisan Anda menjadi SSL berbayar? Cukup dengan biaya Rp 150.000/bulan Anda sudah bisa memiliki SSL Murah dari GudangSSL.id. Tunggu apalagi amankan website bisnis Anda dengan layanan SSL terbaik.

Terima kasih

Perbedaan SSL Gratis dan Berbayar Yang Perlu Anda Tahu

Banyak sekali pertanyaan yang masuk mengenai Perbedaan SSL Gratis dan Berbayar yang masuk di Gudang SSL. Ada juga yang komentar hanya berbeda pada pengunaan HTTP dan HTTPS saja, lalu kenapa harus menggunakan sertifikat SSL yang berbayar? mending yang gratisan saja dan yang terakhir ada yang bilang tidak ada efek signifikan antara menggunakan SSL gratis dan SSL berbayar, semua sama saja tidak ada bedanya.

Perbedaan SSL Gratis dan Berbayar
Perbedaan SSL Gratis dan Berbayar

Nah dikesempatan kali ini kami akan menjelaskan tentang perbedaan SSL Gratis dan Berbayar yang perlu Anda tahu. Sebelum melanjutkan Anda perlu tahu dulu pengumuman dari Google Webmaster tentang keamanan yang menjadi prioritas utama dari Google tentang penggunaan HTTPS. Google berupaya agar semua pengunjung yang mengakses website melalui mesin pencari Google bisa lebih aman dan nyaman.

HTTPS Rangking Signal
HTTPS Rangking Signal

Ada hal lain yang penting dari pengumuman Google Webmaster tanggal 6 Agustus 2014 yaitu HTTPS menjadi salah satu penilaian rangking website pada hasil pencarian. Google akan memberikan peringkat lebih kepada website yang sudah menggunakan HTTPS ketimbang menggunakan HTTP biasa. Untuk yang masalah peringkat ini Google tidak membedakan antara menggunakan sertifikat SSL gratisan atau menggunakan SSL berbayar, semuanya sama saja. Untuk lebih jelasnya silahkan buka pada artikel Pengaruh Besar SSL Pada SEO.

Perbedaan SSL Gratis dan Berbayar

Sekarang waktunya pembahasan mengenai perbedaan SSL berbayar dan gratisan, berikut pembahasannya:

SSL Gratis

  • Jenis Sertifikat SSL

SSL gratis hanya tersedia jenis SSL Domain Validation (DV) saja, jika Anda membutuhkan jenis lainnya harus membeli SSL berbayar.

  • Kompabilitas browser terbatas

    TLS 1.3 Browser Support -kinsta.com
    TLS 1.3 Browser Support -kinsta.com

Untuk masalah kompabilitas, jika dibandingkan antara SSL Gratis vs SSL Berbayar yang pasti akan berbeda jauh, SSL gratis biasanya untuk browser-browser yang sudah jadul dan tidak populer akan bemasalah, SSL gratis Anda tidak bisa terbaca sehingga akan tampil beberapa error pada SSL seperti ‘Secure Connection Failed’,’This Connection is Untrusted’ dan lainnya.

  • Masa berlaku jangka pendek

SSL gratis umumnya memiliki jangka waktu yang pendek, biasanya 90 hari. Setelah masa aktif habis Anda harus melakukan ‘reissue’ SSL atau penerbitan ulang. Jika Anda tidak lakukan maka website Anda akan berubah menjadi HTTP biasa tanpa adanya keamanan. Jika belum tahu tentang Perbedaan HTTP dan HTTPS silahkan dibaca terlebih dahulu agar lebih mengerti.

  • Kustomisasi terbatas

Kustomisasi untuk SSL gratis terbatas hanya untuk satu domain saja saat pembelian, itu saja kalau Anda mendapatkan gratis SSL dari penyedia domain hosting. Ada beberapa penyedia domain hosting yang memasukan SSL sebagai opsi paket tambahan, bukan sebagai gratisan atau bonus.

  • Tingkat Kepercayaan

    SSL Trust
    SSL Trust

Seperti yang sudah dibahas diawal, SSL gratis hanya bisa digunakan untuk Domain Validation SSL saja, sehingga untuk tingkat kepercayaan pelanggan akan berbeda dengan SSL berbayar  yang memiliki ‘Green bar’ pada alamat URL.

  • Tidak ada support

Sertifikat SSL gratis tidak memberikan support kepada layanan yang mereka miliki, hanya saat pengaktifan SSL saja setelah itu tidak ada layanan support seperti obrolan, email, ticket atau layanan panggilan. Jika Anda menemui permasalahan silahkan bisa mencari solusinya dibeberapa forum yang membahas tentang SSL.

  • Jaminan keamanan kurang

Standart keamanan untuk SSL gratisan juga kurang jelas menggunakan enkripsi berapa bit, sehingga untuk jaminan tingkat keamanan masih meragukan. Jika memang Anda masih mau menggunakan SSL gratis silahkan dulu cek spesifikasinya secara detail tentang tingkat keamanan yang diberikan seperti apa.

Baca juga : Mengenal TLS 1.3 – Standart Kemanan Baru Lebih Aman dan Cepat

  • Tidak ada asuransi

Jika terjadi sesuatu hal seperti data hilang atau website terkena serangan hacker, layanan SSL gratis tidak memberikan asuransi sama sekali.

  • Proses penerbitan lebih lama

Proses penerbitan SSL gratis membutuhkan waktu yang lebih lama jika dibandingkan dengan SSL berbayar. Jika Anda menggunakan SSL Gratis LetsEncrypt membutuhkan waktu yang lebih lama, biasanya 30 menit – 1 jam jika tidak ada kendala seperti salah konfigurasi domain, salah konfigurasi DNSSEC dan CAA record bermasalah.

SSL Berbayar

  • Jenis sertifikat SSL

SSL berbayar menyediakan jenis sertifikat SSL yang lebih lengkap mulai dari level Domain Validation SSL, Organization Validation SSL dan Extended Validation SSL. Untuk pembahasan lebih lengkap tentang Jenis SSL silahkan buka pada artikel Jenis SSL Beserta Harganya.

  • Kompabilitas browser lebih lengkap

SSL berbayar memiliki kompabilitas terhadap browser sampai 99.99%, jadi Anda tidak perlu repot lagi menangani SSL error karena browser bermasalah.

  • Masa berlaku lebih lama

Masa berlaku untuk SSL berbayar biasanya 1 sampai 2 tahun. Jadi Anda tidak perlu melakukan reissue tiap 90 hari sekali.

Multi Domain SSL Certificate
Multi Domain SSL Certificate
  • Kustomisasi lebih bebas

Untuk kustomisasi SSL berbayar lebih bebas, Anda bisa memindahkan sertifikat SSL ke domain lain dengan melakukan reissue kepada penyedia sertifikat SSL. Selain itu Anda bisa bebas menambahkan subdomain pada tipe SSL Wildcard asal masih dalam 1 domain utama.

  • Tingkat kepercayaan

Untuk tingkat kepercaryaan SSL berbayar kepada pengunjung lebih tinggi dibandingkan SSL gratisan. Apalagi jika Anda membeli EV SSL yang sudah ada fitur ‘Green bar’ pada URL website. Untuk Green bar ini cocok untuk toko online, website perusahaan, e-commerce, website bisnis dan website penting lainnya.

  • Jaminan keamanan tinggi

Jaminan keamanan yang diberikan untuk SSL berbayar umumnya menggunakan enkripsi tertinggi 256 bit. Sehingga untuk keamanan data lebih terjamin dan aman dari pencurian data oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

  • Full support

    Call Center 24 Jam
    Call Center 24 Jam

Support yang diberikan oleh penyedia SSL berbayar lebih lengkap seperti fitur chat, email, ticket dan panggilan selama 24 jam. Jadi jika terjadi masalah Anda tidak perlu repot membuka forum, tinggal menghubungi support dari penyedia SSL yang Anda beli.

  • Memiliki asuransi yang besar

SSL berbayar berani memberikan asuransi berupa uang yang nilainya mulai dari 10.000 dollar sampai jutaan dollar jika terjadi kebocoran data kepada pihak yang bertanggung jawab. Tentu ini menjadi jaminan yang menarik untuk Anda yang membeli sertifikat SSL Indonesia yang harganya tidak jauh dari harga domain satu tahun.

  • Proses penerbitan lebih cepat

Lamanya penerbitan untuk SSL berbayar untuk jenis Domain Validation SSL lebih cepat jika dibandingkan dengan SSL gratis, biasanya untuk penerbitan SSL baru membutuhkan waktu 5 – 10 menit untuk DV SSL.

Kesimpulan

Setelah disimpulkan  perbedaan SSL gratis dan berbayar ada banyak sekali. Dengan mengeluarkan biaya sewa SSL Murah 150.000/tahun saja Anda sudah bisa mendapatkan Sectigo Positive SSL di Gudang SSL. Tentunya ini akan sebanding dengan fitur dan keamanan yang akan Anda dapatkan. Jika ada pertanyaan tentang SSL yang belum jelas silahkan tuliskan dikolom komentar dibawah.

Terima kasih

Manfaat Sertifikat SSL Untuk SEO

SSL merupakan standar teknologi terbaru untuk keamanan website yang bertujuan untuk melindungi setiap data dan informasi dari pengunjung website.  Ciri paling mudah mengetahui website sudah menggunakan SSL  Certificate adalah dengan melihat alamat URL sudah menggunakan HTTPS atau masih HTTP biasa. Keamanan akhir-akhir ini menjadi prioritas utama bagi Google untuk memastikan bahwa semua website yang diakses melalui mesin pencari Google aman dari tindak kejahatan dunia maya. Apalagi akhir-akhir ini grafik kejahatan dunia maya semakin meningkat dimana-mana.

Manfaat Sertifikat SSL Untuk SEO
Manfaat Sertifikat SSL Untuk SEO

Apa Itu SSL?

SSL sebenarnya sudah ada sejak lama, tepatnya pertama kali dikenalkan oleh Netscape tahun 1996. Dalam pembahasan artikel sebelumnya juga sudah dijelaskan bahwa SSL adalah teknologi keamanan standar untuk membuat enkripsi antara server dengan client sehingga tidak ada pihak yang bisa mencuri data dan informasi. SSL berjalan diantara layer aplikasi dan layer network, tepatnya SSL berada pada layer transportasi yang memiliki tugas membawa data dan informasi yang sudah terenkripsi. Untuk lebih jelasnya silahkan buka pada artikel Apa Itu SSL dan Seberapa Pentingnya Untuk Website.

SSL vs Non SSL

Perbedaan HTTP vs HTTPS
Perbedaan HTTP vs HTTPS

Jika dibandingkan antara SSL dan Non SSL sekarang ini pasti jelas menang SSL. Banyak ditemui perusahaan domain hosting sekarang ini sudah menawarkan opsi penggunaan Sertifikat SSL berbayar. Memang ada beberapa perusahaan domain hosting memberikan SSL Let’s Encrypt Gratis, tetapi ini termasuk SSL gratis level yang rendah. Jika ada budget, lebih baik Anda membeli SSL Murah dari Sectigo Positive SSL dengan biaya pertahun tak lebih dari harga domain tld baru.

Selain itu ada hal penting dari manfaat sertifikat SSL selain keamanan website  yaitu tentang ‘trust’ dari pengunjung website. SSL dengan standar validasi tertinggi yaitu Extended Validation (EV) SSL sangat direkomendasikan untuk website-website besar karena memiliki fitur ‘Green bar’ pada alamat URL yang menampilkan nama perusahaan/bisnis. Kebanyakan pengunaan EV SSL ini banyak ditemui pada toko online, e-commerce, webite bisnis, website perusahaan dan sebagainya.

Baca juga : Manfaat SSL Untuk Website

Manfaat SSL Untuk SEO

Lalu pertanyaanya apakah ada manfaat sertifikat SSL selain untuk kemanan dan ‘trust’ pada website? Jawabnya ada. SSL sejak beberapa tahun lalu sebenarnya sudah memiliki peran penting untuk SEO. Tepatnya pada Rabu 6 Agustus 2014 Google mengumumkan tentang tambahan metrik SEO terbaru yaitu HTTPS menjadi salah satu penentu peringkat website pada Google. Berikut pengumuman dari Google Webmaster:

HTTPS Rangking Signal SEO
HTTPS Rangking Signal SEO

Jadi Google akan memberikan peringkat yang lebih tinggi kepada website yang sudah menggunakan SSL. Jika website memiliki rangking yang tinggi di halaman pencarian Google berarti Anda akan mendapatkan kiriman traffic pengunjung yang banyak. Dengan semakin bertambahnya traffic yang pasti bisnis Anda akan semakin dikenal dan profit bisnis semakin meningkat.

Kesimpulan

Nah bagaimana apakah sudah tertarik untuk memasang sertifikat SSL?

Jika sudah kami di Gudang SSL menyediakan beberapa jenis SSL berdasarkan tingkat validasinya mulai dari yang SSL termurah Domain Validation SSL, Organization Validation SSL dan yang paling mahal Extended Validation SSL. Tinggal sesuaikan dengan kebutuhan website yang Anda miliki. Untuk masalah harga jika dibandingkan membeli langsung di Certificate Authority SSL secara langsung, harga di Gudang SSL jauh lebih murah 30%, kunjungi terus website GudangSLL.id dan temukan promo SSL murah setiap bulannya.

Demikianlah pembahasan mengenai manfaat sertifikat SSL untuk SEO, jika ada pertanyaan silahkan ditulis pada kolom komentar dibawah.

Terima kasih

Fungsi SSL Pada Website dan Cara Kerjanya

Bagi Anda pengguna domain hosting pasti tidak asing dengan SSL? SSL atau Secure Socket Layer secara garis besar fungsinya adalah untuk mengamankan transmisi data antar dua sistem yang berbeda. Untuk lebih lengkapnya sudah dibahas kami bahas pada artikel Apa Itu SSL dan Seberapa Pentingnya Untuk Website silahkan dibaca dulu agar lebih jelas.

Fungsi SSL Pada Website dan Cara Kerjanya
Fungsi SSL Pada Website dan Cara Kerjanya

Fungsi SSL

SSL atau Secure Socket Layer yang pertama kali diciptakan oleh Netscape yang memiliki fungsi penting untuk perkembangan kemananan website. Nah berikut ini kami dari Gudang SSL sudah merangkum mengenai fungsi dari SSL, berikut daftarnya:

1. SSL Mengenkripsi Informasi Sensitif

Alasan utama menggunakan SSL adalah keamanan terutama untuk informasi-informasi sensitif yang dikirimkan melalui internet. Dengan menggunakan SSL, informasi sensitif yang dikirim akan dienkripsi dan diacak sehingga tidak akan bisa dibaca kecuali hanya alamat tujuan saja. Ini akan sangat berguna ketika berurusan dengan akun, password, nama, alamat, kartu kredit dan data penting lainnya.

2. SSL Menyediakan Authentication

Proses authentication sertifikat ssl
Proses authentication sertifikat ssl

Selain enkripsi, SSL juga memiliki fungsi sebagai authentication atau otentikasi. Authentication ini memastikan bahwa informasi pribadi yang Anda kirim memiliki alamat yang benar bukan kepada penipu yang mencoba mencuri data pribadi Anda. Para pencuri data bisanya berpura-pura menduplikat website atau membuat form pop-up agar Anda percaya, sehingga mau mengirimkan data pribadi kepada mereka.

Dengan memasang SSL pada website Anda,  tindakan seperti ini tidak mungkin bisa terjadi. Karena akan ada proses authentication pada saat mengirim data pribadi dan proses enkripsi data yang menyulitkan hacker untuk mencuri data. Untuk tujuan pengiriman data, website yang menggunakan SSL hanya bisa dibuka oleh alamat tujuan saja, selain itu tidak bisa.

3. SSL Memberikan Kepercayaan

Trusted SSL
Trusted SSL

SSL akan memberikan kepercayaan kepada pelanggan website dengan memberikan logo gembok atau ‘green bar’ pada halaman url. Jika Anda tidak menggunakan SSL baik itu SSL berbayar atau SSL gratis biasanya akan ada tulisan warna merah bertuliskan ‘Not Secure/Tidak aman’. Survei yang dilakukan Businners Insider menyebutkan bahwa 74% keranjang belanja akan ditinggalkan karena mengetahui website tidak menggunakan fitur keamanan SSL.

Untuk mengatasi hal ini Anda bisa menggunakan jenis Organization Validation SSL atau jenis SSL tipe tertinggi Extended Validation SSL. Kedua SSL ini cocok untuk untuk website yang mengumpulkan data pelanggan, transaksi, user login dan password.

4. SSL Untuk Kepatuhan PCI

PCI (Payment Card Industry) memberikan syarat untuk website yang memiliki transaksi menggunakan kartu kredit harus menggunakan SSL.

Baca juga : Daftar Harga SSL Terbaru

Cara Kerja SSL

Bagi Anda yang belum mengetahui sebenarnya bagaimana cara kerja ssl itu, silahkan simak pada pembahasan dibawah ini. Contohnnya saja ketika Anda sedang melakukan transaksi pembelian suatu produk toko online, saat itu terjadi pertukaran data antara Anda sebagai pembeli dan toko online sebagai penjual. Data yang dibutuhkan seperti nama, alamat, email, no telepon, rekening, dan data penting lainnya. Nah data inilah yang nantinya akan diamankan oleh SSL agar tidak dicuri atau bocor kepada hacker. Berikut cara kerja SSL:

Cara SSL Bekerja
Cara SSL Bekerja
  1. Pembeli ketika mengakses website toko online yang sudah menggunakan SSL biasanya diawalai dengan https, tanda gembok atau muncul green bar sebelum url. Jika tidak ada SSL biasanya terdapat tulisan ‘Not secure/Tidak aman’ berwarma merah. Anda juga bisa mengecek secara langsung dengan bantuan SSL Checker Tool seperti pada sslshopper.
  2. Kemudian server dari toko online yang sedang Anda kunjungi tersebut memberitahu secara otomatis bahwa toko online sudah menggunakan SSL Certificate yang ditampilkan pada browser.
  3. SSL akan menggunakan algoritma terenkripsi dengan mengacak session key ketika proses pertukaran antara pembeli dan penjual, sehingga hacker akan kesulitan membobol data pembeli tersebut. Kemudian data barulah siap untuk dikirim kepada alamat tujuan. Hasilnya pertukaran data berjalan dengan lancar dan aman dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
  4. Pada saat Anda selesai melakukan transaksi atau logout, session key SSL Certificate akan dihapus otomatis dari browser.

Baca juga : Cara Mengecek Sertifikat SSL

Pada saat Anda mengakses toko online yang tidak ber-SSL, maka lebih baik untuk meninggalkan toko online tersebut. Ini tidak berlaku pada toko online saja sebenarnya, tetapi bisa pada website, blog atau forum yang meminta Anda memasukan data-data sensitive.

Demikianlah pembahasan mengenai Fungsi SSL Pada Website dan Cara Kerjanya. Jika Anda belum menggunakan SSL untuk keamanan website Anda, maka segeralah membeli SSL Indonesia di GudangSSL.id terbilang cukup murah mulai dari 150ribuan sampai ada yang jutaan.

Jika masih ada pertanyaan seputar SSL silahkan tulis pada kolom komentar dibawah, kita akan mencoba menjawab pertanyaan dari Anda.

Terima kasih

Apa Itu SSL Dan Seberapa Pentingnya Untuk Website

Bulan Juli tahun 2018 lalu Google memberikan pengumuman tentang update keamanan website. Google memberi tanda kepada website yang tidak dienkripsi dengan label ‘not secure/tidak aman’ karena alasan belum menggunakan HTTPS. Google menerapkan kebijakan update ini karena akhir-akhir ini sering terjadi kejahatan dalam dunia maya.

Peringatan website yang tidak aman ini bisa dilihat pada bagian depan nama domain Anda, biasanya ditandai dengan tulisan warna merah ‘Not secure’. Jika Anda sebagai pemilik website baik website personal, perusahaan, bisnis dan korporat penting untuk menjaga kemanana website dengan menggunakan SSL. Ibaratnya sama seperti memiliki rumah, Anda perlu menjaga keamanam secara lebih dengan pengamanan tambahan. Keamanan tidak hanya untuk Anda sebagai pemilik rumah, tetapi kepada semua isi dari rumah dan kepada tamu yang berkunjung.

Apa Itu SSL Dan Seberapa Pentingnya Untuk Website
Apa Itu SSL Dan Seberapa Pentingnya Untuk Website

Sejarah SSL Certificate

SSL (Secure Socket Layer) pertama kali muncul tahun 1996 dikembangkan oleh Netscape. Netscape pada tahun 1990an menjadi browser dengan pengguna terbanyak, sebelum masanya browser Internet Explorer ada. Pada saat itu Netscape sudah memikirkan bagaimana internet bisa aman untuk semua penggunanya.

Kemudian munculah Versi SSL pertama yang dirilis dengan versi 3.0, versi ini akhirnya menjadi cikal bakal perkembangan TLS (Transport Layer Security) sebagai standar protokol IETF (Internet Engineering Task Force). Awalnya TLS ini digunakan untuk transaksi pada bisnis keuangan terkemuka seperti MasterCard, American Express dan beberapa E-Commerce ternama untuk mengamankan transaksi keuangan dan data-data user.

Not Secured Website
Not Secured Website

Akhirnya pada tahun 2003 SSL Certificate mulai dianggap serius oleh pemerintah Amerika Serikat sebagai keamanan untuk informasi-informasi penting di internet. Barulah setelah itu banyak website-website yang mulai menerapkan SSL untuk standar keamanan. Bahkan ada beberapa SSL yang berani memberikan garansi, jika sampai data-data penting pada website Anda bocor kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.

Apa Itu SSL?

SSL atau bisa disebut Secure Socket Layer adalah teknologi keamanan standar untuk membuat enkripsi antara server dengan client sehingga tidak ada pihak yang bisa mencuri data dan informasi. SSL berjalan diantara layer aplikasi dan layer network, tepatnya SSL berada pada layer transportasi yang memiliki tugas membawa data dan informasi yang sudah terenkripsi secara acak.

Perbedaan yang paling mencolok antara website yang menggunakan SSL dan tanpa SSL adalah masalah keamanan dan trusted. Jika tidak menggunakan SSL, data dan informasi yang dikirim berupa plaint text yang sangat mudah diretas oleh hacker, berbeda dengan yang sudah menggunakan SSL, setiap data dan informasi yang dikirim sudah terenkripsi dan diacak sehingga hacker tidak bisa mencurinya.

SSL Certificate
SSL Certificate

Tahun lalu market share SSL di seluruh dunia yang terbesar dipegang oleh Sectigo dengan prosentase 39.93%, peringkat kedua Digicert dengan prosentase 19.23% dan ketiga dipegang oleh GoDaddy SSL Certificates 14.74%. Berikut grafiknya diambil dari website Datanyze.com

Jenis SSL

Jenis SSL ternyata tidak hanya satu saja, ada 3 jenis SSL berdasarkan validasinya. Berikut jenis-jenis SSL:

1. Domain Validation (DV) SSL

Domain Validation SSL adalah SSL certificate untuk kelas entry level dengan tingkat validasi yang mudah dan prosesnya paling cepat. Untuk penerbitan DV SSL ini hanya perlu verifikasi domain dan email saja. DV SSL ini lebih cocok digunakan untuk website personal, blog, portofolio dan sejenisnya. Untuk penggunaan website yang lebih kompleks seperti e-commerce atau website yang membutuhkan user password tidak disarankan menggunakan Doamin Validation. Untuk harga SSL Indonesia ini tergolong murah mulai dari 150.000 ribuan pertahun.

2. Organization Validation (OV) SSL

Jenis SSL yang kedua adalah Organization Validation SSL. SSL Certificate jenis ini cocok untuk website yang membutuhkan user password dan menyimpan data pelanggan. Untuk masalah kecocokan OV SSL ini lebih ke website toko online, e-commerce atau organisasi. Untuk verifikasi SSL ini membutuhkan waktu sekitar 2-14 hari tergantung dari kelengkapan persyaratan yang dibutuhkan. Dokumen yang dibutuhkan untuk mengurus SSL OV ini seperti SIU/TDP/Akta Perusahaan.

Keuntungan OV SSL ini terletak pada pemilik bisa menambahkan detail mengenai nama pemilik atau perusahaan. Untuk masalah harga, OV SSL ini berada di range tengah-tengah. Thawte memiliki menjadi Oragization Validation dengan harga SSL dengan harga pertahun Rp 918.000.

Baca juga : Daftar Harga SSL Terbaru

3. Extended Validation (EV) SSL

Yang terakhir adalah Extended Validation (EV) SSL. EV SSL ini adalah standar validasi SSL tertinggi. Untuk Anda yang menginginkan website bisnis, toko online atau e-commerce memiliki highest trust level sangat direkomendasikan menggunakan EV SSL. Apalagi untuk Anda yang menggunakan EV SSL akan mendapatkan label ‘Green Bar’ pada url yang menampilkan nama perusahaan. Karena ini adalah SSL tertinggi maka untuk proses verifikasi Certificate SSL membutuhkan waktu yang lebih lama dan dokumen yang lebih lengkap.

Untuk harga EV SSL di Gudang SSL, yang paling murah mulai dari Rp 5.8 juta pertahun. Tentu ini akan sebanding dengan keuntungan yang Anda dapatkan seperti ‘Green Bar’ pada url, tingkat keamanan lebih kompleks dan trusted.

Baca juga : Fungsi SSL Pada Website

Seberapa Penting SSL?

Cara SSL Bekerja
Cara SSL Bekerja

Jika berbicara penting atau tidak menggunakan SSL maka jawabnya adalah sangat penting. Apalagi jika website Anda memiliki peran yang sangat vital maka lebih baik investasi menggunakan SSL untuk keamanan. Jangan sampai setelah ada masalah baru menggunakan SSL, sama saja Anda membuang-buang uang lebih banyak.

Nah demikianlah pembahasan mengenai apa isu SSL dan seberapa pentingnya untuk website saat ini. Jika Anda memiliki pengalaman dalam penggunaan SSL atau keamanan website lainnya bisa dituliskan dikolom komentar dibawah.

Terima kasih