Cara Mengecek Sertifikat SSL Pada Website

Fungsi sertifikat SSL pada website yang paling utama adalah untuk meningkatkan keamanan website. Selain itu ada manfaat lain yaitu bisa meningkatkan peringkat website pada Search Engine Google.

Google sekarang ini sebagai mesin pencari terbesar didunia memasukan keamanan website menjadi salah satu metrik peringkat SEO. Google akan memberikan peringkat lebih kepada website yang sudah menggunakan HTTPS dibandingkan website tanpa menggunakan SSL. Ini semata-mata karena alasan keamanan website dan kenyamanan pelanggan.

Bagi Anda yang belum tahu apa itu SSL secara lebih lengkap bisa membuka pada pembahasan artikel sebelumnya. Populernya penggunaan SSL sekarang ini tidak lain karena alasan keamanan yang semakin lama semakin mengkhawatirkan, banyak kejadian terutama pencurian data-data penting dengan memanfaatkan kelemahan dari website.

Cara Mengecek Sertifikat SSL Pada Website
Cara Mengecek Sertifikat SSL Pada Website

Sebelum Anda menjadi korban pencurian data selanjutnya, alangkah baiknya Anda bisa mengecek apakah website sudah menggunakan sertifikasi SSL atau belum. Selain itu dengan dengan melakukan SSL Checker, Anda bisa mengetahui jenis SSL yang digunakan, apakah tipe SSL Domain Validation, Organization Validation atau Extended Validation.

Cara Cek Sertifikat SSL

Berikut kami berikan pilihan 7 SSL Tools dengan website yang bisa Anda gunakan secara gratis:

1. Qualys SSL Labs

Qualys SSL Labs
Qualys SSL Labs

Qualys SSL Labs adalah SSL checker gratis yang bisa menganalisa secara lengkap tentang konfigurasi web server yang menggunakan SSL. Hasil data yang disajikan terbilang lengkap mulai dari Overall Rating dan Certificate, Protocol Support, Key Exchange, Cipher Strength berupa nilai angka 1-100. Pada bagian bawah juga terdapat detail tentang SSL yang digunakan, sehingga Anda bisa tahu jenis SSL dan brand yang digunakan.

2. Symantec SSL Toolbox

Symantec SSL Tools
Symantec SSL Tools

Symantec menjadi SSL checker yang menjadi salah satu rekomendasi kami. Symantec sudah malang melintang dibidang website security, maka Anda tidak perlu ragu lagi menggunakan layanan dari Symantec. Untuk hasil check yang ditampilkan adalah yang menggunakan sertifikat SSL dari Symantec, Thawte, GeoTrust dan RapidSSL, selain provider SSL itu tidak terdeteksi.

3. GlobalSign SSL Check

GlobalSign SSL Checker
GlobalSign SSL Checker

Provider SSL dari GlobalSign nampaknya tidak mau kalah dengan Symantec, GlobalSign memiliki checker tool SSL sendiri dan bisa untuk semua SSL, tidak terkhusus pada produk miliknya sendiri. Jika melihat desain dari tool checker yang digunakan dan hasil scannya, nampaknya GlobalSign melakukan kerjasama dengan Qualys SSL Labs. Tetapi menurut kami SSL Labs ini memiliki scan SSL terlengkap dan paling detail.

4. Comodo SSL Analyzer

Comodo SSL Checker
Comodo SSL Checker

Comodo SSL atau sekarang berubah nama menjadi Sectigo SSL, sekarang ini menempati peringkat kedua market share pengguna SSL di dunia setelah IdenTrust. Memang untuk perusahaan Sectigo memiliki keunggulan SSL Murah jika dibandingkan dengan SSL lainnya. Saat ini Comodo SSL atau bisa disebut juga Sectigo SSL memiliki market share 24.5 persen diseluruh dunia diambil dari situs w3techs.com. Untuk tool checker, Comodo menyediakan SSL Checker untuk memastikan SSL Anda sudah terinstall dengan benar dan bekerja sesuai fungsi.

5. SSL Shopper

SSL Shoper Tools
SSL Shoper Tools

SSL Shoper memiliki keunggulan pada tools yang dimilikinya terutama yang berkaitan dengan SSL. Ada tool dengan fitur untuk SSL Checker, CSR Decoder, Certificate Decoder, Certificate Ket Matcher dan SSL Conventer. Untuk Anda yang membutuhkan cek tentang SSL yang lebih lengkap bisa menggunakan tools dari SSL Shopper, untuk tampilan hasilnya terbilang lengkap dan informatif.

6. Digicert SSL Check

Digicert SSL Checker
Digicert SSL Checker

Digicert SSL menempati peringkat ketiga dalam market share SSL, saat ini berada dibawah Sectigo dengan prosentase 15.6 persen. Digicert bahkan berani memberikan garansi kepada pelanggan masalah keamanan data sebesar 1 juta dollar. Ini menjadi salah satu bukti bahwa Digicert tidak main-main dalam memberikan layanan. Untuk cek SSL Sertifikasi, Digicert menyediakan tool yang bisa Anda gunakan secara gratis.

7. Godaddy SSL Checker

Godaddy SSL Checker
Godaddy SSL Checker

Siapa yang tidak kenal dengan perusahaan Godaddy yang telah malang melintang di bisnis domain hosting. Saat ini Godaddy memiliki layanan baru tentang penerbitan SSL, Anda bisa mengecek secara gratis dengan SSL Checker untuk memastikan website Anda sudah terproteksi secara aman.

Untuk perusahaan SSL ternama seperti Sectigo, Symantec, Digicert, AlphaSSL, GlobalSign, Entrust Datacard, Rapid SSL, Thawte dan GeoTrust semuanya sudah tersedia di Gudang SSL. Silahkan Anda sesuaikan kebutuhan untuk website Anda apakah menggunakan jenis SSL Validation Domain SSL, Organization Validation SSL atau Extended Validation SSL. Kami memberikan layanan garansi 15 hari uang kembali setelah Certificate SSL Anda aktif dan kami memiliki kemudahan dalam pembayaran.

Jika ada tool SSL check lain yang lebih bagus atau lebih lengkap silahkan tambahkan dikolom komentar dibawah.

Terima kasih

Fungsi SSL Pada Website dan Cara Kerjanya

Bagi Anda pengguna domain hosting pasti tidak asing dengan SSL? SSL atau Secure Socket Layer secara garis besar fungsinya adalah untuk mengamankan transmisi data antar dua sistem yang berbeda. Untuk lebih lengkapnya sudah dibahas kami bahas pada artikel Apa Itu SSL dan Seberapa Pentingnya Untuk Website silahkan dibaca dulu agar lebih jelas.

Fungsi SSL Pada Website dan Cara Kerjanya
Fungsi SSL Pada Website dan Cara Kerjanya

Fungsi SSL

SSL atau Secure Socket Layer yang pertama kali diciptakan oleh Netscape yang memiliki fungsi penting untuk perkembangan kemananan website. Nah berikut ini kami dari Gudang SSL sudah merangkum mengenai fungsi dari SSL, berikut daftarnya:

1. SSL Mengenkripsi Informasi Sensitif

Alasan utama menggunakan SSL adalah keamanan terutama untuk informasi-informasi sensitif yang dikirimkan melalui internet. Dengan menggunakan SSL, informasi sensitif yang dikirim akan dienkripsi dan diacak sehingga tidak akan bisa dibaca kecuali hanya alamat tujuan saja. Ini akan sangat berguna ketika berurusan dengan akun, password, nama, alamat, kartu kredit dan data penting lainnya.

2. SSL Menyediakan Authentication

Proses authentication sertifikat ssl
Proses authentication sertifikat ssl

Selain enkripsi, SSL juga memiliki fungsi sebagai authentication atau otentikasi. Authentication ini memastikan bahwa informasi pribadi yang Anda kirim memiliki alamat yang benar bukan kepada penipu yang mencoba mencuri data pribadi Anda. Para pencuri data bisanya berpura-pura menduplikat website atau membuat form pop-up agar Anda percaya, sehingga mau mengirimkan data pribadi kepada mereka.

Dengan memasang SSL pada website Anda,  tindakan seperti ini tidak mungkin bisa terjadi. Karena akan ada proses authentication pada saat mengirim data pribadi dan proses enkripsi data yang menyulitkan hacker untuk mencuri data. Untuk tujuan pengiriman data, website yang menggunakan SSL hanya bisa dibuka oleh alamat tujuan saja, selain itu tidak bisa.

3. SSL Memberikan Kepercayaan

Trusted SSL
Trusted SSL

SSL akan memberikan kepercayaan kepada pelanggan website dengan memberikan logo gembok atau ‘green bar’ pada halaman url. Jika Anda tidak menggunakan SSL baik itu SSL berbayar atau SSL gratis biasanya akan ada tulisan warna merah bertuliskan ‘Not Secure/Tidak aman’. Survei yang dilakukan Businners Insider menyebutkan bahwa 74% keranjang belanja akan ditinggalkan karena mengetahui website tidak menggunakan fitur keamanan SSL.

Untuk mengatasi hal ini Anda bisa menggunakan jenis Organization Validation SSL atau jenis SSL tipe tertinggi Extended Validation SSL. Kedua SSL ini cocok untuk untuk website yang mengumpulkan data pelanggan, transaksi, user login dan password.

4. SSL Untuk Kepatuhan PCI

PCI (Payment Card Industry) memberikan syarat untuk website yang memiliki transaksi menggunakan kartu kredit harus menggunakan SSL.

Baca juga : Daftar Harga SSL Terbaru

Cara Kerja SSL

Bagi Anda yang belum mengetahui sebenarnya bagaimana cara kerja ssl itu, silahkan simak pada pembahasan dibawah ini. Contohnnya saja ketika Anda sedang melakukan transaksi pembelian suatu produk toko online, saat itu terjadi pertukaran data antara Anda sebagai pembeli dan toko online sebagai penjual. Data yang dibutuhkan seperti nama, alamat, email, no telepon, rekening, dan data penting lainnya. Nah data inilah yang nantinya akan diamankan oleh SSL agar tidak dicuri atau bocor kepada hacker. Berikut cara kerja SSL:

Cara SSL Bekerja
Cara SSL Bekerja
  1. Pembeli ketika mengakses website toko online yang sudah menggunakan SSL biasanya diawalai dengan https, tanda gembok atau muncul green bar sebelum url. Jika tidak ada SSL biasanya terdapat tulisan ‘Not secure/Tidak aman’ berwarma merah. Anda juga bisa mengecek secara langsung dengan bantuan SSL Checker Tool seperti pada sslshopper.
  2. Kemudian server dari toko online yang sedang Anda kunjungi tersebut memberitahu secara otomatis bahwa toko online sudah menggunakan SSL Certificate yang ditampilkan pada browser.
  3. SSL akan menggunakan algoritma terenkripsi dengan mengacak session key ketika proses pertukaran antara pembeli dan penjual, sehingga hacker akan kesulitan membobol data pembeli tersebut. Kemudian data barulah siap untuk dikirim kepada alamat tujuan. Hasilnya pertukaran data berjalan dengan lancar dan aman dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
  4. Pada saat Anda selesai melakukan transaksi atau logout, session key SSL Certificate akan dihapus otomatis dari browser.

Baca juga : Cara Mengecek Sertifikat SSL

Pada saat Anda mengakses toko online yang tidak ber-SSL, maka lebih baik untuk meninggalkan toko online tersebut. Ini tidak berlaku pada toko online saja sebenarnya, tetapi bisa pada website, blog atau forum yang meminta Anda memasukan data-data sensitive.

Demikianlah pembahasan mengenai Fungsi SSL Pada Website dan Cara Kerjanya. Jika Anda belum menggunakan SSL untuk keamanan website Anda, maka segeralah membeli SSL Indonesia di GudangSSL.id terbilang cukup murah mulai dari 150ribuan sampai ada yang jutaan.

Jika masih ada pertanyaan seputar SSL silahkan tulis pada kolom komentar dibawah, kita akan mencoba menjawab pertanyaan dari Anda.

Terima kasih

Apa Itu SSL Dan Seberapa Pentingnya Untuk Website

Bulan Juli tahun 2018 lalu Google memberikan pengumuman tentang update keamanan website. Google memberi tanda kepada website yang tidak dienkripsi dengan label ‘not secure/tidak aman’ karena alasan belum menggunakan HTTPS. Google menerapkan kebijakan update ini karena akhir-akhir ini sering terjadi kejahatan dalam dunia maya.

Peringatan website yang tidak aman ini bisa dilihat pada bagian depan nama domain Anda, biasanya ditandai dengan tulisan warna merah ‘Not secure’. Jika Anda sebagai pemilik website baik website personal, perusahaan, bisnis dan korporat penting untuk menjaga kemanana website dengan menggunakan SSL. Ibaratnya sama seperti memiliki rumah, Anda perlu menjaga keamanam secara lebih dengan pengamanan tambahan. Keamanan tidak hanya untuk Anda sebagai pemilik rumah, tetapi kepada semua isi dari rumah dan kepada tamu yang berkunjung.

Apa Itu SSL Dan Seberapa Pentingnya Untuk Website
Apa Itu SSL Dan Seberapa Pentingnya Untuk Website

Sejarah SSL Certificate

SSL (Secure Socket Layer) pertama kali muncul tahun 1996 dikembangkan oleh Netscape. Netscape pada tahun 1990an menjadi browser dengan pengguna terbanyak, sebelum masanya browser Internet Explorer ada. Pada saat itu Netscape sudah memikirkan bagaimana internet bisa aman untuk semua penggunanya.

Kemudian munculah Versi SSL pertama yang dirilis dengan versi 3.0, versi ini akhirnya menjadi cikal bakal perkembangan TLS (Transport Layer Security) sebagai standar protokol IETF (Internet Engineering Task Force). Awalnya TLS ini digunakan untuk transaksi pada bisnis keuangan terkemuka seperti MasterCard, American Express dan beberapa E-Commerce ternama untuk mengamankan transaksi keuangan dan data-data user.

Not Secured Website
Not Secured Website

Akhirnya pada tahun 2003 SSL Certificate mulai dianggap serius oleh pemerintah Amerika Serikat sebagai keamanan untuk informasi-informasi penting di internet. Barulah setelah itu banyak website-website yang mulai menerapkan SSL untuk standar keamanan. Bahkan ada beberapa SSL yang berani memberikan garansi, jika sampai data-data penting pada website Anda bocor kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.

Apa Itu SSL?

SSL atau bisa disebut Secure Socket Layer adalah teknologi keamanan standar untuk membuat enkripsi antara server dengan client sehingga tidak ada pihak yang bisa mencuri data dan informasi. SSL berjalan diantara layer aplikasi dan layer network, tepatnya SSL berada pada layer transportasi yang memiliki tugas membawa data dan informasi yang sudah terenkripsi secara acak.

Perbedaan yang paling mencolok antara website yang menggunakan SSL dan tanpa SSL adalah masalah keamanan dan trusted. Jika tidak menggunakan SSL, data dan informasi yang dikirim berupa plaint text yang sangat mudah diretas oleh hacker, berbeda dengan yang sudah menggunakan SSL, setiap data dan informasi yang dikirim sudah terenkripsi dan diacak sehingga hacker tidak bisa mencurinya.

SSL Certificate
SSL Certificate

Tahun lalu market share SSL di seluruh dunia yang terbesar dipegang oleh Sectigo dengan prosentase 39.93%, peringkat kedua Digicert dengan prosentase 19.23% dan ketiga dipegang oleh GoDaddy SSL Certificates 14.74%. Berikut grafiknya diambil dari website Datanyze.com

Jenis SSL

Jenis SSL ternyata tidak hanya satu saja, ada 3 jenis SSL berdasarkan validasinya. Berikut jenis-jenis SSL:

1. Domain Validation (DV) SSL

Domain Validation SSL adalah SSL certificate untuk kelas entry level dengan tingkat validasi yang mudah dan prosesnya paling cepat. Untuk penerbitan DV SSL ini hanya perlu verifikasi domain dan email saja. DV SSL ini lebih cocok digunakan untuk website personal, blog, portofolio dan sejenisnya. Untuk penggunaan website yang lebih kompleks seperti e-commerce atau website yang membutuhkan user password tidak disarankan menggunakan Doamin Validation. Untuk harga SSL Indonesia ini tergolong murah mulai dari 150.000 ribuan pertahun.

2. Organization Validation (OV) SSL

Jenis SSL yang kedua adalah Organization Validation SSL. SSL Certificate jenis ini cocok untuk website yang membutuhkan user password dan menyimpan data pelanggan. Untuk masalah kecocokan OV SSL ini lebih ke website toko online, e-commerce atau organisasi. Untuk verifikasi SSL ini membutuhkan waktu sekitar 2-14 hari tergantung dari kelengkapan persyaratan yang dibutuhkan. Dokumen yang dibutuhkan untuk mengurus SSL OV ini seperti SIU/TDP/Akta Perusahaan.

Keuntungan OV SSL ini terletak pada pemilik bisa menambahkan detail mengenai nama pemilik atau perusahaan. Untuk masalah harga, OV SSL ini berada di range tengah-tengah. Thawte memiliki menjadi Oragization Validation dengan harga SSL dengan harga pertahun Rp 918.000.

Baca juga : Daftar Harga SSL Terbaru

3. Extended Validation (EV) SSL

Yang terakhir adalah Extended Validation (EV) SSL. EV SSL ini adalah standar validasi SSL tertinggi. Untuk Anda yang menginginkan website bisnis, toko online atau e-commerce memiliki highest trust level sangat direkomendasikan menggunakan EV SSL. Apalagi untuk Anda yang menggunakan EV SSL akan mendapatkan label ‘Green Bar’ pada url yang menampilkan nama perusahaan. Karena ini adalah SSL tertinggi maka untuk proses verifikasi Certificate SSL membutuhkan waktu yang lebih lama dan dokumen yang lebih lengkap.

Untuk harga EV SSL di Gudang SSL, yang paling murah mulai dari Rp 5.8 juta pertahun. Tentu ini akan sebanding dengan keuntungan yang Anda dapatkan seperti ‘Green Bar’ pada url, tingkat keamanan lebih kompleks dan trusted.

Baca juga : Fungsi SSL Pada Website

Seberapa Penting SSL?

Cara SSL Bekerja
Cara SSL Bekerja

Jika berbicara penting atau tidak menggunakan SSL maka jawabnya adalah sangat penting. Apalagi jika website Anda memiliki peran yang sangat vital maka lebih baik investasi menggunakan SSL untuk keamanan. Jangan sampai setelah ada masalah baru menggunakan SSL, sama saja Anda membuang-buang uang lebih banyak.

Nah demikianlah pembahasan mengenai apa isu SSL dan seberapa pentingnya untuk website saat ini. Jika Anda memiliki pengalaman dalam penggunaan SSL atau keamanan website lainnya bisa dituliskan dikolom komentar dibawah.

Terima kasih