Perbedaan SSL Gratis dan Berbayar Yang Perlu Anda Tahu

Banyak sekali pertanyaan yang masuk mengenai Perbedaan SSL Gratis dan Berbayar yang masuk di Gudang SSL. Ada juga yang komentar hanya berbeda pada pengunaan HTTP dan HTTPS saja, lalu kenapa harus menggunakan sertifikat SSL yang berbayar? mending yang gratisan saja dan yang terakhir ada yang bilang tidak ada efek signifikan antara menggunakan SSL gratis dan SSL berbayar, semua sama saja tidak ada bedanya.

Perbedaan SSL Gratis dan Berbayar
Perbedaan SSL Gratis dan Berbayar

Nah dikesempatan kali ini kami akan menjelaskan tentang perbedaan SSL Gratis dan Berbayar yang perlu Anda tahu. Sebelum melanjutkan Anda perlu tahu dulu pengumuman dari Google Webmaster tentang keamanan yang menjadi prioritas utama dari Google tentang penggunaan HTTPS. Google berupaya agar semua pengunjung yang mengakses website melalui mesin pencari Google bisa lebih aman dan nyaman.

HTTPS Rangking Signal
HTTPS Rangking Signal

Ada hal lain yang penting dari pengumuman Google Webmaster tanggal 6 Agustus 2014 yaitu HTTPS menjadi salah satu penilaian rangking website pada hasil pencarian. Google akan memberikan peringkat lebih kepada website yang sudah menggunakan HTTPS ketimbang menggunakan HTTP biasa. Untuk yang masalah peringkat ini Google tidak membedakan antara menggunakan sertifikat SSL gratisan atau menggunakan SSL berbayar, semuanya sama saja. Untuk lebih jelasnya silahkan buka pada artikel Pengaruh Besar SSL Pada SEO.

Perbedaan SSL Gratis dan Berbayar

Sekarang waktunya pembahasan mengenai perbedaan SSL berbayar dan gratisan, berikut pembahasannya:

SSL Gratis

  • Jenis Sertifikat SSL

SSL gratis hanya tersedia jenis SSL Domain Validation (DV) saja, jika Anda membutuhkan jenis lainnya harus membeli SSL berbayar.

  • Kompabilitas browser terbatas

    TLS 1.3 Browser Support -kinsta.com
    TLS 1.3 Browser Support -kinsta.com

Untuk masalah kompabilitas, jika dibandingkan antara SSL Gratis vs SSL Berbayar yang pasti akan berbeda jauh, SSL gratis biasanya untuk browser-browser yang sudah jadul dan tidak populer akan bemasalah, SSL gratis Anda tidak bisa terbaca sehingga akan tampil beberapa error pada SSL seperti ‘Secure Connection Failed’,’This Connection is Untrusted’ dan lainnya.

  • Masa berlaku jangka pendek

SSL gratis umumnya memiliki jangka waktu yang pendek, biasanya 90 hari. Setelah masa aktif habis Anda harus melakukan ‘reissue’ SSL atau penerbitan ulang. Jika Anda tidak lakukan maka website Anda akan berubah menjadi HTTP biasa tanpa adanya keamanan. Jika belum tahu tentang Perbedaan HTTP dan HTTPS silahkan dibaca terlebih dahulu agar lebih mengerti.

  • Kustomisasi terbatas

Kustomisasi untuk SSL gratis terbatas hanya untuk satu domain saja saat pembelian, itu saja kalau Anda mendapatkan gratis SSL dari penyedia domain hosting. Ada beberapa penyedia domain hosting yang memasukan SSL sebagai opsi paket tambahan, bukan sebagai gratisan atau bonus.

  • Tingkat Kepercayaan

    SSL Trust
    SSL Trust

Seperti yang sudah dibahas diawal, SSL gratis hanya bisa digunakan untuk Domain Validation SSL saja, sehingga untuk tingkat kepercayaan pelanggan akan berbeda dengan SSL berbayar  yang memiliki ‘Green bar’ pada alamat URL.

  • Tidak ada support

Sertifikat SSL gratis tidak memberikan support kepada layanan yang mereka miliki, hanya saat pengaktifan SSL saja setelah itu tidak ada layanan support seperti obrolan, email, ticket atau layanan panggilan. Jika Anda menemui permasalahan silahkan bisa mencari solusinya dibeberapa forum yang membahas tentang SSL.

  • Jaminan keamanan kurang

Standart keamanan untuk SSL gratisan juga kurang jelas menggunakan enkripsi berapa bit, sehingga untuk jaminan tingkat keamanan masih meragukan. Jika memang Anda masih mau menggunakan SSL gratis silahkan dulu cek spesifikasinya secara detail tentang tingkat keamanan yang diberikan seperti apa.

Baca juga : Mengenal TLS 1.3 – Standart Kemanan Baru Lebih Aman dan Cepat

  • Tidak ada asuransi

Jika terjadi sesuatu hal seperti data hilang atau website terkena serangan hacker, layanan SSL gratis tidak memberikan asuransi sama sekali.

  • Proses penerbitan lebih lama

Proses penerbitan SSL gratis membutuhkan waktu yang lebih lama jika dibandingkan dengan SSL berbayar. Jika Anda menggunakan SSL Gratis LetsEncrypt membutuhkan waktu yang lebih lama, biasanya 30 menit – 1 jam jika tidak ada kendala seperti salah konfigurasi domain, salah konfigurasi DNSSEC dan CAA record bermasalah.

SSL Berbayar

  • Jenis sertifikat SSL

SSL berbayar menyediakan jenis sertifikat SSL yang lebih lengkap mulai dari level Domain Validation SSL, Organization Validation SSL dan Extended Validation SSL. Untuk pembahasan lebih lengkap tentang Jenis SSL silahkan buka pada artikel Jenis SSL Beserta Harganya.

  • Kompabilitas browser lebih lengkap

SSL berbayar memiliki kompabilitas terhadap browser sampai 99.99%, jadi Anda tidak perlu repot lagi menangani SSL error karena browser bermasalah.

  • Masa berlaku lebih lama

Masa berlaku untuk SSL berbayar biasanya 1 sampai 2 tahun. Jadi Anda tidak perlu melakukan reissue tiap 90 hari sekali.

Multi Domain SSL Certificate
Multi Domain SSL Certificate
  • Kustomisasi lebih bebas

Untuk kustomisasi SSL berbayar lebih bebas, Anda bisa memindahkan sertifikat SSL ke domain lain dengan melakukan reissue kepada penyedia sertifikat SSL. Selain itu Anda bisa bebas menambahkan subdomain pada tipe SSL Wildcard asal masih dalam 1 domain utama.

  • Tingkat kepercayaan

Untuk tingkat kepercaryaan SSL berbayar kepada pengunjung lebih tinggi dibandingkan SSL gratisan. Apalagi jika Anda membeli EV SSL yang sudah ada fitur ‘Green bar’ pada URL website. Untuk Green bar ini cocok untuk toko online, website perusahaan, e-commerce, website bisnis dan website penting lainnya.

  • Jaminan keamanan tinggi

Jaminan keamanan yang diberikan untuk SSL berbayar umumnya menggunakan enkripsi tertinggi 256 bit. Sehingga untuk keamanan data lebih terjamin dan aman dari pencurian data oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

  • Full support

    Call Center 24 Jam
    Call Center 24 Jam

Support yang diberikan oleh penyedia SSL berbayar lebih lengkap seperti fitur chat, email, ticket dan panggilan selama 24 jam. Jadi jika terjadi masalah Anda tidak perlu repot membuka forum, tinggal menghubungi support dari penyedia SSL yang Anda beli.

  • Memiliki asuransi yang besar

SSL berbayar berani memberikan asuransi berupa uang yang nilainya mulai dari 10.000 dollar sampai jutaan dollar jika terjadi kebocoran data kepada pihak yang bertanggung jawab. Tentu ini menjadi jaminan yang menarik untuk Anda yang membeli sertifikat SSL Indonesia yang harganya tidak jauh dari harga domain satu tahun.

  • Proses penerbitan lebih cepat

Lamanya penerbitan untuk SSL berbayar untuk jenis Domain Validation SSL lebih cepat jika dibandingkan dengan SSL gratis, biasanya untuk penerbitan SSL baru membutuhkan waktu 5 – 10 menit untuk DV SSL.

Kesimpulan

Setelah disimpulkan  perbedaan SSL gratis dan berbayar ada banyak sekali. Dengan mengeluarkan biaya sewa SSL Murah 150.000/tahun saja Anda sudah bisa mendapatkan Sectigo Positive SSL di Gudang SSL. Tentunya ini akan sebanding dengan fitur dan keamanan yang akan Anda dapatkan. Jika ada pertanyaan tentang SSL yang belum jelas silahkan tuliskan dikolom komentar dibawah.

Terima kasih

10 Tips Memilih Sertifikat SSL Terbaik

SSL sekarang ini sudah menjadi salah satu hal wajib saat membeli domain dan hosting. Semakin berkembangnya sebuah website, maka peran SSL sangat dibutuhkan untuk keamanan. Website ibarat menjadi sebuah rumah yang besar, SSL berperan menjadi pagar terluar yang mengamankan rumah dari orang yang tidak bertanggung jawab. Bayangkan saja jika tidak ada pagar, pasti rumah sudah menjadi sasaran tindak kejahatan yang sangat mudah ditembus.

Secure Socket Layer atau SSL adalah lapisan keamanan tambahan yang fungsinya untuk mengamankan pertukaran data dan informasi penting yang ada pada website dan server Anda dengan teknologi enkripsi yang tinggi, sehingga tidak bisa ditembus oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Meskipun data berhasil dicuri, akan tetapi pencuri tidak akan bisa membuka isi file data dan informasi karena sudah terenkripsi.

10 Tips Memilih Sertifikat SSL Terbaik
10 Tips Memilih Sertifikat SSL Terbaik

Tips Memilih SSL

Memilih Sertifikat SSL yang terbaik untuk website Anda adalah hal yang wajib. Agar Anda tidak salah dalam memilih SSL, kami telah merangkum 10 tips memilih SSL terbaik, silahkan dibaca terlebih dahulu dan jangan terburu-buru. Berikut daftarnya:

1. Menentukan level validasi SSL

SSL memiliki 3 macam level yang berbeda, ketinganya memiliki fungsi dan tujuan penggunaan yang berbeda juga. Adapaun 3 level tersebut adalah:

  • Domain Validation (DV SSL), cocok untuk penggunaan skala yang kecil sepeti blog pribadi, company profile, landing page, portfolio dan sebagainya.
  • Organization Validation (OV SSL), cocok penggunaan kelas medium seperti website organisasi, toko online, website sistem informasi, website pemerintahan, website komunitas dan website yang membutuhkan user login.
  • Extended Validation (EV SSL), SSL tingkat tertinggi dengan tingkat keamanan yang lebih dan memiliki green bar untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan. Level validasi SSL ini cocok untuk website skala besar seperti e-commerce, toko online dan sejenisnya.

    Perbedaan DV OV dan EV SSL
    Perbedaan DV OV dan EV SSL

Nah dari ketiga level tersebut Anda tinggal menyesuaikan yang paling sesuai dengan website yang Anda miliki. Untuk  lebih lengkapnya tentang level validasi SSL bisa dibuka di pembahasan Apa Itu SSL dan Fungsinya Untuk Website.

2. Menentukan jumlah domain

Tips memilih SSL kedua adalah menghitung kebutuhan jumlah domain dan sub-domain yang akan diamankan. Jika Anda hanya butuh 1 domain maka ambilah pilihan yang SSL Single Domain, tetapi jika butuh untuk domain utama dan subdomain, SSL Wildcard adalah yang paling pas. Jika Anda membutuhkan SSL lebih dari 1 domain, maka ambilah paket Multi Domain SSL atau bisa disebut SAN.

3. Menghitung jumlah pengunjung

Menghitung Jumlah Pengunjung
Menghitung Jumlah Pengunjung

Cek jumlah pengunjung website Anda saat akan memilih sertifikat SSL terbaik. Jika hanya ada user jumlahnya hanya puluhan saja, lebih baik menggunakan level validasi DV SSL. Untuk user website yang sudah ribuah dengan menggunakan user login, maka ambilah level validasi OV atau EV SSL. Dengan menentukan jumlah pengunjung website, Anda tidak akan salah dalam memilih sertifikar SSL terbaik.

4. Menentukan waktu lamanya penerbitan

Setiap level SSL memiliki aktivasi yang berbeda-beda. Untuk sekelas level DV cukup dengan beberapa menit saja sudah bisa aktif. Berbeda dengan level OV SSL dan EV SSL membutuhkan waktu yang lebih lama karena perlu melampirkan beberapa dokumen seperti SIUP, TDP, Akta Perusahaan dan sebagainya. Jadi jika Anda semakin cepat melengkapi berkas yang dibutuhkan maka SSL akan segera diterbitkan.

5. Memilih garansi jaminan

Beberapa perusahaan Sertifikat SSL berani memberikan garansi jaminan berupa uang yang jumlahnya tergolong besar kepada pengguna jika suatu saat data dan informasi Anda bocor atau dicuri hacker. Anda tinggal melakukan claim atas kejadian tersebut sehingga berhak mendapatkan ganti rugi. Besarnya garansi jaminan yang didapatkan tergantung dari level validasi yang digunakan, semakin maha berarti semakin besar jaminan ganti ruginya.

6. Menentukan otoritas sertifikat

Layanan SSL Indonesia
Layanan SSL Indonesia

Nah ini adalah hal yang sedikit membingungkan, karena ada banyak otoritas sertifikat SSL dengan berbagai kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya. Di Gudang SSL saja kami memiliki beberapa brand SSL yang terkenal seperti GlobalSign, AlphaSSL, Entrust Datacard, Symantec, RapidSSL, Thawte, GeoTrust dan Digicert. Nah jika Anda mengalami kebingungan silahkan baca pada pembahasan Daftar Harga SSL, karena disitu sudah dijelaskan tentang fitur dan harganya secara lengkap.

7. Menentukan durasi sewa

Untuk lamanya durasi sewa perlu Anda perhatikan. Di SSL Indonesia kami memberikan pilihan jangka waktu sewa tahunan. Jika Anda menyewa lebih dari satu tahun di Gudang SSL akan mendapatkan harga yang lebih murah.

8. Menentukan keamanan tambahan

Beberapa otoritas sertifikat SSL memberikan opsi keamanan tambahan yang belum didapatkan pada paket pembelian. Contohnya saja untuk fitur SSL Check hanya ada dibeberapa penyedia otoritas sertifikat SSL saja. Anda perlu membuka website resmi dari setiap otoritas sertifikat SSL tentang apa saja fitur yang ditawarkan kepada pelanggan.

9. Dukungan pelanggan

Call Center 24 Jam
Call Center 24 Jam

Dukungan pelanggan menjadi salah satu hal yang penting saat memilih SSL, Anda perlu mencari yang ready 24 jam setiap hari agar saat terjadi suatu hal bisa langsung tertangani. Di Gudang SSL kami menyediakan call center yang siap melayani Anda selama 24 jam setiap hari, jangan sungkan-sungkan meminta tolong jika mengalami masalah yang berhubungan dengan sertifikat SSL.

10. Harga

Nah yang terakhir adalah masalah harga. Ini menjadi hal yang sensitif untuk Anda yang memiliki budget mepet. Tetapi jika Anda memiliki budget yang lebih bisa disesuaikan dengan kebutuhan untuk website Anda, gunakan sertifikat SSL yang sesuai bukan Sertifikat SSL Murah . Karena sertifikat SSL ini menjadi salah satu investasi terutama masalah security website.

Nah demikianlah pembahasan kami megenai 10 tips memilih sertifikat SSL terbaik. Gudang SSL saat ini memiliki 8 brand sertifikat SSL kelas dunia dengan berbagai jenis layanan yang bisa Anda pilih dengan harga mulai dari 150 ribu untuk sewa satu tahun. Selain itu kami akan membantu proses instalasi sertifikat SSL sampai berhasil.

Jika ada kekurangan atau tambahan tentang memilih SSL silahkan tambahkan dikolom komentar dibawah.

Terima kasih