10 Tips Memilih Sertifikat SSL Terbaik

SSL sekarang ini sudah menjadi salah satu hal wajib saat membeli domain dan hosting. Semakin berkembangnya sebuah website, maka peran SSL sangat dibutuhkan untuk keamanan. Website ibarat menjadi sebuah rumah yang besar, SSL berperan menjadi pagar terluar yang mengamankan rumah dari orang yang tidak bertanggung jawab. Bayangkan saja jika tidak ada pagar, pasti rumah sudah menjadi sasaran tindak kejahatan yang sangat mudah ditembus.

Secure Socket Layer atau SSL adalah lapisan keamanan tambahan yang fungsinya untuk mengamankan pertukaran data dan informasi penting yang ada pada website dan server Anda dengan teknologi enkripsi yang tinggi, sehingga tidak bisa ditembus oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Meskipun data berhasil dicuri, akan tetapi pencuri tidak akan bisa membuka isi file data dan informasi karena sudah terenkripsi.

10 Tips Memilih Sertifikat SSL Terbaik
10 Tips Memilih Sertifikat SSL Terbaik

Tips Memilih SSL

Memilih Sertifikat SSL yang terbaik untuk website Anda adalah hal yang wajib. Agar Anda tidak salah dalam memilih SSL, kami telah merangkum 10 tips memilih SSL terbaik, silahkan dibaca terlebih dahulu dan jangan terburu-buru. Berikut daftarnya:

1. Menentukan level validasi SSL

SSL memiliki 3 macam level yang berbeda, ketinganya memiliki fungsi dan tujuan penggunaan yang berbeda juga. Adapaun 3 level tersebut adalah:

  • Domain Validation (DV SSL), cocok untuk penggunaan skala yang kecil sepeti blog pribadi, company profile, landing page, portfolio dan sebagainya.
  • Organization Validation (OV SSL), cocok penggunaan kelas medium seperti website organisasi, toko online, website sistem informasi, website pemerintahan, website komunitas dan website yang membutuhkan user login.
  • Extended Validation (EV SSL), SSL tingkat tertinggi dengan tingkat keamanan yang lebih dan memiliki green bar untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan. Level validasi SSL ini cocok untuk website skala besar seperti e-commerce, toko online dan sejenisnya.

    Perbedaan DV OV dan EV SSL
    Perbedaan DV OV dan EV SSL

Nah dari ketiga level tersebut Anda tinggal menyesuaikan yang paling sesuai dengan website yang Anda miliki. Untuk  lebih lengkapnya tentang level validasi SSL bisa dibuka di pembahasan Apa Itu SSL dan Fungsinya Untuk Website.

2. Menentukan jumlah domain

Tips memilih SSL kedua adalah menghitung kebutuhan jumlah domain dan sub-domain yang akan diamankan. Jika Anda hanya butuh 1 domain maka ambilah pilihan yang SSL Single Domain, tetapi jika butuh untuk domain utama dan subdomain, SSL Wildcard adalah yang paling pas. Jika Anda membutuhkan SSL lebih dari 1 domain, maka ambilah paket Multi Domain SSL atau bisa disebut SAN.

3. Menghitung jumlah pengunjung

Menghitung Jumlah Pengunjung
Menghitung Jumlah Pengunjung

Cek jumlah pengunjung website Anda saat akan memilih sertifikat SSL terbaik. Jika hanya ada user jumlahnya hanya puluhan saja, lebih baik menggunakan level validasi DV SSL. Untuk user website yang sudah ribuah dengan menggunakan user login, maka ambilah level validasi OV atau EV SSL. Dengan menentukan jumlah pengunjung website, Anda tidak akan salah dalam memilih sertifikar SSL terbaik.

4. Menentukan waktu lamanya penerbitan

Setiap level SSL memiliki aktivasi yang berbeda-beda. Untuk sekelas level DV cukup dengan beberapa menit saja sudah bisa aktif. Berbeda dengan level OV SSL dan EV SSL membutuhkan waktu yang lebih lama karena perlu melampirkan beberapa dokumen seperti SIUP, TDP, Akta Perusahaan dan sebagainya. Jadi jika Anda semakin cepat melengkapi berkas yang dibutuhkan maka SSL akan segera diterbitkan.

5. Memilih garansi jaminan

Beberapa perusahaan Sertifikat SSL berani memberikan garansi jaminan berupa uang yang jumlahnya tergolong besar kepada pengguna jika suatu saat data dan informasi Anda bocor atau dicuri hacker. Anda tinggal melakukan claim atas kejadian tersebut sehingga berhak mendapatkan ganti rugi. Besarnya garansi jaminan yang didapatkan tergantung dari level validasi yang digunakan, semakin maha berarti semakin besar jaminan ganti ruginya.

6. Menentukan otoritas sertifikat

Layanan SSL Indonesia
Layanan SSL Indonesia

Nah ini adalah hal yang sedikit membingungkan, karena ada banyak otoritas sertifikat SSL dengan berbagai kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya. Di Gudang SSL saja kami memiliki beberapa brand SSL yang terkenal seperti GlobalSign, AlphaSSL, Entrust Datacard, Symantec, RapidSSL, Thawte, GeoTrust dan Digicert. Nah jika Anda mengalami kebingungan silahkan baca pada pembahasan Daftar Harga SSL, karena disitu sudah dijelaskan tentang fitur dan harganya secara lengkap.

7. Menentukan durasi sewa

Untuk lamanya durasi sewa perlu Anda perhatikan. Di SSL Indonesia kami memberikan pilihan jangka waktu sewa tahunan. Jika Anda menyewa lebih dari satu tahun di Gudang SSL akan mendapatkan harga yang lebih murah.

8. Menentukan keamanan tambahan

Beberapa otoritas sertifikat SSL memberikan opsi keamanan tambahan yang belum didapatkan pada paket pembelian. Contohnya saja untuk fitur SSL Check hanya ada dibeberapa penyedia otoritas sertifikat SSL saja. Anda perlu membuka website resmi dari setiap otoritas sertifikat SSL tentang apa saja fitur yang ditawarkan kepada pelanggan.

9. Dukungan pelanggan

Call Center 24 Jam
Call Center 24 Jam

Dukungan pelanggan menjadi salah satu hal yang penting saat memilih SSL, Anda perlu mencari yang ready 24 jam setiap hari agar saat terjadi suatu hal bisa langsung tertangani. Di Gudang SSL kami menyediakan call center yang siap melayani Anda selama 24 jam setiap hari, jangan sungkan-sungkan meminta tolong jika mengalami masalah yang berhubungan dengan sertifikat SSL.

10. Harga

Nah yang terakhir adalah masalah harga. Ini menjadi hal yang sensitif untuk Anda yang memiliki budget mepet. Tetapi jika Anda memiliki budget yang lebih bisa disesuaikan dengan kebutuhan untuk website Anda, gunakan sertifikat SSL yang sesuai bukan Sertifikat SSL Murah . Karena sertifikat SSL ini menjadi salah satu investasi terutama masalah security website.

Nah demikianlah pembahasan kami megenai 10 tips memilih sertifikat SSL terbaik. Gudang SSL saat ini memiliki 8 brand sertifikat SSL kelas dunia dengan berbagai jenis layanan yang bisa Anda pilih dengan harga mulai dari 150 ribu untuk sewa satu tahun. Selain itu kami akan membantu proses instalasi sertifikat SSL sampai berhasil.

Jika ada kekurangan atau tambahan tentang memilih SSL silahkan tambahkan dikolom komentar dibawah.

Terima kasih

Fungsi SSL Pada Website dan Cara Kerjanya

Bagi Anda pengguna domain hosting pasti tidak asing dengan SSL? SSL atau Secure Socket Layer secara garis besar fungsinya adalah untuk mengamankan transmisi data antar dua sistem yang berbeda. Untuk lebih lengkapnya sudah dibahas kami bahas pada artikel Apa Itu SSL dan Seberapa Pentingnya Untuk Website silahkan dibaca dulu agar lebih jelas.

Fungsi SSL Pada Website dan Cara Kerjanya
Fungsi SSL Pada Website dan Cara Kerjanya

Fungsi SSL

SSL atau Secure Socket Layer yang pertama kali diciptakan oleh Netscape yang memiliki fungsi penting untuk perkembangan kemananan website. Nah berikut ini kami dari Gudang SSL sudah merangkum mengenai fungsi dari SSL, berikut daftarnya:

1. SSL Mengenkripsi Informasi Sensitif

Alasan utama menggunakan SSL adalah keamanan terutama untuk informasi-informasi sensitif yang dikirimkan melalui internet. Dengan menggunakan SSL, informasi sensitif yang dikirim akan dienkripsi dan diacak sehingga tidak akan bisa dibaca kecuali hanya alamat tujuan saja. Ini akan sangat berguna ketika berurusan dengan akun, password, nama, alamat, kartu kredit dan data penting lainnya.

2. SSL Menyediakan Authentication

Proses authentication sertifikat ssl
Proses authentication sertifikat ssl

Selain enkripsi, SSL juga memiliki fungsi sebagai authentication atau otentikasi. Authentication ini memastikan bahwa informasi pribadi yang Anda kirim memiliki alamat yang benar bukan kepada penipu yang mencoba mencuri data pribadi Anda. Para pencuri data bisanya berpura-pura menduplikat website atau membuat form pop-up agar Anda percaya, sehingga mau mengirimkan data pribadi kepada mereka.

Dengan memasang SSL pada website Anda,  tindakan seperti ini tidak mungkin bisa terjadi. Karena akan ada proses authentication pada saat mengirim data pribadi dan proses enkripsi data yang menyulitkan hacker untuk mencuri data. Untuk tujuan pengiriman data, website yang menggunakan SSL hanya bisa dibuka oleh alamat tujuan saja, selain itu tidak bisa.

3. SSL Memberikan Kepercayaan

Trusted SSL
Trusted SSL

SSL akan memberikan kepercayaan kepada pelanggan website dengan memberikan logo gembok atau ‘green bar’ pada halaman url. Jika Anda tidak menggunakan SSL baik itu SSL berbayar atau SSL gratis biasanya akan ada tulisan warna merah bertuliskan ‘Not Secure/Tidak aman’. Survei yang dilakukan Businners Insider menyebutkan bahwa 74% keranjang belanja akan ditinggalkan karena mengetahui website tidak menggunakan fitur keamanan SSL.

Untuk mengatasi hal ini Anda bisa menggunakan jenis Organization Validation SSL atau jenis SSL tipe tertinggi Extended Validation SSL. Kedua SSL ini cocok untuk untuk website yang mengumpulkan data pelanggan, transaksi, user login dan password.

4. SSL Untuk Kepatuhan PCI

PCI (Payment Card Industry) memberikan syarat untuk website yang memiliki transaksi menggunakan kartu kredit harus menggunakan SSL.

Baca juga : Daftar Harga SSL Terbaru

Cara Kerja SSL

Bagi Anda yang belum mengetahui sebenarnya bagaimana cara kerja ssl itu, silahkan simak pada pembahasan dibawah ini. Contohnnya saja ketika Anda sedang melakukan transaksi pembelian suatu produk toko online, saat itu terjadi pertukaran data antara Anda sebagai pembeli dan toko online sebagai penjual. Data yang dibutuhkan seperti nama, alamat, email, no telepon, rekening, dan data penting lainnya. Nah data inilah yang nantinya akan diamankan oleh SSL agar tidak dicuri atau bocor kepada hacker. Berikut cara kerja SSL:

Cara SSL Bekerja
Cara SSL Bekerja
  1. Pembeli ketika mengakses website toko online yang sudah menggunakan SSL biasanya diawalai dengan https, tanda gembok atau muncul green bar sebelum url. Jika tidak ada SSL biasanya terdapat tulisan ‘Not secure/Tidak aman’ berwarma merah. Anda juga bisa mengecek secara langsung dengan bantuan SSL Checker Tool seperti pada sslshopper.
  2. Kemudian server dari toko online yang sedang Anda kunjungi tersebut memberitahu secara otomatis bahwa toko online sudah menggunakan SSL Certificate yang ditampilkan pada browser.
  3. SSL akan menggunakan algoritma terenkripsi dengan mengacak session key ketika proses pertukaran antara pembeli dan penjual, sehingga hacker akan kesulitan membobol data pembeli tersebut. Kemudian data barulah siap untuk dikirim kepada alamat tujuan. Hasilnya pertukaran data berjalan dengan lancar dan aman dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
  4. Pada saat Anda selesai melakukan transaksi atau logout, session key SSL Certificate akan dihapus otomatis dari browser.

Baca juga : Cara Mengecek Sertifikat SSL

Pada saat Anda mengakses toko online yang tidak ber-SSL, maka lebih baik untuk meninggalkan toko online tersebut. Ini tidak berlaku pada toko online saja sebenarnya, tetapi bisa pada website, blog atau forum yang meminta Anda memasukan data-data sensitive.

Demikianlah pembahasan mengenai Fungsi SSL Pada Website dan Cara Kerjanya. Jika Anda belum menggunakan SSL untuk keamanan website Anda, maka segeralah membeli SSL Indonesia di GudangSSL.id terbilang cukup murah mulai dari 150ribuan sampai ada yang jutaan.

Jika masih ada pertanyaan seputar SSL silahkan tulis pada kolom komentar dibawah, kita akan mencoba menjawab pertanyaan dari Anda.

Terima kasih

Apa Itu SSL Dan Seberapa Pentingnya Untuk Website

Bulan Juli tahun 2018 lalu Google memberikan pengumuman tentang update keamanan website. Google memberi tanda kepada website yang tidak dienkripsi dengan label ‘not secure/tidak aman’ karena alasan belum menggunakan HTTPS. Google menerapkan kebijakan update ini karena akhir-akhir ini sering terjadi kejahatan dalam dunia maya.

Peringatan website yang tidak aman ini bisa dilihat pada bagian depan nama domain Anda, biasanya ditandai dengan tulisan warna merah ‘Not secure’. Jika Anda sebagai pemilik website baik website personal, perusahaan, bisnis dan korporat penting untuk menjaga kemanana website dengan menggunakan SSL. Ibaratnya sama seperti memiliki rumah, Anda perlu menjaga keamanam secara lebih dengan pengamanan tambahan. Keamanan tidak hanya untuk Anda sebagai pemilik rumah, tetapi kepada semua isi dari rumah dan kepada tamu yang berkunjung.

Apa Itu SSL Dan Seberapa Pentingnya Untuk Website
Apa Itu SSL Dan Seberapa Pentingnya Untuk Website

Sejarah SSL Certificate

SSL (Secure Socket Layer) pertama kali muncul tahun 1996 dikembangkan oleh Netscape. Netscape pada tahun 1990an menjadi browser dengan pengguna terbanyak, sebelum masanya browser Internet Explorer ada. Pada saat itu Netscape sudah memikirkan bagaimana internet bisa aman untuk semua penggunanya.

Kemudian munculah Versi SSL pertama yang dirilis dengan versi 3.0, versi ini akhirnya menjadi cikal bakal perkembangan TLS (Transport Layer Security) sebagai standar protokol IETF (Internet Engineering Task Force). Awalnya TLS ini digunakan untuk transaksi pada bisnis keuangan terkemuka seperti MasterCard, American Express dan beberapa E-Commerce ternama untuk mengamankan transaksi keuangan dan data-data user.

Not Secured Website
Not Secured Website

Akhirnya pada tahun 2003 SSL Certificate mulai dianggap serius oleh pemerintah Amerika Serikat sebagai keamanan untuk informasi-informasi penting di internet. Barulah setelah itu banyak website-website yang mulai menerapkan SSL untuk standar keamanan. Bahkan ada beberapa SSL yang berani memberikan garansi, jika sampai data-data penting pada website Anda bocor kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.

Apa Itu SSL?

SSL atau bisa disebut Secure Socket Layer adalah teknologi keamanan standar untuk membuat enkripsi antara server dengan client sehingga tidak ada pihak yang bisa mencuri data dan informasi. SSL berjalan diantara layer aplikasi dan layer network, tepatnya SSL berada pada layer transportasi yang memiliki tugas membawa data dan informasi yang sudah terenkripsi secara acak.

Perbedaan yang paling mencolok antara website yang menggunakan SSL dan tanpa SSL adalah masalah keamanan dan trusted. Jika tidak menggunakan SSL, data dan informasi yang dikirim berupa plaint text yang sangat mudah diretas oleh hacker, berbeda dengan yang sudah menggunakan SSL, setiap data dan informasi yang dikirim sudah terenkripsi dan diacak sehingga hacker tidak bisa mencurinya.

SSL Certificate
SSL Certificate

Tahun lalu market share SSL di seluruh dunia yang terbesar dipegang oleh Sectigo dengan prosentase 39.93%, peringkat kedua Digicert dengan prosentase 19.23% dan ketiga dipegang oleh GoDaddy SSL Certificates 14.74%. Berikut grafiknya diambil dari website Datanyze.com

Jenis SSL

Jenis SSL ternyata tidak hanya satu saja, ada 3 jenis SSL berdasarkan validasinya. Berikut jenis-jenis SSL:

1. Domain Validation (DV) SSL

Domain Validation SSL adalah SSL certificate untuk kelas entry level dengan tingkat validasi yang mudah dan prosesnya paling cepat. Untuk penerbitan DV SSL ini hanya perlu verifikasi domain dan email saja. DV SSL ini lebih cocok digunakan untuk website personal, blog, portofolio dan sejenisnya. Untuk penggunaan website yang lebih kompleks seperti e-commerce atau website yang membutuhkan user password tidak disarankan menggunakan Doamin Validation. Untuk harga SSL Indonesia ini tergolong murah mulai dari 150.000 ribuan pertahun.

2. Organization Validation (OV) SSL

Jenis SSL yang kedua adalah Organization Validation SSL. SSL Certificate jenis ini cocok untuk website yang membutuhkan user password dan menyimpan data pelanggan. Untuk masalah kecocokan OV SSL ini lebih ke website toko online, e-commerce atau organisasi. Untuk verifikasi SSL ini membutuhkan waktu sekitar 2-14 hari tergantung dari kelengkapan persyaratan yang dibutuhkan. Dokumen yang dibutuhkan untuk mengurus SSL OV ini seperti SIU/TDP/Akta Perusahaan.

Keuntungan OV SSL ini terletak pada pemilik bisa menambahkan detail mengenai nama pemilik atau perusahaan. Untuk masalah harga, OV SSL ini berada di range tengah-tengah. Thawte memiliki menjadi Oragization Validation dengan harga SSL dengan harga pertahun Rp 918.000.

Baca juga : Daftar Harga SSL Terbaru

3. Extended Validation (EV) SSL

Yang terakhir adalah Extended Validation (EV) SSL. EV SSL ini adalah standar validasi SSL tertinggi. Untuk Anda yang menginginkan website bisnis, toko online atau e-commerce memiliki highest trust level sangat direkomendasikan menggunakan EV SSL. Apalagi untuk Anda yang menggunakan EV SSL akan mendapatkan label ‘Green Bar’ pada url yang menampilkan nama perusahaan. Karena ini adalah SSL tertinggi maka untuk proses verifikasi Certificate SSL membutuhkan waktu yang lebih lama dan dokumen yang lebih lengkap.

Untuk harga EV SSL di Gudang SSL, yang paling murah mulai dari Rp 5.8 juta pertahun. Tentu ini akan sebanding dengan keuntungan yang Anda dapatkan seperti ‘Green Bar’ pada url, tingkat keamanan lebih kompleks dan trusted.

Baca juga : Fungsi SSL Pada Website

Seberapa Penting SSL?

Cara SSL Bekerja
Cara SSL Bekerja

Jika berbicara penting atau tidak menggunakan SSL maka jawabnya adalah sangat penting. Apalagi jika website Anda memiliki peran yang sangat vital maka lebih baik investasi menggunakan SSL untuk keamanan. Jangan sampai setelah ada masalah baru menggunakan SSL, sama saja Anda membuang-buang uang lebih banyak.

Nah demikianlah pembahasan mengenai apa isu SSL dan seberapa pentingnya untuk website saat ini. Jika Anda memiliki pengalaman dalam penggunaan SSL atau keamanan website lainnya bisa dituliskan dikolom komentar dibawah.

Terima kasih