Penjelasan Lengkap Tentang Bug dan Bahayanya Untuk Website

Seiring dengan berkembangnya dunia IT, kebutuhan software menjadi semakin banyak jenisnya. Tidak kurang setiap hari ada software yang dirilis guna untuk menyelesaikan semua kebutuhan pengguna. Jika dikategorikan, ada dua jenis software yaitu versi desktop komputer dan versi mobile.

Hal yang sering terjadi dalam proses develop software adalah adanya kesalahan. Sebenarnya kesalahan ini sudah diantisipasi sejak awal dengan adanya software tester, sebelum software dilaunching biasanya dilakukan tester menyeluruh tentang fungsi, fitur dan kompabilitas terhadap hardware. Tetapi masih ada saja beberapa kesalahan-kesalahan yang lolos sehingga berdampak pada pengguna, hal ini wajar-wajar saja karena semua ini buatan manusia. Kesalahan dan error pada software serta dalam dunia komputer biasa disebut dengan “bug”.

Bug ini biasanya sering ditemui pada software yang baru dirilis, tidak jarang ditemui juga pada software yang memang sudah lama dirilis. Tentu untuk beberapa kasus bug ini sangat berbahaya apalagi yang berkaitan dengan software aplikasi keuangan, data dan keamanan. Untuk itu Anda perlu berhati-hati dalam memilih software.

Apa Itu Bug

Apa Itu Bug
Apa Itu Bug

Mungkin diantara Anda semua ada yang belum tahu apa itu bug?. Menurut pengertian bug adalah kesalahan yang terjadi pada perangkat komputer atau mobile yang disebabkan oleh perangkat lunak atau perangkat keras yang tidak berjalan sesuai dengan semestinya sehingga menyebabkan error. Bug ini sudah ditemukan sejak zaman dulu sebelum komputer modern saat ini.

Menurut sejarahnya istilah bug (dibaca : bag) mulai dipakai pada tahun 1940an pada saat komputer awal mulai dijalankan. Saat itu komputer Harvard Mark II yang diuji oleh mahasiswa Harvard tidak bekerja secara normal, saat itu semua tim mencari apa sebenarnya yang menjadikan komputer tidak bisa berjalan dengan normal. Setelah dicari lama akhirnya salah satu tim melihat pada panel F sekitaran relay dan menemukan seekor ngengat (dalam bahasa inggris bernama bug). Ngengat adalah hewan sejenis kupu-kupu yang masuk dalam Ordo Lapidoptera.

Akhirnya bangkai ngengat itu diambil kemudian dan dicatat dalam buku “log book”. Grace Hopper sebagai ketua tim dari mahasiswa Harvard memberikan judul catatan di log book “Kasus Pertama Dari Serangga (bug) Ditemukan”. Dari kejadian inilah asal usul nama bug yang menjadi istilah kesalahan pada komputer digunakan hingga saat ini.

Cara Menghindari Bug

Sebenarnya bug tidak bisa dihindari, kita sebagai user hanya bisa meminimalisir saja agar tidak menjadi korban bug. Bug biasa ditemui pada software developer yang kurang berpengalaman dalam membuat program, semakin komplek program yang dibuat maka peluang bug muncul akan semakin besar. Selain itu sebelum software diluncurkan secara resmi biasanya ada versi “beta” yang belum sempurna dan masih banyak ditemui bug, Anda tidak perlu menginstallnya terlebih dahulu. Dilain itu Anda bisa menginstall program aplikasi antivirus untuk berjaga-jaga jika ada efek buruk dari bug yang berbahaya untuk sistem komputer.

Baca juga : Cara Mudah Mengatasi Phising 

Penyebab Bug Terjadi

Hewan Bernama Bug
Hewan Bernama Bug

Bug walaupun kecil jangan dianggap remeh, ada salah satu kejadian dari bug yang menyebabkan kerugian hingga 1 miliyar dollar pada tahun 1966. Saat itu peluncuran roket bernama Ariane 5 hancur seketika setelah beberapa detik peluncuran. Setelah diselidiki penyebabnya adalah bug sistem kendali on-board computer pada roket tersebut. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan bug terjadi, berikut pembahasannya:

  • Human error

Human error menjadi penyebab utama adanya bug program karena manusialah yang membuat program itu sendiri. Untuk itu dalam proses develop program ada yang namanya sistem analis dan software tester untuk memastikan program yang dibuat berjalan dengan normal tidak ada kendala.

  • Komunikasi kurang baik antar programmer

Dalam proses develop program tidak bisa dikerjakan individual, harus ada kerjasama tim antar satu programmer satu dengan yang lainnya. Apalagi program yang sedang dibuat adalah yang kompleks sehingga rawan sekali terjadinya bug. Untuk itu dalam tim programmer perlu adanya seorang Lead Programmer atau Senior Programmer untuk memimpin dalam satu suatu tim.

  • Terlalu percaya diri/Egois

Bekerja dalam tim yang terpenting adalah bisa komunikasi baik dengan anggota lain. Selain itu Anda perlu melakukan diskusi dengan sesama tim jangan terlalu egois atau percaya diri dengan skill yang dimiliki. Proses develop program yang sukses diawali dari kerjasama tim yang baik.

  • Perubahan permintaan

Klien pastinya memiliki banyak kemauan yang aneh-aneh. Untuk itu Anda bisa membatasi jumlah revisi dari program yang sedang dikerjakan. Takutnya nanti deadline semakin mepet karena banyak revisi dan juga memungkinkan munculnya bug-bug baru karena banyak perubahan dalam sistem yang sedang dikerjakan.

  • Deadline

Deadline juga menjadi penyebab bug terjadi. Waktu yang mepet akan menimbulkan beberapa hal seperti pekerjaan tidak teliti, hasil tidak sempurna, banyak error dan lainnya sehingga berpotensi memunculkan bug dalam sistem.

  • Software tester kurang berpengalam

Software tester menjadi seorang yang sangat penting untuk mengantisipasi terjadinya bug. Untuk itu dalam mencari seorang software tester haruslah yang sudah berpengalaman, sehingga tidak ada bug yang lolos saat diluncurkan.

  • Kesalahan tools

Nah yang terakhir adalah tools atau alat. Saat Anda sudah yakin bahwa tidak ada bug yang dihasilkan oleh seorang programmer, maka Anda perlu mengecek semua tools yang digunakan untuk proses develop program apakah ada permasalahan atau tidak.

Bug Hunter

Bug Hunter
Bug Hunter

Dibalik banyaknya bug yang terjadi saat ini, ada salah satu pekerjaan yang menarik yaitu menjadi bug hunter atau ada juga yang menyebut bug bounty. Untuk menjadi seorang bug hunter perlu memiliki skill tinggi dalam hal teknis dan analisis. Contohnya James Kettle yang menjadi salah satu bug hunter kenamaan dunia yang dapat menghasilkan lebih dari 350.000 dollar pertahun.  Bagaimana menarik bukan untuk menjadi seorang bug hunter?

Untuk mengamankan website Anda dari serangan hacker, Anda perlu memberikan lapisan keamanan tambahan, salah satunya dengan menggunakan SSL (Secure Socket Layer). Dengan SSL Anda akan mendapatkan proteksi keamanan mulai dari 256 bit untuk SSL Murah seperti Sectigo Positive SSL. Tunggu apalagi amankan website Anda dengan SSL sekarang juga.

Terima kasih