Nadia Agatha Penerjemah dan Mahasiswa S2 tingkat akhir. Ia menggemari diskusi berbagai topik sekaligus menuliskan ide-idenya melalui media microblog.

8+ Security Tips Work From Home untuk Keamanan Data

3 min read

work from home

Keamanan data adalah hal utama yang harus diperhatikan saat Work From Home. Apalagi jika perusahaan tempat Anda bekerja memiliki infrastruktur IT yang kurang memadai.

Untuk itu, kami akan membahas caranya meningkatkan keamanan Anda saat WFH, agar selalu aman saat bekerja.

Namun, mari bahas dulu apa itu WFH atau Work From Home beserta kelebihan dan kekurangannya sebelum mengetahui tips-tips keamanan saat bekerja remote.

Apa Itu WFH?

kerja remote
Business vector created by stories – www.freepik.com

WFH atau Work From Home adalah sebuah istilah yang sedang tren saat ini. Frasa ini artinya bekerja dari rumah atau sering disebut juga dengan telecommuting atau bekerja remote.

Anda tidak perlu hadir secara fisik di kantor seperti dulu. Ada banyak alasan mengapa bekerja remote ini menjadi sebuah tren.

Pertama karena pandemi. Sejak pandemi COVID 19 di tahun 2020 muncul, banyak kantor yang menjalankan kebijakan WFH demi alasan kesehatan pekerjanya.

Kedua karena berkembangnya industri dan teknologi. Adanya Zoom, Google Meet dan aplikasi kolaboratif lain yang memungkinkan pegawai untuk bekerja secara daring.

Yang terakhir adalah karena keterbatasan ruang. Semakin maju industri saat ini, ada banyak pekerjaan baru yang dulunya belum ngetren apalagi di tahun 90an seperti content specialist, content writer, dan lainnya.

Jadinya, dengan banyaknya pegawai tapi kurang akomodasinya, WFH dapat menjadi sebuah solusi.

Nah, kini GudPeople sudah paham apa itu WFH, mari bahas kelebihan dan kekurangannya.

Baca juga: Rekomendasi Aplikasi Chat Kolaboratif untuk WFH

Kelebihan WFH

Bekerja dari rumah tentunya memiliki beberapa kelebihan bila dibandingkan dengan bekerja secara offline dari kantor.

Kelebihan dari WFH ini di antaranya,

1. Menghemat Biaya Bensin

Anda tidak perlu memikirkan budget bensin untuk kendaraan Anda. Uang ini bisa dialokasikan ke tabungan.

Jadi bisa dibilang WFH ini cukup hemat di kantong karena tidak perlu mengalokasikan sebagian penghasilan untuk bensin.

2. Fleksibel

Anda bisa kerja di mana saja senyaman Anda tidak harus di rumah. Dengan begini, Anda mudah mengganti suasana kerja.

Mengganti suasana kerja akan menghindarkan Anda dari burnout juga loh, GudPeople.

3. Kenyamanan Maksimal

Membuat setup meja kerja atau ruang kerja sendiri dapat Anda lakukan.

Hal ini belum tentu bisa Anda lakukan dengan bebas di kantor. Menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dengan fasilitas lengkap akan memompa semangat dan juga mood saat bekerja.

Kekurangan WFH

Selain itu, ada juga beberapa kekurangan dari WFH di antaranya adalah,

1. Komunikasi Lambat

Saat membutuhkan bantuan, mungkin Anda harus rela sedikit menunggu karena bisa saja rekan kerja mematikan notifikasi atau AFK (away from keyboard).

Beda dengan bekerja offline, Anda bisa membicarakan perihal kerjaan atau meminta bantuan secara langsung tanpa harus menunggu.

2. Banyak Distraksi

Tetangga Anda sedang menggergaji sesuatu di pagi hari saat ada meeting penting? Atau anggota keluarga berisik?

Hal tersebut tidak dapat dihindari selama WFH, bisa jadi ini dapat menjadi faktor pengganggu kinerja Anda.

3. Suasana Kurang Mendukung

Suasana rumah yang nyaman dan hawa-hawa rumah yang mengajak Anda untuk selalu bersantai mungkin akan sedikit mengganggu proses kerja.

Security Tips untuk WFH

Nah, aman berada di rumah bukan berarti Anda bisa aman menjaga data pekerjaan saat WFH.

Tapi tenang saja, kami memiliki beberapa tips yang sangat mungkin Anda gunakan untuk menambah proteksi selama bekerja remote.

1. Pasang VPN

Di luar sana ada banyak sekali ancaman dari pihak yang tidak bertanggung jawab dan membahayakan keberlangsungan aktivitas kerja Anda.

Dengan menggunakan VPN, Anda bisa menambah keamanan dengan menciptakan koneksi internet yang lebih secure dan reliable.

Kami sarankan untuk menggunakan layanan VPN premium dan memiliki tim support ya, GudPeople.

2. Gunakan Software Terupdate

Software yang ketinggalan jaman versinya akan lebih rentan terkena serangan keamanan.

Tentunya Anda tidak mau jika hal ini terjadi, bukan? Maka, cek berkala aplikasi-aplikasi yang Anda gunakan.

Lakukan update software jika sudah ada update versi terbaru dari developer resminya, ya.

Usahakan juga untuk tidak menginstal aplikasi dari pihak ketiga yang mana biasanya ilegal agar terhindar dari malware.

3. Aktifkan Two-Factor Authentication

Two-Factor Authentication atau 2FA adalah sebuah prosedur lanjutan untuk memverifikasi akses akun yang ingin dibuka.

Dengan begitu, meningkatkan keamanan juga bisa dilakukan dengan mengaktifkan 2FA. Kami pikir, mengaktifkan 2FA adalah ahl wajib apalagi untuk email penting.

Dengan 2FA, Anda bisa menghalau siapapun untuk mengakses akun Anda.

4. Gunakan Password yang Kuat

lastpass
LastPass Pasword Manager

Siapa yang suka menggunakan satu password untuk semua akun? Sebetulnya itu adalah praktek yang buruk untuk sebuah keamanan IT.

Setidaknya Anda harus menggunakan satu password yang sama hanya untuk dua akun berbeda.

Selain itu jangan gunakan password berupa nama, tanggal lahir atau apapun yang mudah tertebak.

Untuk mempermudahnya, gunakan password manager. Anda bisa membuat password yang kuat dan langsung menyimpannya ke dalam vault.

Baca juga: Rekomendasi Password Manager Terbaik yang Layak Dicoba

5. Enkripsi File Sharing

Pastikan file yang bersifat rahasia atau penting harus dienkripsi.

Langkah ini harus Anda lakukan agar data yang dimiliki tidak bisa dilihat oleh pihak lain.

Dengan begitu, data Anda dan perusahaan akan aman dari pencuri atau dari pihak yang ingin menimbulkan kerugian.

6. Rajin Backup Data

Kami tidak tahu kapan bahaya dapat menghampiri perangkat Anda dan bisa jadi saat hal itu menimpa perangkat yang digunakan, data di dalamnya ikut lenyap.

Nah, untuk menghindari hal tersebut, akan lebih baik jika Anda membackup data secara berkala agar terhindar dari kehilangan data penting.

7. Gunakan Browser Aman

Menggunakan browser yang aman tentunya sangat penting karena tak jarang Anda memasukkan informasi pribadi saat menggunakan browser ketika ingin berselancar di internet.

Kami pernah membahas tentang Rekomendasi Browser Aman yang dapat Anda gunakan.

Namun kami juga menyarankan untuk menggunakan Brave atau DuckDuckGo jika Anda menghindari pengambilan data seperti lokasi dan cookies.

8. Memisahkan Perangkat Kerja dengan Pribadi

Hal ini penting agar jika nantinya perangkat pribadi Anda terkena serangan malware atau terjadi hal buruk, pekerjaan akan tetap aman.

Tidak perlu merogoh kocek sendiri karena biasanya kantor akan menyediakannya.

9. Instal Anti-Malware

Di dunia maya yang begitu luas, ancaman siber semakin mungkin untuk menimpa Anda.

Maka, tidak ada salahnya jika Anda berinvestasi sedikit dengan membeli lisensi anti-malware agar perangkat yang digunakan selalu aman.

Penutup

Kemanan perangkat juga perlu diperhatikan agar saat bekerja remote, Anda bisa tetap bertanggung jawab atas jalannya pekerjaan.

Untuk itu, pastikan agar semuanya aman. Nah, berbicara soal keamanan, keamanan website yang dikelola juga penting, loh GudPople.

Maka jangan lupa untuk pasang SSL murah dan terpercaya dari Gudang SSL, ya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Nadia Agatha Penerjemah dan Mahasiswa S2 tingkat akhir. Ia menggemari diskusi berbagai topik sekaligus menuliskan ide-idenya melalui media microblog.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *