Perangkat Jaringan Komputer: Pengertian dan Fungsinya

3 min read

perangkat jaringan komputer

Apakah GudPeople familiar dengan istilah jaringan komputer?

Sebuah frasa yang digunakan untuk merujuk pada dua atau lebih komputer yang saling terhubung melalui sebuah jaringan.

Komputer yang sudah terhubung ke dalam jaringan dapat saling berbagi data dan sumberdaya seperti printer atau speaker.

Nah, agar sebuah jaringan dapat terbentuk di antara komputer-komputer tersebut, diperlukan adanya perangkat jaringan komputer yang memadai.

Apa saja nama perangkat jaringan komputer yang dibutuhkan? Kemudian, apa saja fungsi dari perangkat-perangkat tersebut?

Jika Anda penasaran, silakan temukan jawaban lengkapnya pada penjelasan di bawah ini!

Daftar Perangkat Jaringan Komputer

Dalam pembangunan jaringan komputer, terdapat setidaknya 12 perangkat keras yang diperlukan, yaitu:

1. Komputer Server

Komputer server merupakan perangkat yang digunakan untuk menyimpan database dan mengelola segala aktivitas yang terjadi di dalam jaringan komputer.

Komputer server akan melayani setiap request komputer client untuk mengirimkan data atau file yang diminta. 

Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa komputer server memiliki peran sebagai pusat dari seluruh jaringan komputer.  

Lebih lanjut, komputer server umumnya memiliki spesifikasi hardware yang lebih tinggi, terutama dari segi processor dan RAM-nya. 

Sistem operasi yang digunakan juga berbeda dengan komputer biasa, yaitu menggunakan Windows Server atau Linux Debian.  

2. Komputer Client

Komputer client adalah perangkat komputer yang tersambung ke dalam jaringan dan digunakan oleh user untuk mengakses data yang berada di dalam server.

Apabila tidak terhubung ke dalam sebuah jaringan, Anda tidak bisa menyebut sebuah komputer sebagai client. 

4. Kabel

Kabel merupakan media yang digunakan untuk menghubungkan perangkat jaringan satu dengan perangkat jaringan lainnya. 

Selain untuk menghubungkan perangkat dalam jaringan, kabel juga berfungsi sebagai media transmisi data antar komputer server dengan komputer client atau komputer client dengan komputer client.

Ada tiga jenis kabel yang digunakan dalam membangun jaringan komputer, yaitu kabel: 

perangkat jaringan komputer

a. UTP (Unshielded Twisted Pair) 

Kabel UTP digunakan pada jaringan LAN untuk menghubungkan komputer ke perangkat jaringan atau komputer ke komputer. 

Kabel ini disusun secara berlilitan untuk mengurangi induksi dan kebocoran pada kabel.

b. Coaxial

Kabel Coaxial adalah kabel tembaga yang dibuat khusus dengan pelindung logam dan komponen lainnya. Pelindung tersebut digunakan untuk memblokir gangguan sinyal. 

Kabel coaxial sendiri memiliki kecepatan transmisi data mulai dari 10 MBps hingga 100 MBps. 

Sayangnya, penggunaan kabel coaxial terbatas untuk koneksi 30 perangkat saja. 

c. Fiber Optic

Fiber optic merupakan kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus, yaitu dengan diameter 120 mikrometer. 

Kabel ini berfungsi sebagai media transmisi sinyal cahaya sehingga memiliki kecepatan super hingga 1 GB/detik. 

Baca juga: Jaringan WAN – Pengertian, Fungsi, Kelebihan, dan Kekurangannya

5. Konektor

Konektor adalah sebuah perangkat keras yang dipasang pada bagian ujung kabel agar kabel dapat terhubung dengan network adaptor atau NIC, sehingga transmisi data berjalan dengan baik. 

Dalam perangkat jaringan, ada beberapa macam konektor yang digunakan, antara lain: 

  • Konektor RJ-45 – konektor untuk kabel UTP dan sekarang menjadi yang paling banyak digunakan. 
  • Konektor BNC/T – konektor ini digunakan untuk kabel coaxial. 
  • Konektor ST – konektor untuk kabel fiber optic dan saat ini menjadi konektor dengan harga yang paling tinggi. 

Kemudian, untuk memastikan apakah konektor sudah terpasang dengan baik, Anda dapat menggunakan konektor tester. 

6. Switch

perangkat jaringan komputer

Switch adalah perangkat jaringan yang berfungsi untuk memecah jaringan dari satu server agar dapat tersambung dengan komputer client yang berada dalam suatu jaringan lokal. 

Jumlah port dalam sebuah switch bervariasi dan biasanya merupakan kelipatan dari empat. 

Ada yang memiliki 4 port, 8, 16, 32, 64, dan seterusnya, dimana semakin banyak port yang tersedia harga switch akan semakin mahal. 

Selain untuk memecah jaringan, switch juga berfungsi untuk:

  • Looping Avoidance – mencegah terjadinya looping saat penerimaan data. 
  • Meneruskan Paket Data Frame – menyaring serta meneruskan data frame kepada alamat MAC (Media Access Control) tertentu. 
  • Address Learning – mencatat alamat MAC antar perangkat jaringan yang sedang berada dalam koneksi.

7. Hub

Hub memiliki fungsi yang hampir mirip dengan switch yaitu untuk membagi jaringan yang berada di dalam satu server. 

Umumnya perangkat keras jaringan komputer ini digunakan pada jaringan LAN. 

Hal yang membedakan antara hub dengan switch terletak pada kemampuannya untuk mengatur komputer client. 

Hub tidak memiliki kemampuan sepintar switch untuk mengatur dan membatasi paket data yang terkirim, jadi pembagiannya bisa tidak adil antara satu komputer client dengan komputer client byang lain. 

8. Bridge

Bridge merupakan perangkat yang berfungsi sebagai jembatan, yang menghubungkan antara topologi jaringan lokal ke topologi jaringan lokal lain yang lebih besar. 

Contohnya topologi jaringan antar ruangan yang ada di suatu perusahaan kemudian dihubungkan ke topologi jaringan perusahaan antar kota. 

9. Router

perangkat jaringan komputer

Router berfungsi sebagai pembagi jaringan internet menggunakan protokol TCP/IP pada komputer client. 

Dengan kata lain, router adalah pemberi IP Address seluruh komputer client yang terhubung di dalam jaringan, sehingga setiap client memiliki IP Address yang berbeda. 

10. Access Point

Access Point merupakan perangkat jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan perangkat nirkabel dengan jaringan lokal menggunakan teknologi wireless seperti WiFi, bluetooth, dan lain sebagainya. 

Selain itu, access point juga memiliki fungsi sebagai pengaman sebab ia memiliki kemampuan untuk mengizinkan atau menolak suatu perangkat untuk terhubung ke dalam suatu jaringan yang sama. 

11. Repeaters

Repeaters merupakan perangkat yang berfungsi untuk memperluas jaringan WiFi utama maupun menguatkan sinyal data dari jaringan kabel.

Repeater biasanya digunakan untuk kabel jaringan yang menghubungkan dua lokasi yang letaknya berjauhan. 

12. LAN Card

Lan card adalah penghubung komputer-komputer client dengan menggunakan media kabel dan banyak digunakan dalam jaringan LAN. 

Selain sebagai penghubung jaringan, LAN card juga berfungsi untuk mengubah aliran data dari yang berbentuk paralel menjadi serial.

Setelah diubah menjadi aliran serial, barulah data tersebut dapat ditransmisikan melalui kabel UTP. 

13. NIC (Network Interface Card) 

NIC merupakan kartu yang dipasang pada komputer atau laptop untuk menerima koneksi jaringan kabel atau jaringan WiFi. 

14. Modem

Modem merupakan kependekan dari Modulator Demodulator, sebuah perangkat keras yang digunakan untuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital maupun sebaliknya.

Ia berperan sebagai perangkat perantara yang dapat menerima data digital dari sebuah perangkat komputer seperti laptop atau PC.

Data digital tersebut kemudian akan diubah menjadi data analog  agar dapat dikirimkan ke dalam jaringan komunikasi.

Dan begitu data analog akan dikirimkan kembali kepada perangkat komputer, modem akan mengubahnya lagi menjadi data digital sehingga dapat dibaca oleh perangkat.

Ada 3 jenis modem yang dapat Anda gunakan yaitu tipe kabel, dial-up, DSL, GSM, dan CDMA.

Penutup

Begitulah penjelasan mengenai perangkat jaringan komputer yang dapat disampaikan oleh Gudang SSL kali ini. 

Semoga dapat membantu GudPeople sekalian dalam memahami fungsi masing-masing perangkat jaringan komputer.

Apabila Anda seorang pemilik website, pastikan situs Anda selalu aman dari serangan siber dengan memasang Sertifikat SSL, ya!

Sampai jumpa pada artikel menarik berikutnya!