Mengenal WHOIS Privacy Protection dan Manfaatnya

2 min read

Mengenal WHOIS Privacy Protection

Pada era disrupsi dan transformasi digital saat ini, data pribadi menjadi rawan untuk disalah gunakan.

Banyak orang yang belum sadar akan pentingnya menjaga data pribadi agar tidak tersebar secara bebas melalui internet.

Sebenarnya Kominfo dan Pemerintah sudah membuat rancangan UU tentang perlindungan data pribadi (PDP).

Harapannya rancangan undang-undang ini bisa segera disahkan agar oknum-oknum pencuri data pribadi bisa segera diproses secara hukum.

Dan satu lagi, kesadaran untuk mengamankan data harus datang dari orangnya sendiri, bukan dari penyelenggara kebijakan.

Nah pada saat pendaftaran domain baru, Anda akan diminta untuk memasukan data pribadi sebagai identitas dari pemilik sah domain tersebut.

Tetapi biasanya identitas pemilik domain banyak yang disembunyikan karena alasan keamanan data. Fitur ini biasanya dijual terpisah dari domain, namanya adalah WHOIS Privacy Protection.   

Apa itu WHOIS Privacy Protection

Jika sebelumnya Anda pernah membeli domain secara langsung, maka pasti bertemu dengan pilihan WHOIS Protection.

WHOIS Privacy Protection adalah layanan tambahan dari registrar domain  untuk mengamankan informasi pribadi dari pemilik domain agar tidak dipublikasi ke internet.

WHO.IS
WHO.IS

Sebelumnya banyak terjadi penyalahgunaan data dari WHOIS domain, data penting yang tercantum di WHOIS seperti nama lengkap, alamat, nomor telepon, email dll  menjadi target para hacker.

Layanan WHOIS protection ini menjadi fitur opsional, tergantung kebutuhan saja.

Untuk harga WHOIS protection pada tiap registrar domain berbeda-beda, contoh saja di Qwords untuk layanan WHOIS Privacy Protection selama satu tahun biayanya 30 ribu saja.

Jika dihitung ini termasuk murah apalagi fungsinya menjaga keamanan data pribadi domain Anda.

Kelebihan WHOIS Privacy Protection

Berikut ada beberapa kelebihan yang akan Anda dapatkan saat menggunakan WHOIS Protection:

  • Mengurangi spam

Salah satu keuntungan menyembunyikan data WHOIS adalah terhindar dari email spam yang dikirimkan ke alamat email pribadi.

Jika data WHOIS tidak diprotect, semua informasi pribadi akan terbuka sehingga siapa saja bisa dengan mudah memanfaatkan data untuk tindak kejahatan.

  • Mencegah pencurian identitas

Data yang ditampilkan pada WHOIS adalah bersifat pribadi. Untuk itu sangat rawan terjadi pencurian identitas untuk tindak kejahatan seperti pembobolan kartu kredit, ATM dan akun keuangan lainnya.

Mereka akan memanfaatkan semua data dari informasi pribadi untuk bisa mendapatkan akses ke akun perbankan.

Tetapi jika memasukan data palsu, saat ada masalah dengan nama domain Anda akan kesulitan saat mengurusnya.

Baca juga : Bahaya Menggunakan VPN Sembarangan

Kekurangan WHOIS Privacy Protection

Dibalik kelebihan yang dimilikinya, penggunaan WHOIS Privacy Protection ternyata juga menimbulkan permasalahan. 

Salah satu masalah terbesar yang dihadapi saat menggunakan WHOIS adalah bisnis Anda terlihat mencurigakan bagi para pelanggan.

Ketika para pelanggan membeli produk atau jasa dari website Anda, mereka akan menaruh curiga karena informasi pemilik bisnis ternyata disembunyikan.

Karena saat ini sudah terjadi banyak kasus tindak kejahatan menggunakan website yang berisi penipuan dan saat  dilacak datanya palsu tidak bisa ditemukan. 

Cara mengecek pemilik domain

Bagi Anda yang penasaran bagaimana sebenarnya cara mengecek informasi pemilik domain, silahkan ikuti tutorialnya berikut ini:

  • Silahkan buka website https://www.whois.com/
  • Kemudian siapkan nama domain yang akan Anda cek identitasnya, disini kami memberikan contoh domain “qwords.com” dan “ads.id”.
  • Jika sudah terbuka websitenya, silahkan masukan domain pada kolom pojok atas seperti gambar berikut ini.

    Cek domain di WHOIS
    Cek domain di WHOIS

  • Pertama kami akan memberikan contoh domain qwords.com contoh tanpa menggunakan WHOIS Protection. Berikut gambar detailnya.

    Data WHOIS
    Data WHOIS

  • Kedua kami akan memberikan contoh domain ads.id contoh tanpa menggunakan WHOIS Protection. Berikut gambar detailnya.
Data pada WHOIS Protection
Data pada WHOIS Protection

Nah bagaimana sudah tahu kan cara mengecek pemilik domainnya? Anda bisa mempraktekan untuk mengecek pemilik domain secara langsung.

Baca juga : Tips Menjaga Keamanan Website

Pentingkah menggunakan WHOIS?

Terakhir, pentingkah menggunakan WHOIS untuk website? Jawabnya ada dua versi yang berbeda.

  1.       WHOIS untuk perorangan

Untuk level pengguna perorangan, lebih disarankan Anda menggunakan fitur tambahan dengan mengaktifkan WHOIS Privacy Protection.

Ini dilakukan agar informasi pribadi Anda tidak tersebar dan disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Selain itu Anda bisa mencegah dari email-email spam yang terus mengirim pada email pribadi Anda.

  1.       WHOIS untuk bisnis

Untuk website bisnis, WHOIS protection lebih baik tidak diaktifkan saja.

Ini dilakukan untuk menciptakan trusted/kepercayaan dari para pelanggan yang akan melakukan transaksi bisnis.

Karena dalam bisnis, informasi yang ditampilkan bukan informasi pribadi melainkan informasi perusahaan.

Nah demikianlah pembahasan mengenai mengenal WHOIS Privacy Protection dan manfaatnya. Anda bisa mengaktifkannya atau tidak tergantung dari kebutuhan saja.

Pastikan website Anda sudah menggunakan layanan sertifikat SSL untuk memastikan pengiriman dari server menuju client lebih aman dengan adanya enkripsi berlapis.

Dengan mengkombinasikan layanan WHOIS Privacy Protection dan SSL adalah pilihan yang paling tepat.

Jika tertarik langsung saja buka website kami di Gudangssl.id.

Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *