Mengenal Jaringan Komputer – Penjelasan Lengkap!

4 min read

jaringan komputer adalah

Computer network atau jaringan komputer adalah sebuah terobosan besar dalam sejarah komunikasi manusia. 

Teknologi ini memungkinkan manusia untuk berkomunikasi secara jarak jauh dan saling bertukar data-data yang dibutuhkan. 

Untuk memahami seluk-beluk jaringan komputer secara lebih lanjut, GudPeople dapat langsung menyimak uraian di bawah ini.

Apa Itu Jaringan Komputer?

Jaringan komputer adalah jaringan yang memungkinkan terjadinya komunikasi dan pertukaran data antar komputer dengan arsitektur client-server.

Oleh karena itu, setiap perangkat yang tergabung dalam jaringan komputer dapat melakukan permintaan (client) maupun melayani permintaan (server) data. 

Untuk melakukan transmisi data, jaringan komputer menggunakan teknologi kabel dan nirkabel. 

Teknologi jaringan komputer sendiri mulai digunakan pada tahun 1988 di lingkungan universitas dan perusahaan. 

Pada awal pembangunannya, jaringan komputer lebih banyak memanfaatkan kabel coaxial. 

Namun dewasa ini, banyak yang membangun jaringan komputer menggunakan fiber optics atau teknologi nirkabel yang kita kenal sebagai WiFi (Wireless Fidelity). 

Fungsi Jaringan Komputer

Ada beberapa fungsi utama dari jaringan komputer, yaitu untuk:

1. Berbagi Sumber Daya

Jaringan komputer memungkinkan pengguna untuk membagikan sumber daya seperti data, program, dan peripheral komputer. 

Selain itu, jaringan komputer juga memungkinkan Anda untuk dapat mencadangkan data dari satu perangkat ke perangkat lain melalui internet. 

2. Memudahkan Komunikasi

Jaringan komputer memudahkan manusia untuk berkomunikasi dengan manusia atau mesin lain yang bahkan jaraknya mencapai ribuan kilometer secara real-time dan dengan biaya yang murah.

Sehingga, terjadilah komunikasi yang lebih efisien. 

3. Akses Data Secara Remote

Dengan adanya jaringan komputer, akses data secara remote alias dari jarak jauh juga sangat mungkin untuk dilakukan. 

User dapat mengakses desktop komputer lain selama perangkat komputer tersebut terkoneksi dengan jaringan internet. 

Sehingga pekerjaan dapat dilakukan kapan saja dimana saja, tidak terbatas dengan ruang dan waktu. 

4. Meningkatkan Keamanan

Jaringan komputer juga berfungsi untuk meningkatkan keamanan dari pencurian dan kehilangan data.

Data dapat diunggah ke dalam sistem cloud ataupun sistem manajemen database seperti SQL, MongoDB, dan MySQL.

5. Memfasilitasi Jalur Baru untuk Konten Entertainment

Selanjutnya, jaringan komputer juga berfungsi untuk mendistribusikan berbagai konten hiburan kepada publik seperti film, game online, musik, gosip, dan lain sebagainya. 

Jenis-Jenis Jaringan Komputer

Jaringan komputer terdiri tujuh jenis yang berbeda dan mungkin Anda sudah sering mendengar beberapa diantaranya. 

Jenis jaringan komputer sendiri dikelompokkan berdasarkan fungsi dan cakupan wilayah jaringannya. 

1. LAN (Local Area Network)

jaringan komputer adalah
Ilustrasi LAN atau Local Area Network (sumber: Cloudflare)

LAN merupakan jaringan sederhana yang digunakan untuk menghubungkan perangkat komputer pada wilayah lokal. 

Jenis jaringan ini biasanya digunakan untuk menghubungkan komputer yang ada pada satu gedung atau satu ruangan seperti di sekolah, perusahaan, rumah sakit, warnet (warung internet) dan lain sebagainya. 

Perangkat yang digunakan untuk membangun jaringan ini umumnya adalah kabel UTP atau BNC, hub, adaptor jaringan, switch, kabel ethernet, dan router. 

Lebih lanjut, sebagai jaringan komputer lokal, LAN memiliki beberapa ciri khusus seperti:

  • umumnya digunakan untuk kepentingan pribadi suatu komunitas sosial,
  • tidak menggunakan jaringan telekomunikasi dari operator lain,
  • proses administrasi jaringan LAN dilakukan melalui administrasi lokal.  
  • ada satu komputer yang berfungsi sebagai server,
  • transmisi data sangat cepat karena jumlah komputer yang terhubung terbatas.

2. MAN (Metropolitan Area Network)

komputer jaringan adalah
Ilustrasi MAN atau Metropolitan Area Network (sumber: Research Gate)

MAN merupakan jaringan komputer yang menghubungkan dua atau lebih komputer yang terpisah tetapi berada dalam lingkup kota yang sama. 

Jaringan ini jelas mencakup area yang lebih besar dari LAN namun lebih kecil daripada WAN dan bisa digunakan sebagai ISP (Internet Service Provider). 

MAN sendiri umumnya digunakan untuk pelanggan internet yang membutuhkan konektivitas berkecepatan tinggi seperti jaringan TV kabel di suatu kota atau jaringan DSL. 

Lebih lanjut, perangkat yang digunakan untuk transmisi data melalui MAN adalah modem, kawat, atau kabel. 

3. WAN (Wide Area Network) 

jaringan komputer adalah
Ilustrasi WAN atau Wide Area Network (sumber: Cloudflare)

WAN  adalah jaringan komputer yang cakupannya membentang luas mulai dari antar kota hingga satu wilayah negara. 

Jaringan ini umumnya dimanfaatkan untuk menghubungkan jaringan kantor yang tersebar di berbagai daerah. 

Jadi, LAN yang digunakan untuk menghubungkan komputer di dalam satu kantor akan dihubungkan dengan WAN agar dapat terhubung dengan cabang lain yang berada di luar kota. 

Untuk pembangunan jaringannya, WAN membutuhkan dana yang cukup tinggi sebab ia menggunakan kabel serat optik (fiber optic), kabel telepon, atau satelit. 

4. PAN (Personal Area Network)

Ilustrasi PAN alias Personal Area Network (sumber Geeks for Geeks)

Hampir mirip dengan LAN, PAN memiliki cakupan wilayah jaringan yang cukup sempit, yaitu sekitar sepuluh meter.

Jaringan ini umumnya digunakan untuk menghubungkan perangkat komputer dengan perangkat elektronik lain secara wireless seperti mouse, keyboard, printer, dan lain sebagainya. 

5. CAN (Campus Area Network)

CAN (Campus Area Network)
Ilustrasi CAN alias Campus Area Network (sumber Geeks for Geeks)

Jaringan satu ini bisa dibilang hampir mirip dengan MAN namun untuk area universitas atau lembaga akademi lain. 

Umumnya jaringan ini dimanfaatkan untuk memperlancar kegiatan di lingkup pendidikan seperti pertukaran data antar gedung, pelayanan administrasi, pelaksanaan ujian, dan lain sebagainya. 

Sehingga, segala data yang ada di lingkungan kampus terintegrasi dengan baik. 

Sedangkan untuk cakupan wilayahnya, CAN dapat menjangkau radius seluas 1 hingga 5 kilometer. 

6. GAN (Global Area Network) 

GAN atau Global Area Network
Ilustrasi GAN atau Global Area Network (sumber: Quora)

GAN merupakan jaringan komputer terbesar yang ada di muka bumi dan terbuka bagi seluruh umat manusia,

Istilah GAN secara umum sangat identik dengan jaringan internet yang mampu memfasilitasi jaringan untuk area global. 

Dengan internet, PC, laptop, workstation, server, smartphone, televisi, CCTV, dan berbagai IOT (Internet of Things), dapat terhubung serta dimanfaatkan sesuai kebutuhan. 

7. VPN (Virtual Private Network)

VPN merupakan jaringan komputer dengan memanfaatkan koneksi internet yang aman, di mana untuk mengaksesnya Anda membutuhkan kredensial (username, password, dan lainnya).

Koneksi internet aman ini umumnya digunakan kantor untuk bertukar data sensitif dan untuk mendapatkan akses secara remote. 

Selain itu. VPN umumnya juga dimanfaatkan oleh beberapa user untuk menembus website yang terkena pembatasan wilayah atau diblokir oleh pemerintah. 

Topologi Jaringan Komputer

Topologi merupakan tata letak dari perangkat yang saling terhubung melalui media komunikasi kabel maupun nirkabel. 

Di dalam jaringan komputer, ada empat  jenis topologi yang dasar yang perlu diketahui, yaitu: 

1. Bus

Topologi bus merupakan jaringan yang paling sederhana, dimana seluruh komputer terhubung pada satu jalur transmisi induk yang sama bernama kabel coaxial. 

Karena hanya menggunakan satu media transmisi induk, kinerja topologi ini sangat dipengaruhi oleh jumlah komputer yang terhubung dalam jaringan.

Maka dari itu, jenis topologi ini lebih cocok jika diterapkan dalam jaringan skala kecil.  

Walau topologi bus dikatakan sangat mudah untuk diimplementasikan, namun ia memiliki beberapa kelemahan pada kabel induknya. 

Apabila kabel induk putus di satu titik, komputer/terminal yang ada di belakangnya akan terpengaruh. 

2. Ring

Dalam topologi ring, letak perangkatnya melingkar bagaikan bentuk sebuah cincin. 

Sehingga untuk mencapai tujuan, informasi akan ditransmisikan secara berputar. Baik searah jarum jam maupun sebaliknya. 

Dalam menciptakan koneksi, topologi ring menggunakan teknologi FDDI, SONET, token Ring serta kabel UTP.

Oleh karena bentuknya yang melingkar, maka, apabila terjadi kerusakan di satu titik kabel UTP, seluruh kinerja jaringan akan terganggu. 

Topologi satu ini biasanya digunakan pada gedung perkantoran atau kampus.

3. Star

Topologi star atau bintang merupakan bentuk yang banyak digunakan untuk jaringan rumah. 

Di dalam topologi ini, setiap terminal dalam jaringan terhubung pada sebuah perangkat yang disebut switch/hub. Switch sendiri berfungsi sebagai pusat pengatur lalu lintas data.

Dibandingkan dengan topologi bus, topologi star umumnya membutuhkan lebih banyak kabel UTP atau 10/100/1000 Base-T.

4. Mesh

Dalam topologi mesh, semua titik dalam terminal akan saling terhubung dengan titik yang lain.

Hal itu membuat topologi mesh memiliki bentuk jaringan yang kompleks. 

Keuntungan dari penggunaan topologi ini adalah rendahnya kemungkinan terjadinya kemacetan alias kegagalan koneksi. 

Yang biasanya menjadi ganjalan untuk menggunakan topologi mesh adalah mahalnya biaya pemasangan karena harus menghubungkan tiap titik terminal yang ada di dalam jaringan. 

Oleh karena itu, dalam kehidupan sehari-hari, untuk menekan biaya pemasangan, tidak semua titik di terminal dihubungkan. 

Penutup

Setelah membaca ulasan di atas, pasti saat ini Anda telah memahami mengapa jaringan komputer adalah teknologi yang disebut sebagai terobosan besar dalam komunikasi manusia. 

Salah satu jaringan komputer yang sangat dekat dengan Anda adalah penggunaan internet dalam kehidupan sehari-hari. 

Nah, sebagai salah satu provider sertifikat SSL, kami ingin terus membantu untuk menjadikan aktivitas pertukaran data Anda di dalam jaringan internet menjadi lebih aman dari tindak pencurian data. 

Oleh karena itu, pastikan Anda lebih bijaksana saat akan melakukan pertukaran data di internet. Pastikan website yang Anda kunjungi sudah menggunakan sertifikat SSL (ada tanda gembok di kolom alamat website browser). 

Dan jika Anda merupakan pemilik website, pastikan Anda telah memasang sertifikat SSL agar segala aktivitas pertukaran data dengan pengunjung aman dari serangan pihak ketiga.