Jordy Prayoga Seorang yang memiliki minat tinggi di bidang SEO, dan menuangkannya ke dalam sebuah blog pribadi

HTTP: Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerjanya

3 min read

HTTP adalah

HTTP adalah singkatan dari hypertext transfer protocol, yakni merupakan sebuah protokol yang dipakai untuk menghubungkan ke web server pada internet, atau local network.

Banyak sekali yang menggunakan protokol HTTP ini setiap saat, mungkin Anda adalah salah satunya.

Ketika Anda membaca artikel ini, berarti Anda telah menggunakan HTTP. Dan bahkan saat Anda baru membuka browser, Anda secara tidak langsung sudah menggunakan HTTP.

Lalu apakah fungsi HTTP itu? Mungkin jika tidak ada protokol HTTP, kita semua akan kesulitan untuk mengakses luasnya internet.

Berikut adalah pembahasan lengkap pengertian, fungsi, hingga cara kerja HTTP.

Pengertian HTTP

HTTP adalah protokol yang dipakai untuk mentransfer file seperti teks, gambar, video, dan file multimedia lainnya, serta memuat halaman web menggunakan tautan hypertext melalui world wide web (WWW).

Ditemukan oleh Tim Berners-Lee saat bekerja di CERN pada tahun 1989, dan sekarang HTTP sudah menjadi standar resmi yang digunakan untuk pertukaran data.

Pada dasarnya HTTP adalah protokol yang berjalan pada layer teratas TCP, dan HTTP juga berperan sebagai ‘jalan’ untuk permintaan yang dilakukan client, dan respon yang diberikan oleh server.

Setiap melakukan permintaan maupun respon, HTTP akan menggunakan port 8080 atau juga port 80.

Permintaan HTTP adalah sebuah cara platform komunikasi internet misalnya aplikasi browser untuk meminta informasi yang dibutuhkan untuk dapat menampilkan halaman website.

Setiap permintaan HTTP yang dilakukan memuat beberapa jenis data yang dikodekan dan memuat informasi seperti HTTP version, URL, HTTP method, request header HTTP, dan optional HTTP body.

Kemudian ada respon HTTP, yaitu sebuah respon yang akan diterima web client (browser) dari server terhadap permintaan HTTP.

Respon HTTP biasanya memuat HTTP status code, HTTP response headers, optional HTTP body.

HTTP sering dipakai oleh browser populer seperti Google Chrome, Safari, Edge, Safari, dan sabagainya.

Dan HTTP memang mendukung banyak aplikasi browser dan layanan web lainnya.

Fungsi HTTP

Jika dipahami dengan bahasa yang mudah dipahami, HTTP ini berfungsi untuk melakukan permintaan kepada server melalui aplikasi browser.

Misalnya Anda mengetikkan sebuah URL website, maka protokol HTTP akan meneruskannya ke server, selanjutnya server akan memberikan respon atas perintah yang Anda minta.

Kemudian bentuk respon dari server yaitu menampilkan halaman website yang telah Anda masukkan URL-nya.

Selain itu, ketika Anda mengunduh file dari website, itu merupakan salah satu peran dari HTTP dan termasuk dalam transfer gambar, video, dokumen, dan file dalam bentuk lainnya.

Sebenarnya HTTP juga dapat mengirimkan setiap data dengan aman, tetapi harus melalui proses enkripsi, setelah itu akan berubah menjadi HTTPS, atau HyperText Transfer Protocol Secure.

HTTP dan HTTPS secara umum memang sama, hanya ada beberapa perbedaan salah satunya adalah jika HTTPS sudah terpasang sertifikat SSL dan akan mengenkripsi setiap informasi sebelum dikirimkan.

Dengan demikian, pihak ketiga tidak akan bisa memantau maupun mencuri data yang sedang diproses. HTTPS dapat dikatakan sebagai protokol HTTP dengan versi yang lebih aman.

Baca Juga: Ketahui Perbedaan HTTP dan HTTPS Beserta Fungsinya

Cara Kerja HTTP

Cara kerja HTTP

Pada model client-server, client selalu memulai request dari server menggunakan aplikasi misalnya browser.

Di sini, browser berperan sebagai client, dan web server adalah servernya.

Jika dianalogikan akan seperti ini, browser berkata “tolong tampilkan saya ke website http://gudangssl.id/blog”, kemudian server akan memberikan respon yang diminta client, mungkin membalasnya dengan “berikut halaman yang diminta”, atau “maaf, halaman tidak tersedia”.

Sehingga apa yang Anda ketikkan di kolom URL akan dimunculkan sesuai dengan apa yang Anda minta, dan itu merupakan cara kerja HTTP.

Setelah memberikan respon atas permintaan client, web server tidak akan mengingat semua riwayat yang telah dilakukan, sehingga apabila proses permintaan HTTP diulang, maka prosesnya akan dimulai dari awal.

Kelebihan HTTP

Berikut adalah keuntungan HTTP yang perlu Anda ketahui:

  • Addressing

HTTP menggunakan skema addressing yang sangat baik, dan mempermudah ketika akan mengakses suatu website karena tidak harus menghafalkan barisan angka alamat IP, cukup dengan mengetikkan nama website yang ingin diakses.

  • Flexibility 

Setiap kali sebuah aplikasi membutuhkan fitur tambahan, HTTP memiliki kemampuan untuk secara langsung mengunduh data yang relevan sebagaimana yang diinginkan, misalnya Flash Player, atau Adobe Acrobat Reader.

  • Security

Pada HTTP, setiap file akan diunduh dari koneksi independen (independent connection) dan segera ditutup, sehingga intersepsi selama proses transmisi diminimalkan.

  • Latency

Ketika koneksi sudah dibuat, maka akan terjadi proses handshaking (membangun komunikasi antara dua jaringan) pada HTTP.

Proses handshaking ini tidak akan terjadi lagi setelah terjadinya permintaan atau request, sehingga dapat mengurangi latency pada koneksi.

  • Accessibility

Ketika halaman web sedang dimuat, semua halaman HTTP disimpan di cache internet yang sering dikenal dengan page cache.

Dengan demikian, saat website diakses kembali akan dapat dimuat lebih cepat.

Baca Juga: Fungsi HTTPS Untuk SEO, Apakah Ada Pengaruhnya?

Kekurangan

Setelah membahas kelebihan, kurang lengkap rasanya apabila tidak sekalian membahas kekurangan dari HTTP.

  • Data Integrity

Karena tidak menerapkan metode enkripsi pada HTTP, akan ada risiko data akan dimodifikasi oleh orang lain.

Itulah mengapa HTTP dinyatakan kurang aman dan rentan untuk data integrity.

  • Data Privacy

Privasi adalah masalah lain yang harus dihadapi ketika menggunakan HTTP, Cracker dapat memantau setiap permintaan client dan bahkan yang paling bahaya dapat mencuri username dan password.

  • IoT Device Support

HTTP menggunakan lebih banyak sumber daya sistem yang menyebabkan konsumsi daya lebih tinggi.

Semenjak perangkat IoT berisi banyak sensor wireless, menggunakan HTTP memang tidak disarankan.

Kesimpulan

HTTP adalah salah satu aspek penting dalam pertukaran data khususnya di internet.

Hampir setiap saat kita menggunakan HTTP untuk aktivitas misalnya browsing, dan sebagainya.

Namun, jika melihat pada kelemahannya yaitu kurang aman, maka sebaiknya Anda harus lebih ekstra hati-hati.

Untuk Anda yang sehari-hari mengakses website, pastikan bahwa website tersebut sudah aman dan sudah terpasang sertifikat SSL.

Kemudian, apabila Anda adalah pemilik website yang konten-konten Anda akan dilihat banyak orang.

Keamanan website harus Anda perhatikan, karena jika tidak akan berpotensi terhadap turunnya ranking website Anda di SERP.

Dengan memasang SSL, Anda sudah mendapat dua keuntungan dasar, yaitu keamanan, dan SEO friendly.

Jika Anda belum memasang sertifikat SSL, segera hubungi Gudang SSL ya GudPeople.

Semoga artikel ini dapat membantu, jangan lupa untuk membagikannya.

Jordy Prayoga Seorang yang memiliki minat tinggi di bidang SEO, dan menuangkannya ke dalam sebuah blog pribadi