Expired Domain: Pengertian, Cara Cek, Keuntungan & Kerugian

3 min read

domain expired

Dalam proses mengoptimasi website, ada satu metode yang disebut link building menggunakan domain expired.

Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, ya.

Apa Itu Domain Expired?

domain expired
Gambar oleh vectorjuice dari Unsplash

Seperti namanya, domain expired adalah domain yang sudah pernah didaftarkan oleh seseorang/perusahaan tetapi tidak diperpanjang lagi dengan alasan tertentu, sehingga bisa didaftarkan kembali. 

Nah, biasanya domain semacam ini banyak yang sudah pernah dioptimasi oleh pemilik sebelumnya, sehingga domain tersebut sudah memiliki backlink/DA yang tinggi. 

Dengan domain expired yang sudah “berkualitas” inilah dapat dijadikan sebagai alat untuk link building yang tepat.

Cara Cek Domain Expired

Untuk mencari domain expired sebenarnya cukup mudah dengan mengunjungi beberapa website seperti Moonsy atau Expireddomain.

Anda bisa menentukan mana domain yang sesuai dengan kriteria Anda karena di website tersebut terdapat fitur untuk memfilter kategori.

Jika ingin lebih mudah, Anda bisa mengunjungi website lelang domain seperti Godaddy.com.

Namun, biasanya di website lelang harganya cukup mahal karena beberapa faktor seperti usia domain, dan sebagainya.

Cara Mengaktifkan Domain Expired

Sebenarnya domain expired tergolong domain yang sudah kedaluwarsa karena tidak diperpanjang.

Namun, domain yang sudah kedaluwarsa ini dapat diaktifkan kembali dengan syarat status domain sebagai berikut.

1. Grace Period

Setelah 45 hari domain tidak diperpanjang, pemilik domain masih memiliki kesempatan untuk memperpanjang (renewal) dengan harga normal seperti saat pendaftaran domain pertama kali.

2. Redemption Period

Hampir sama dengan Grace Period, hanya saja untuk redemption period berlaku selama 30 hari. Setelah itu domain dapat diperpanjang dengan biaya tambahan.

3. Pending Delete

Pada status ini, domain sudah tidak dapat diperpanjang oleh pemiliknya dan sudah masuk dalam daftar lelang di Godaddy/Namecheap. Status pending delete ini berlangsung selama 5 hari.

4. Available

Untuk domain expired yang berstatus available berarti sudah tersedia lagi untuk umum, dan Anda bisa membelinya dengan harga normal.

Keuntungan Domain Expired

Jika Anda memutuskan untuk membeli domain yang sudah kedaluwarsa, Anda akan mendapat beberapa benefit sebagai berikut:

1.  Ranking Tinggi

Anda tidak perlu bersusah payah untuk mengoptimasi website dari awal karena domain expired sudah dioptimasi sedemikian rupa agar mendapatkan ranking yang tinggi.

Domain semacam ini biasanya dimiliki oleh perusahaan/organisasi besar.

2. Backlink Yang Berkualitas

Ranking tinggi sebuah nama domain berbanding lurus dengan kualitas backlink yang dimiliki.

Tak jarang dijumpai bahwa backlink yang terdapat pada domain ini berasal dari website besar yang sudah memiliki kredibilitas tinggi.

3. Bebas Penalti Google

Domain yang sudah pernah digunakan dan dioptimasi oleh pemilik sebelumnya pasti akan terindeks oleh Google.

Dan jika Anda bisa memilih dengan tepat, potensi penalti yang diberikan oleh Google akan dapat Anda hindari karena bisa saja domain yang Anda pilih memiliki track record yang “bersih”.

hal ini bisa terjadi apabila pemilik sebelumnya karena tidak pernah menerapkan semacam black hat SEO/spam yang justru akan menurunkan ranking website dan terkena penalti Google.

Kerugian Domain Expired

Selain keuntungannya yang cukup menggiurkan, ada beberapa kerugian yang dapat Anda jadikan sebagai pertimbangan sebelum akhirnya memilih untuk membeli domain kedaluwarsa ini.

1.  Pernah Terkena Penalti

Penyebab domain pernah dipenalti Google ini akan membuat hasil optimasi yang pernah dilakukan oleh pemilik domain sebelumnya terhapus dari indeks Google.

Namun, Anda sebagai pemilik domain kedaluwarsa seperti ini bisa meminta google untuk mengindeks kembali domain tersebut, tetapi hal itu hanya akan membuang waktu Anda.

2. Bekas Domain Ilegal

Bisa saja domain expired yang Anda miliki punya track record yang buruk. Entah itu digunakan oleh pemilik sebelumnya untuk website judi/pornografi, dan kegiatan ilegal lainnya yang membuat reputasi domain Anda menurun.

3. Popularitas Domain Berkurang

Jika Anda membuat link building pada domain expired, tentu tidak akan langsung mendapatkan hasil yang maksimal.

Karena “kekuatan” domain expired membutuhkan waktu beberapa hari bahkan berbulan-bulan untuk dapat kembali efektif untuk dijadikan sebagai target link building.

4. Backlink Tidak Berkualitas

Karena salah satu tujuan membeli domain ini adalah karena backlink-nya, tetapi tidak semua domain kedaluwarsa ini memiliki backlink yang berkualitas.

Anda harus memperhatikan apakah backlink yang ada mengarah ke website sungguhan. 

Dan perlu diketahui bahwa jumlah backlink yang banyak tetapi kualitasnya rendah tidak akan berpengaruh banyak untuk meningkatkan traffic

Untuk melihat seberapa bagus kualitas backlink, Anda bisa menggunakan tools berbayar seperti Ahrefs.

Baca Juga : Fungsi HTTPS Untuk SEO, Apakah Ada Pengaruhnya?

Tips Mengaktifkan Domain Expired

Setelah mengaktifkan kembali, Anda juga harus mengaktifkan SSL karena SSL yang terpasang di domain lama juga pasti kedaluwarsa. 

SSL sangat berperan aktif dalam mengamankan jaringan ketika mengakses suatu website.

Apabila domain kedaluwarsa diaktifkan kembali, alamat protokolnya akan menjadi HTTP yang mana itu belum terpasang SSL.

Nah, di sini peran SSL yang salah satunya mengubah HTTP menjadi HTTPS. 

Selain itu, kegunaan SSL dalam SEO adalah membantu website akan lebih mudah untuk terindeks Google.

Bayangkan saja jika Anda membeli nama domain baru atau yang sudah kedaluwarsa dengan konten yang berkualitas tetapi belum memiliki SSL, website akan sulit bersaing di mesin pencarian.

Anda tidak perlu bingung di mana yang menyediakan sertifikat SSL, karena Gudang SSL siap membantu mengamankan website Anda.

Kesimpulan

Expired domain memanglah sangat menguntungkan bagi Anda para praktisi SEO yang ingin mengoptimasi website sebagai link builder.

Namun, Kami sangat menyarankan dalam memilih domain expired haruslah hati-hati dan penuh pertimbangan agar pembelian Anda bisa disebut sukses.

Sekian pembahasan pada artikel kali ini, jika Anda menemui kesulitan, silakan berkomentar di bawah, ya.

Perbedaan IPv4 dan IPv6, Kelebihan dan Kekurangannya

Anda belum mengetahui perbedaan IPv4 dan IPv6? Jika Anda memiliki hobi di bidang jaringan internet, pasti Anda sering menjumpai istilah IP, entah itu IPv4...
Jordy Prayoga
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *