Nadia Agatha Penerjemah dan Mahasiswa S2 tingkat akhir. Ia menggemari diskusi berbagai topik sekaligus menuliskan ide-idenya melalui media microblog.

Ketahui Apa Saja Dampak Positif dan Negatif Internet!

4 min read

dampak positif dan negatif internet

Internet memang menjadi hal utama saat ini. Semakin maju jaman, kita dihadapkan dengan banyak hal yang berkaitan dengan internet sehingga kemungkinan kecil bisa hidup tanpa terkoneksi antara satu dengan yang lainnya. Tentunya hal ini dibarengi dengan dampak positif dan negatif internet.

Di artikel ini kami akan membagikan secara detail apa saja dampak positif dan negatif dari internet agar Anda bisa memanfaatkannya dengan maksimal dan meminimalisir dampak negatifnya.

Dampak Positif dari Adanya Internet

dampak positif dan negatif internet
Photo by Adem AY on Unsplash

Tak dipungkiri internet menjadi hal utama di era ini, Anda bisa menghubungi siapapun setiap hari tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam atau menunggu lama.

Selain itu, ada beberapa dampak positif lain dari internet dan kami akan memberikan tips untuk memanfaatkannya dengan benar.

1. Adanya Internet of Things

Mungkin istilah ini baru-baru booming. Ini karena IoT atau Internet of Things muncul di saat banyak benda bisa berintegrasi dengan internet.

Pernahkan dahulu Anda berpikir bahwa lampu, bel rumah, CCTV, AC bahkan rice cooker bisa terhubung dengan internet?

Sekarang semua perangkat bisa dihubungkan ke internet bisa memiliki fitur pendukung seperti itu.

Jadi, Internet of Things adalah benda-benda yang sebelumnya tidak diduga dapat terkoneksi dengan internet, kini dapat dikendalikan karena terkoneksi dengan jaringan tersebut.

Apakah PC dan smartphone termasuk IoT? Bukan, karena keduanya diciptakan untuk berkomunikasi dan tersambung dengan internet.

Dengan adanya IoT, hidup Anda bisa lebih aman dan lebih mudah. Anda tidak perlu repot-repot membeli parabola untuk menikmati siaran televisi.

Dengan Smart TV yang terhubung ke internet, Anda dapat menikmati siaran dengan jernih.

Kini, Anda juga bisa menanak nasi dari kantor, memberi makan peliharaan sekaligus menyalakan lampu di rumah saat Anda berada di luar kota, dan lain-lain karena adanya IoT.

Anda dapat memanfaatkan IoT secara bijak dengan menghubungkan semuanya ke Google Home atau Google Nest.

Pastikan juga IoT yang Anda gunakan bisa dijamin keamanannya seperti memilih produk dari perusahaan yang jelas seperti Philips, Xiaomi, Bardi dan lainnya.

2. Media Penyampaian Informasi Secara Cepat

Dulu, nenek moyang berkomunikasi dengan gambar di dinding goa, asap, kentongan, telegram, surat, dan sebagainya.

Semua itu tidaklah efektif dan terbatas. Selain itu, penyampaian informasi dengan hal-hal yang disebutkan tadi memakan banyak waktu.

Tapi, karena ada internet, penyampaian informasi dapat dilakukan lebih cepat. Anda dapat memanfaatkan berbagai platform media sosial.

Jika bermain ke media sosial seperti Facebook, ada grup-grup khusus dari berbagai skala untuk menyebarkan informasi terkini.

Dari skala pedukuhan hingga provinsi bisa memiliki grupnya sendiri untuk menyampaikan informasi dari berita kehilangan, kecelakaan hingga lelayu.

Karena informasi cepat menyebar, banyak kabar-kabar bahkan laporan bersifat genting dapat ditanggapi tanpa harus menunggu lama.

Untuk memanfaatkan ini, Anda bisa mendaftar ke berbagai media sosial dan berlangganan majalah atau koran online.

3. Belanja Dapat Dilakukan Online

Belanja tidak lagi harus bertatap muka. Apalagi saat pandemi, belanja tatap muka sangat riskan dilakukan.

Sekarang semua serba mudah dan aman. Anda dapat belanja apa saja dengan bantuan GoMart, GoShop, GrabMart dan eCommerce lainnya.

Anda tinggal duduk manis dan menunggu belanjaan datang dalam hitungan kurang dari sejam, tergantung jarak dan estimasi layanan pengantarannya.

Opsi pembayaran yang ditawarkan juga luas. Anda bisa menggunakan sistem COD, m-banking atau e-wallet seperti Gopay, Ovo, Link Aja dan lainnya.

Selain menjadi pembeli, Anda juga bisa berdagang melalui internet secara mudah, bahkan melakukan teknik marketing dari internet tanpa perlu mengeluarkan banyak uang.

Jika Anda tertarik untuk membuat toko online, baca juga artikel kami tentang Tutorial Cara Membuat Toko Online dengan Mudah.

4. Akses Edukasi Kian Mudah

Anda bisa belajar di mana saja. Bahkan sekarang ada akademi atau kuliah online seperti Universitas Terbuka.

Pendidikan tidak lagi terbatas pada jarak dan waktu. Tidak jarang ada universitas luar negeri yang menerima mahasiswa overseas dan pelajarannya dilakukan secara daring.

Jika Anda ingin berkonsentrasi belajar kursus tertentu, Anda juga dapat melakukannya dengan website seperti Udemy, Treehouse, Sitepoint dan lainnya.

Tidak terbatas hanya pada kuliah daring dan kursus melalui website yang umumnya berbayar, Anda juga dapat belajar melalui aplikasi dan Youtube secara gratis.

Ambil contoh, Anda ingin belajar bahasa Rusia. Alih-alih membayar les di lembaga bahasa, Anda dapat menonton video di YouTube atau mengunduh Duolingo untuk belajar secara gratis.

Dengan begini, skill Anda dapat ditingkatkan dengan mudah dan terjangkau.

5. Akses Kesehatan Terjangkau

Walau tidak bisa mengatasi keadaan darurat dan kronis, Anda bisa mengandalkan internet untuk mencari tahu keadaan kesehatan Anda.

Melalui IoT seperti smartwatch, mendeteksi gejala melalui Google atau menghubungi dokter online melalui aplikasi seperti Halodoc atau Alodok pun dapat Anda lakukan.

Selain mengatasi sakit, Anda dapat mencegah penyakit dengan menjaga pola hidup sehat melalui bantuan aplikasi penghitung kalori dan aplikasi gym.

Dengan internet, menjadi sehat begitu mudah diakses dan terjangkau.

Nah, ternyata banyak juga ya dampak positif dari internet ini, GudPeople. Lalu, bagaimana dengan

Dampak Negatif dari Internet

ilustrasi dampak negatif internet
Photo by Sebastian Herrmann on Unsplash

Selain banyak dampak positif yang bisa diberikan oleh internet, ada banyak juga dampak negatif yang harus Anda perhatikan.

Pada bagian ini kami akan menjelaskannya dan memberikan kepada Anda mengenai cara menghindarinya.

1. Serangan Malware

Jujur saja, di internet Anda dapat menemukan apa saja termasuk malware. Dunia maya terlalu luas untuk diambil positifnya tanpa menghadapi sisi negatif dari internet ini.

Malware adalah software yang dibuat dengan tujuan merugikan orang lain. Banyak sekali jenis malware yang tersebar di dunia maya.

Sebelumnya, kami telah banyak membahas tentang apa itu malware di artikel berjudul Apa Itu Malware? Bahaya dan Cara Mengatasinya

Serangan malware sangat berbahaya bagi pengguna internet. Jika perangkat terkena malware, hal buruk akan terjadi.

Bisa saja data Anda diambil, perangkat yang digunakan rusak, atau Anda akan diperas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Untuk mencegahnya, Anda bisa menginstal antivirus atau anti malware. Kami sebelumnya sudah merekomendasikan beberapa antivirus di artikel berjudul Rekomendasi Antivirus Terbaik Untuk Laptop.

Atau jangan membuka website yang tidak jelas keamanannya seperti website ilegal atau website tanpa sertifikat SSL.

2. Cyberbullying

Internet memang tempat yang luas. Kadang Anda tidak tahu siapa kah siapa yang berada di balik akun-akun yang berada di internet.

Kadang karena anonimitas ini, orang-orang menjadi lebih seenaknya di internet.

Apakah Anda pernah mendengar yang namanya cancel culture atau doxxing? Keduanya merupakan bentuk-bentuk cyberbullying.

Sebenarnya perundungan yang terjadi di internet bisa dibilang sebagai cyberbullying, tidak peduli seberapa kecil atau besar tingkat kerugian yang didapatkan.

Untuk itu, jika Anda aktif di internet, jagalah selalu identitas dan data diri untuk menghindari doxxing.

Selain itu, jaga sikap dan bertutur kata untuk menghindari pihak lain merasa sakit hati. Karena kita tidak tahu siapa yang berada di balik akun itu.

Siapa tahu, mereka bisa membahayakan Anda karena ketidaksukaannya dengan men-doxing orang yang tersebut.

3. Pornografi dan Kekerasan Grafis

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya anonimitas dan dunia maya yang luas membuat internet menjadi tempat yang berbahaya juga.

Banyak sekali konten pornografi dan kekerasan grafis dapat diakses dimana saja. Jadi bisa dibilang internet tidak ramah anak atau yang di bawah 21 tahun.

Untuk itu, peran orang tua dibutuhkan untuk mengawasi buah hatinya agar tidak mengakses kedua hal tersebut.

Selain itu, Anda juga bisa menghidupkan fitur restriction atau pasang mode anak.

4. Penipuan

Banyak sekali penipuan online, dari belanja online hingga penipuan berkedok pinjol, m-banking atau e-wallet.

Maka Anda harus sangat berhati-hati saat bertransaksi secara online. Pastikan untuk memilih toko online terpercaya yang disertai asuransi barang dan memiliki sistem pengembalian dana.

Selain itu, jangan mudah percaya dengan orang yang mengaku sebagai petugas e-wallet, pinjol atau pihak tertentu dan memberikan kode OTP ke mereka.

5. Jam Biologis Tidak Teratur

Jam tidur tidak teratur? Insomnia? Anda lebih memilih berselancar di dunia maya daripada tidur? Ini tandanya jam biologis Anda sudah terganggu.

Berselancar di internet memang menyenangkan, terlebih jika Anda bergabung ke sebuah komunitas atau forum yang sangat aktif.

Untuk mencegahnya, Anda bisa mengatur mati otomatis atau mengatur notifikasi untuk membatasi jam akses perangkat Anda melalui Settings > Digital Wellbeing.

Kesimpulan

Dampak positif dan negatif dari internet memang banyak, untuk itu Anda harus bijak menggunakannya.

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Gudpeople!

Nadia Agatha Penerjemah dan Mahasiswa S2 tingkat akhir. Ia menggemari diskusi berbagai topik sekaligus menuliskan ide-idenya melalui media microblog.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *