10 Ciri-Ciri Laptop Terkena Virus & Cara Mengatasinya

3 min read

Ciri-Ciri Laptop Terkena Virus

Perangkat laptop merupakan salah satu produk inovasi teknologi yang membantu sekali dalam memudahkan pekerjaan kita semua.

Namun dibalik canggihnya teknologi tersebut masih ada kelemahan yang cukup mengganggu yaitu masalah virus laptop.

Laptop ataupun komputer memang sangat mudah terinfeksi virus apalagi bagi Anda para pengguna sistem operasi Windows.

Keberadaan virus ini sangat merugikan pengguna laptop karena ada banyak masalah yang ditimbulkannya.

Meskipun saat ini sudah ada banyak software antivirus, virus selalu berevolusi agar tidak terdeteksi oleh antivirus. Mereka melakukan infeksi pada laptop dengan berbagai cara.

Untuk itu Anda harus selalu waspada dan juga teliti terhadap laptop.

Karena keberadaan virus bisa dideteksi sejak dini dengan mengetahui ciri-ciri laptop terkena virus.

Nah pada pembahasan kali ini kami akan membahas ciri-ciri laptop yang terkena virus dan bagaimana cara mengatasi virus.

Agar tidak ada informasi yang kelewat, Anda bisa membacanya sampai akhir artikel ini. Berikut pembahasan lengkapnya.

Ciri-Ciri Laptop Kena Virus

1. Kinerja laptop semakin lemot

Laptop lambat
Laptop lambat

Ciri-ciri laptop terkena virus yang pertama bisa dilihat dari kinerja laptop semakin lambat.

Masalah ini biasanya terjadi karena virus menggunakan resource RAM dan prosesor laptop sehingga kinerjanya menjadi lambat.

Jika kasusnya seperti ini langkah pertama adalah scanning virus dari laptop. Hindari dulu browsing atau membuka data, tunggu proses scanning sampai selesai.

2. Antivirus mendadak mati

Virus merupakan perangkat lunak yang memiliki berbagai kemampuan, salah satunya merusak program.

Termasuk antivirus pun bisa dinonaktifkan oleh virus.

Untuk itu pastikan antivirus selalu hidup dan lakukan scanning virus secara berkala untuk menghindari laptop terkena virus.

3. Ada program yang tidak biasa

Virus dan malware biasanya disusupi oleh program-program yang diinstall otomatis pada laptop.

Anda perlu mengecek pada menu “Apps and Features” terutama program-program yang tidak Anda install.

Anda bisa langsung uninstall program-program mencurigakan, jika Anda belum tahu cara uninstall aplikasi laptop bisa baca pada artikel sebelumnya.

Jika aplikasi tidak bisa diuninstall, cobalah menggunakan software uninstall pihak ketiga seperti Revo Uninstaller atau sejenisnya.

4. Banyak muncul iklan

Popup Ads
Popup Ads

Ada jenis virus yang bekerja dengan cara yang berbeda yaitu dengan menampilkan iklan pada laptop. Biasanya virus jenis malware ini menyerang pada browser.

Iklan-iklan yang muncul ini biasanya muncul secara paksa dan juga bisa mengubah hasil pencarian pada browser Anda.

Solusinya Anda bisa reinstall browser atau install antimalware untuk menghapus malware yang menjangkiti browser.

Virus jenis iklan ini biasa muncul saat terkoneksi ke jaringan internet saja, saat tidak ada jaringan virus ini tidak akan bisa bekerja.

5. File hilang atau terkunci

File hilang secara tiba-tiba? Bisa jadi penyebabnya dari virus.

Banyak virus yang bekerja dengan menyembunyikan file-file penting pada komputer, ada juga virus yang mengunci file agar tidak bisa diakses oleh pengguna.

Baca juga : Begini Cara Menjaga Keamanan Sistem IT

6. File banyak yang rusak atau corrupt

Saat Anda menemukan beberapa file rusak/corrupt, mungkin Anda perlu waspada karena ini bisa jadi salah satu tanda virus sudah mulai menyerang laptop. Virus biasanya bekerja dengan menghapus file pada komputer.

Ketika kasusnya seperti ini, langkah terakhir adalah melakukan restore file seperti semula.

Jika filenya hanya sebatas disembunyikan, maka peluang besar untuk file kembali lebih besar, tetapi jika sudah dihapus maka peluang file kembali lebih sulit.

7. Hardisk tiba-tiba penuh

Hardisk full
Hardisk full

Kadangkala virus suka membuat pengguna laptop panik karena hardisk tiba-tiba penuh.

Ada beberapa virus yang bekerja dengan menduplikat file-file yang ada pada hardisk sehingga langsung penuh.

8. Kinerja prosesor selalu penuh

Karena banyak program dari virus yang berjalan, kinerja prosesor selalu tinggi.

Akibatnya saat membuka aplikasi lain terasa lambat. Ini terjadi karena prosesor sudah kewalahan karena menjalankan banyak program.

Untuk itu selalu cek pada bagian Task Manager > CPU untuk mematikan prosesor bekerja dengan normal. Selalu cek juga program-program yang memakan resource CPU besar apakah normal atau upnormal.

9. RAM selalu penuh

Ada beberapa jenis virus yang menginstall aplikasi-aplikasi tanpa sepengetahuan pemilik laptop.

Ada juga virus jenis backdoor yang tidak terlihat tetapi memberatkan kinerja RAM komputer.

Anda bisa cek pada bagian Task Manager terutama program-program mencurigakan yang memakan resource RAM besar.

10. Sering restart dan mati mendadak

Restart computer
Restart computer

Kasus seperti ini biasanya terjadi kalau penyebaran virus sudah meluas. Laptop akan melakukan restart sendiri atau mati mendadak karena hang ataupun freeze yang ditimbulkan oleh virus.

Ini terjadi saat kinerja laptop sudah penuh mulai dari prosesor, RAM dan hardisk sehingga sistem secara otomatis melakukan restart untuk menghindarkan overheating.  

Cara Mengatasi Laptop Kena Virus

Penyebab utama dari serangan virus paling banyak disebabkan oleh kesalahan pengguna sendiri.

Nah berikut beberapa cara mengatasi laptop terkena virus yang bisa Anda praktekkan untuk menghindarkan virus semakin menyebar parah.

Berikut cara mengatasi laptop kena virus :

  1. Selalu lakukan update antivirus secara rutin. Karena update antivirus biasanya berisi update-update virus terbaru yang berhasil dideteksi oleh pengembang software.
  2. Hindari menggunakan sistem operasi bajakan karena di dalamnya biasanya disusupi oleh program-program berbahaya.
  3. Hindari menggunakan software atau aplikasi bajakan karena rawan disusupi trojan. Lebih baik Anda menggunakan software free yang memiliki fitur mirip dan pastikan download dari website resminya.
  4. Selalu lakukan update sistem operasi terbaru terutama bagi pengguna Windows, Mac OS ataupun Linux.
  5. Selalu lakukan scanning saat mencolokkan flashdisk atau hardisk external.
  6. Hindari download-download file dari website yang tidak menggunakan Sertifikat SSL. Website yang aman bisa dilihat dari adanya logo gembok dan menggunakan HTTPS pada awal URL. Jika keduanya tidak ada lebih baik download pada website lain.

Kesimpulan

Bagaimana? sudah tahu kan ciri-ciri laptop terkena virus dan bagaimana cara mengatasinya?

Demikian pembahasan artikel dari GudangSSL.id, jangan lupa kalau butuh Sertifikat SSL Murah bisa langsung pesan saja di kami.

Harganya mulai dari 100an/tahun dengan fitur enkripsi keamanan berlapis.

Selamat mencoba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *