Nadia Agatha Penerjemah dan Mahasiswa S2 tingkat akhir. Ia menggemari diskusi berbagai topik sekaligus menuliskan ide-idenya melalui media microblog.

Penjelasan Mengenai Apa Itu NFT dan Cara Kerjanya

3 min read

apa itu NFT

Para investor kripto baru-baru ini disuguhkan dengan hal baru yaitu NFT. Lalu, apa itu NFT? NFT adalah Non-Fungible Token, aset kripto yang unik dan sedang naik daun.

Untuk penjelasan lengkapnya, kami akan jelaskan di bawah ini.

Jadi, cari lah tempat yang nyaman untuk membaca artikel tentang apa itu NFT ya, GudPeople.

Apa Itu NFT?

Sekilas, sudah ada penjelasan singkat mengenai apa itu NFT di bagian pembuka. Tapi kami akan menjelaskan lebih dalam lagi di bagian ini.

Tanpa perlu berbasa-basi lebih lama lagi, mari bahas apa itu NFT. Jadi, NFT adalah akronim dari Non-fungible Token.

Arti dari Non-fungible token itu sendiri adalah ‘tidak ada duplikatnya’ atau ‘tidak ada duanya’.

Bisa dibilang, dari definisi NFT tersebut, token ini unik dan tidak bisa digantikan oleh hal lainnya.

Sebagai contoh, kami akan mengambilnya dari cara transaksi bitcoin. Jika Anda menukarkan satu bitcoin dengan bitcoin yang lain, Anda akan mendapatkan hal yang sama dengan nilai yang sama juga.

Lain halnya dengan NFT, jika Anda menukarkan kartu trading Pokemon Squirtle maka Anda akan mendapat kartu pemain baseball Honus Wagner keluaran tahun 1909 dengan nomor seri T206. Yang mana kartu tersebut merupakan primadonanya kartu baseball.

Cara Kerja NFT

NFT Ethereum
Blockchain Ethereum untuk transaksi NFT

Bagi para investor uang kripto, mungkin tidak asing dengan yang namanya Ethereum.

Faktanya, NFT ini adalah bagian dari blockchain Ethereum, cryptocurrency terkenal seberti Dogecoin atau Bitcoin.

Selain menyediakan uang kripto, Ethereum menjadi blockchain yang mendukung transaksi Non-fungible token.

Dengan blockchain ini, seseorang dapat melakukan pelacakan kode unik dari metadata NFT yang dimiliki.

Dengan pelacakan kode unik, nantinya Anda akan mengetahui informasi mengenai penerbit token, sekaligus pemilik awal dan akhir dari token ini.

Karena karakteristiknya dan cara kerjanya inilah NFT tidak cocok dijadikan sebagai alat tukar seperti uang kripto.

Walau begitu, NFT tetap cocok sebagai hal baru atau hal lain untuk instrumen investasi.

Cara Menjadi Investor NFT

Jika Anda berminat untuk menjadi seorang investor yang memilih NFT sebagai instrumennya, maka cara di bawah ini dapat Anda lakukan, GudPeople.

Oh iya, di sini kami mengambil langkah yang harus dilakukan jika Anda menggunakan Ethereum ya, GudPeople.

1. Ketahui Apa yang Menguntungkan Jika Dijual

Perlu diketahui bahwa NFT saat ini terbatas pada hal-hal yang bisa dikoleksi.

Dengan kata lain, Anda bisa menjual hal-hal yang berkaitan dengan seni, audio maupun visual. Yang penting, barang yang akan dijual memiliki nilai yang cukup tinggi.

Ambil contoh Grimes, pasangan dari Elon Musk, yang menjual karya digitalnya sebagai NFT pada awal tahun lalu.

Ia berhasil menjualnya seharga 6 juta dolar atau jika dirupiahkan akan lebih dari 86 miliar rupiah.

Selain itu, ada NyanCat yang laku dijual seharga 690 ribu USD, yang bila dirupiahkan akan senilai lebih dari 9 miliar rupiah.

Anda bisa mengikuti jejak mereka dengan menjual artwork visual. Atau, jika Anda adalah

2. Pilih Ethereum Sebagai Cryptocurrency Anda

Untuk bisa mendapatkan mata uang kripto Ethereum, Anda harus memiliki dulu yang namanya dompet digital atau digital wallet.

Digital wallet ini nantinya akan dibutuhkan untuk menjalankan transaksi saat ingin menjual dan membeli NFT.

3. Sambungkan Dompet Digital ke Platform NFT

Setelah memiliki deposit Ethereum untuk bertransaksi NFT, maka langkah selanjutnya yang dapat Anda lakukan adalah menyambungkan dompet digital Anda ke tempat lelang NFT.

Ada beberapa tempat yang mendukung transaksi NFT dengan Ethereum, salah satunya adalah Rarible.

Untuk melakukan transaksi dengan Rarible, Anda dapat menuju ke websitenya dan mencari menu Connect Wallet dan meneruskan langkah-langkah selanjutnya.

Selesai, jika Anda ingin menjual karya Anda, maka Anda hanya perlu mengunggah karya tersebut di Rarible dan mengadakan Auction (lelang).

Tips Berinvestasi NFT

Untuk memulai berinvestasi dengan NFT, selain mengetahui caranya, Anda juga harus menguasai aspek-aspek di luar itu.

Agar Anda lebih siap dan matang untuk terjun ke dalam bisnis baru ini, kami akan memberikan sedikit tipsnya.

  • Buat karya yang memiliki signaturenya sendiri agar terkesan unik dan layak untuk auction.
  • Pahami pasar agar nantinya Anda dapat terhindar dari kerugian materi yang tidak sedikit.
  • Ketahui juga apa yang ditawarkan dan didapatkan di pasar ini agar Anda tidak merasa kehilangan arah saat bertransaksi.
  • Jangan gunakan uang darurat atau tabungan, gunakan uang dingin agar Anda selalu terhindar dari masalah finansial.

Nah, dengan begitu, Anda bisa bersiap untuk melakukan auction atau pelelangan sebagai kreator NFT atau pembeli.

Keuntungan Berinvestasi dengan NFT

Ternyata ada banyak keuntungan dari berinvestasi NFT, loh GudPeople. Berikut ini adalah beberapa di antaranya,

1. Barang Valuable Berharga Tinggi

Jika berhasil menemukan signature dalam karya yang dibuat, tidak menutup kemungkinan kalau nantinya karya Anda akan dihargai dengan harga yang tinggi.

2. Pasar Akan Terus Berkembang

Di masa depan, ada kemungkinan besar bahwa NFT ini akan selalu dan terus berkembang walaupun mungkin ada kejenuhan.

Namun selama masih berjalan, tidak ada salahnya untuk melelang karya Anda melalui NFT.

3. Selamanya Tersimpan di Blockchain

Sering kita mendengar ada kasus pencurian karya seni atau karya seni yang hilang karena bencana alam atau dimakan rayap.

GudPeople tidak perlu khawatir soal itu karena karya yang dibuat dan dibeli datanya akan tersimpan selamanya di blockchain.

Selain ketiga hal yang sudah disebutkan di atas, Anda akan merasakan sendiri keuntungan berinvestasi dengan NFT jika terjun ke dalamnya.

Kesimpulan

Jika memiliki karya apapun, Anda dapat membuatnya menjadi karya digital atau membuat karya digital itu sendiri dan menghasilkan uang.

Melalui NFT, Anda dapat melakukannya. Di artikel ini pun, kami sudah membahas apa itu NFT, cara kerjanya, cara menjual dan membeli NFT hingga keuntungannya.

Nah, bila tertarik, Anda juga bisa membuat website Anda sendiri untuk menyediakan satu dua portofolio sebagai brand awareness Anda sehingga karya yang dilelang semakin memiliki nilai jual.

Jika pada akhirnya Anda membuat website untuk portofolio karya Anda, jangan lupa juga untuk membeli SSL murah dari Gudang SSL, ya!

Nadia Agatha Penerjemah dan Mahasiswa S2 tingkat akhir. Ia menggemari diskusi berbagai topik sekaligus menuliskan ide-idenya melalui media microblog.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *