Apa Itu Landing Page? Jenis, Fungsi, dan Tips Membuatnya

2 min read

apa itu landing page

Apa itu landing page?

Jika Anda sering mengunjungi website, pasti Anda pernah secara tidak sadar melihat landing page entah itu di website toko online, atau milik brand-brand besar yang menyuruh Anda untuk melakukan pembelian suatu produk/layanan. 

Jangan khawatir, kami akan menjelaskan semuanya kepada Anda. 

Simak ya, Gudpeople!

Apa Itu Landing Page?

Landing page adalah sebuah halaman website yang dibuat khusus untuk tujuan marketing, entah itu penjualan atau mengumpulkan data pengunjung.

Sebagai contoh, pada perusahaan penyedia layanan jasa, tampilan website yang akan pertama kali Anda lihat ketika membukanya akan berisi penawaran-penawaran tentang layanannya, hingga ke penjualan. 

Namun, informasi yang ditampilkan mengenai produk/layanan akan lebih singkat dan spesifik. 

Sehingga pengunjung akan lebih terfokus pada penawaran produk dan diharapkan dapat melakukan konversi berupa pembelian, berlangganan, dan sebagainya.

Jenis-Jenis Landing Page

Terdapat dua jenis landing page, keduanya memang hampir sama tetapi memiliki fungsi yang berbeda. 

1. Click Through Landing Page

Landing page jenis ini memuat informasi yang spesifik tentang produk/jasa/layanan yang ditawarkan, kemudian diakhiri dengan tombol CTA (call to action) yang biasanya akan Anda temui yaitu “Beli Sekarang”, “Pesan Sekarang”, “Langganan Sekarang”, dan masih banyak lagi.

2. Lead Generation Landing Page

Sedikit berbeda dengan Click Through, landing page ini lebih berfokus untuk mendapatkan data-data pengunjung seperti nama hingga alamat email dengan suatu ‘imbalan’ yang diberikan kepada pengunjung website misalnya ebook, kupon, dan lain-lain. 

Data yang telah didapatkan inilah yang akan menjadi strategi lain (email marketing) untuk menawarkan produk/layanan. 

Tidak heran apabila Anda pernah mengisi semacam formulir yang mewajibkan untuk mengisi email, kemudian beberapa hari kemudian akan mendapatkan inbox suatu penawaran produk/jasa.

Nah, sebenarnya itulah hasil dari lead generation landing page.

Fungsi Landing Page

Berdasarkan jenis-jenis seperti yang dibahas di atas, terdapat dua fungsi/kegunaan landing page, simak penjelasannya.

1. Mengumpulkan Lead

Secara sederhana, lead adalah sekumpulan orang yang memiliki ketertarikan kepada produk/layanan Anda dan dibuktikan dengan bersedia memberikan datanya kepada Anda berupa email. 

Landing page inilah berfungsi sebagai ‘jalan’ bagi mereka. 

Namun, untuk dapat membuat pengunjung tertarik, tentunya Anda juga harus membuat landing page yang menarik. 

Bisa dibilang, lead adalah calon pembeli potensial yang apabila saat ini belum melakukan konversi, diharapkan di waktu berikutnya mereka bersedia untuk melakukan pembelian/berlangganan. 

Setidaknya dengan mendapatkan data mereka, itu sudah lebih baik untuk dianalisis lebih lanjut mengenai penawaran berikutnya melalui email.

2. Membuat Transaksi Lebih Cepat

Landing page memiliki fungsi sekaligus keunggulan untuk mempercepat transaksi. 

Nantinya calon pembeli tidak harus bertele-tele untuk memahami suatu produk/jasa karena landing page menampilkannya dengan spesifik, jelas, dan tidak dipenuhi gangguan (pop up).

Contoh Landing Page

Apakah Anda sudah memiliki bayangan mengenai apa itu landing page?, kami akan menambahkan beberapa contohnya untuk Anda agar lebih jelas memahami apa itu landing page.

1. Gudang SSL

landing page

 

apa itu landing page

Gudang SSL adalah penyedia berbagai Sertifikat SSL. Beragam fitur tersedia disesuaikan harganya yang mana cukup terjangkau. 

Apabila Anda mengunjungi website Gudangssl.id, terdapat landing page yang menjelaskan product knowledge tentang SSL dan terdapat juga tombol CTA untuk mengajak pengunjung website melihat produk Gudang SSL. 

Landing page milik Gudang SSL ini adalah jenis Click Through.

2. Yoast SEO

landing page

Sedangkan landing page milik Yoast SEO adalah berjenis Lead Generation yang mana mereka meminta data pengunjung bagi yang ingin mempelajari SEO lebih lanjut. 

Nantinya tips-tips SEO akan mereka kirimkan melalui email.

Tips Membuat Landing Page

Sebelum Anda membuat landing page, Anda harus memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Penggunaan Headline & Subheadline

Buatlah tawaran Anda di bagian headline, baru di bagian subheadline jelaskan dengan kalimat yang efektif dan efisien.

Jika Anda memiliki skill copywriting pastinya akan lebih baik.

Namun, Jangan sampai keduanya terlalu padat sehingga informasi yang disampaikan tidak terbaca oleh pengunjung.

2. Pemilihan Font

Jenis font harus disesuaikan dengan produk/jasa yang ditawarkan serta ukurannya pun juga harus disesuaikan.

Jangan sampai ukuran font pada subheadline lebih besar daripada ukuran font headline.

3. Desain yang Clean & Simpel

Sehingga apa yang dilihat dan apa yang dibaca akan lebih mudah dimengerti.

Desain yang bagus tidak harus menggunakan banyak gambar, cukup satu atau dua gambar agar terkesan minimalis.

Selain itu, buatlah landing page yang mobile-friendly.

Karena menurut penelitian statista.com, penyumbang traffic website dengan perangkat mobile sangat besar yaitu sebanyak 54,8%.

Jika Anda tidak membuatnya mobile-friendly, maka akan sangat disayangkan karena akan sulit mendapatkan traffic.

4. Perhatikan Tombol CTA

Jangan sampai landing page dipenuhi oleh tombol CTA.

Usahakan untuk CTA jangan lebih dari dua tombol.

Selain itu, penggunaan warna tombol CTA usahakan lebih kontras dibanding warna pada landing page Anda.

5. Kurangi Langkah-langkah yang Tidak Perlu

Misalnya Anda akan membuat landing page lead generation, jangan membuat formulir yang terlalu panjang.

Cukup nama, email, dan jenis kelamin.

Jika formulir terlalu panjang yang ada orang-orang tidak akan mau mengisinya karena hanya membuang waktu mereka.

Baca Juga : 10+ Rekomendasi Template Website Bootstrap Gratis Terbaik

Kesimpulan

Landing page cukup efektif untuk mendapatkan konversi apabila informasi yang ditampilkan jelas dan singkat.

Banyak sekali website-website bisnis yang menggunakan landing page untuk menjual produk mereka.

Oh iya, sebelumnya pastikan bahwa website yang akan Anda buat landing page sudah aman ya, Gudpeople.

Gudang SSL menyediakan Sertifikat SSL untuk membantu mengamankan website Anda.

Jangan takut mencoba, ya. Semoga artikel ini dapat membantu Anda.

Perbedaan IPv4 dan IPv6, Kelebihan dan Kekurangannya

Anda belum mengetahui perbedaan IPv4 dan IPv6? Jika Anda memiliki hobi di bidang jaringan internet, pasti Anda sering menjumpai istilah IP, entah itu IPv4...
Jordy Prayoga
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *