Nadia Agatha Penerjemah dan Mahasiswa S2 tingkat akhir. Ia menggemari diskusi berbagai topik sekaligus menuliskan ide-idenya melalui media microblog.

Apa Itu IoT (Internet of Things) Contoh dan Manfaatnya

3 min read

apa itu iot? iot adalah

Apakah Anda pernah membayangkan dunia di mana semua barang bisa terkoneksi dengan internet? Atau Anda sudah dengar istilah IoT atau Internet of Things?

Di artikel ini, kami akan membahas apa itu IoT, apa saja perangkat IoT dan juga manfaatnya. Untuk itu, simak artikel kami baik-baik ya, GudPeople.

Apa Itu IoT (Internet of Things)?

apa itu IoT
Photo by Andres Urena on Unsplash

Manusia kini semakin dimudahkan dengan adanya teknologi. Banyak benda di sekitar Anda yang ternyata bisa terhubung dengan internet asalkan memiliki sensor, chip komputer dan juga jaringan wireless.

Benda seperti itulah yang disebut dengan Internet of Things atau IoT. Dalam bahasa Indonesia masih belum ada padanannya, tapi banyak yang sudah mengerti sekilas mengenai apa itu IoT.

IoT adalah perangkat atau benda yang sebelumnya tidak perlu koneksi jaringan nirkabel dengan internet untuk dapat bekerja, tapi kini dibekali dengan kemampuan untuk tersambung dengan internet.

Ini membuat IoT menjadi benda yang minim intervensi manusia namun tetap bisa bekerja dengan baik.

Intervensi manusia hanya sejauh mengawasi kinerja benda ini dan mengendalikannya dari jarak jauh tanpa harus bersentuhan langsung.

Jadi bila disimpulkan, IoT adalah suatu objek fisik yang dibekali dengan kemampuan untuk transfer dan bertukar data, sensor, software dan kelengkapan teknologi lainnya agar bisa terhubung dan dikendalikan dengan jaringan internet.

Nah, kini Anda sudah bisa memahami apa itu IoT, mari bahas apa saja perangkat internet of things dan dampak positifnya terhadap perkembangan peradaban manusia.

Contoh Perangkat IoT dan Kinerjanya

jam tangan smart watch
Photo by Onur Binay on Unsplash

Perangkat IoT ada di berbagai aspek kehidupan manusia. Biasanya perangkat-perangkat ini terbagi dari ke dalam beberapa fasilitas.

1. Smart Home

Untuk membuat smart home, diperlukan beberapa internet of things. Apa saja perangkat IoT yang dapat ditemukan di rumah dan menjadikan rumah ini sebagai ‘smart home’?

  • Alexa – Speaker ini begitu chatty dan bisa menjadi pusat kendali dari semua IoT yang ada di rumah.
  • Google Nest – Sama seperti Alexa, speaker ini bisa menjadi penghubung Anda dengan beberapa IoT yang terhubung di rumah.
  • LED – Lampu ini biasanya diberi label sebagai smart bulb atau smart LED, bisa mati dan nyala saat diperintah melalui smart speaker atau smartphone.
  • Rice Cooker – Menanak nasi tanpa perlu repot.
  • Smart TV – Nonton siaran TV tanpa perlu instal parabola.
  • Bel pintu dan smart lock – Buka pintu dengan sidik jari, mengunci otomatis atau membuka kunci jarak jauh dan melihat siapa yg ada di depan pintu rumah Anda dari kantor atau di mana saja.
  • Stop kontak – matikan aliran listrik tanpa harus repot mencabutnya, cukup kendalikan dari smartphone.

Masih banyak sekali internet of things yang bisa Anda gunakan untuk menciptakan ekosistem rumah pintar dan memudahkan si pemilik rumah.

2. Smart City

Tahukah Anda ternyata Indonesia bergerak maju dan memiliki program 100 smart city. Smart city ini juga didukung oleh IoT di antaranya,

  • Smart Parking – Membantu Anda mencari lahan parkir tanpa harus berputar jauh dan menghindari pungli.
  • Traffic Management – Ketahui informasi tentang padatnya jalan dan sesuaikan durasi traffic light dalam hitungan detik.
  • Smart Infrastructure – Infrastruktur yang dirancang dengan sensor agar hemat energi.
  • Air Quality Management – Ketahui kualitas udara dan temukan akar permasalahannya.
  • Smart Waste Management – menghemat biaya operasional karena mendeteksi sampah mana yang penuh dan tidak.

Dan mungkin ada banyak sekali internet of things lainnya yang akan bermunculan untuk mengembangkan dan mendukung terbentuknya smart city.

3. Smart Industry

Smart Industry biasanya lebih dikenal sebagai IIoT atau Industrial Internet of Things. IIoT adalah suatu istilah yang merujuk pada penggunaan internet of things di dunia manufaktur.

Contoh dari IIoT ini di antaranya,

  • Operational and Business Intelligence – para teknisi dapat memonitor, menganalisis dan mengambil tindakan secara otomatis.
  • Predictive Maintenance – mencegah terjadinya kerusakan parah pada alat manufaktur karena IoT dapat melaporkan keadaan sebelum ada kegagalan mesin.
  • Automasi Tindakan – Tidak perlu kerja on-site, semuanya dapat dilakukan jarak jauh secara langsung maupun terjadwal.

4. IoMT (Internet of Medical Things)

IoMT atau Internet of Medical Things adalah IoT yang berfokus pada alat-alat di dunia kesehatan.

Kira-kira, apa saja IoMT yang ada sekarang ini?

  • Remote Patient Monitoring – alat ini dapat memonitor pasien dari jarak jauh tanpa harus berada di dekatnya.
  • Robotic Surgery – melakukan tindakan operasi tanpa intervensi secara penuh dari dokter secara akurat.
  • Inhaler – memonitor pasien yang memiliki asma sehingga perawat dan dokter tahu apa yg memicu asmanya.
  • Mood and Depression Monitoring – secara rutin mengambil data pasien penderita depresi atau mood swing sehingga mudah diketahui oleh ahlinya.

Tentunya, IoMT tidak terbatas pada hal-hal yang sebelumnya disebutkan di atas. Banyak sekali IoMT lain seperti pengukur detak jantung, pengukur berat badan ideal, dan lain-lain.

Manfaat dari Internet of Things

Internet of things memiliki segudang kelebihan dan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh yang menggunakan.

Berikut ini adalah beberapa di antaranya,

1. Memudahkan Pendataan

Mendata banyak hal secara bersamaan tentunya sangat merepotkan bagi manusia biasa. Apa lagi, jika sudah lelah, manusia akan lebih mudah hilang konsentrasi.

Tingkat human-error yang dibuat jika menginput atau mengambil data manual tentunya besar jika sudah seperti itu.

IoT menjadi salah satu solusi di mana manusia dapat menggunakan artificial intelligence yang dipadukan dengan software hardware mumpuni untuk memudahkan pendataan secara akurat.

2. Efisiensi Biaya dan Waktu

Kadang Anda tidak sadar betapa membuang-buang waktu jika semuanya dikerjakan secara manual.

Selain itu, bekerja manual terkadang boros energi dan uang. IoT dapat menjadi solusi atas permasalahan ini.

Dengan internet of things, Anda akan melakukan segala hal dengan cepat dan menghemat energi sekaligus biaya karena maintenance yang dikeluarkan tidak lebih besar dari keuntungan yang didapatkan.

3. Meningkatkan Keamanan Kerja

Kecelakaan kerja sering terjadi terutama di bidang industri. Hal ini cukup mengundang kekhawatiran bagi para pekerja di bidang manufaktur karena sudah menyangkut nyawa.

Ketika suatu perusahaan menggunakan IoT, pekerjanya dapat bekerja secara remote dan dapat terhindar dari risiko kecelakaan kerja.

4. Perkembangan Produk Lebih Baik

IoT memungkinkan pelaku usaha mengetahui apa yang diinginkan oleh pelanggannya. Ini karena dengan IoT, perusahaan dapat mentracking penggunaan produk pelanggan setelah dibeli oleh mereka.

Dengan begitu, IoT mampu memberi acuan keberhasilan suatu produk dan bagaimana harus dikembangkannya. Canggih bukan?

Kesimpulan

Kini Anda sudah tahu apa itu IoT dan kegunaannya untuk perkembangan hidup di era sekarang ini.

Memang seharusnya perkembangan zaman membuat hidup semakin efektif, hemat waktu dan efisien. Namun, bukan berarti tenaga manusia harus sepenuhnya diganti dengan teknologi.

Nah, tahukah Anda apa salah satu faktor penentu apakah suatu website asal alat IoT ini aman? Cek dulu apakah mereka memiliki sertifikat SSL.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk GudPeople.

Nadia Agatha Penerjemah dan Mahasiswa S2 tingkat akhir. Ia menggemari diskusi berbagai topik sekaligus menuliskan ide-idenya melalui media microblog.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *