Apa Itu Dark Web? Berikut Pengertian dan Faktanya

2 min read

apa itu dark web

Apakah Anda pernah mendengar apa itu dark web? Dark web adalah sebuah lapisan internet yang paling dalam.

Perlu diketahui bahwa lapisan internet terbagi menjadi tiga bagian.

Yang pertama yaitu surface web, ini adalah lapisan teratas internet yang bisa diakses oleh orang kebanyakan.

Kemudian lapisan kedua adalah deep web yaitu bagian internet yang memuat informasi internet sebanyak 96%.

Sedangkan dark web yaitu lapisan terdalam pada internet, di dalamnya memuat banyak informasi ilegal yang dapat diakses oleh para pengakses dark web.

Sebenarnya masih ada hal-hal tersembunyi di balik dark web, tetapi apakah dark web ini berbahaya?

Simak penjelasan di bawah ini ya, Gudpeople.

Apa Itu Dark Web?

Dalam istilah awam, dark web ini adalah bagian internet yang paling dalam dan ukurannya tidak lebih besar dari deep web.

Bahkan surface webyang setiap waktu diakses oleh orang-orang di seluruh dunia ini hanya sebesar 4-10% jika dibandingkan dengan lapisan bawah internet.

Artinya, masih banyak hal-hal yang menjadi rahasia di dark web dan tidak sembarang orang bisa membukanya tanpa persiapan khusus.

Fakta lain menyebutkan bahwa konten-konten yang ada di dark web kebanyakan adalah konten ilegal.

Lantas apakah dark web itu berbahaya? Meski sebenarnya dark web memuat banyak konten ilegal, dark web bukanlah bagian daripada internet yang ilegal.

Tujuan diciptakannya dark web sendiri adalah untuk menjaga anonimitas konten agar tidak ilegal di beberapa negara.

Perlu diketahui bahwa seorang pemula yang mencoba mengakses dark web sangatlah berisiko.

Yang paling parah bisa saja berpotensi masuk penjara atau yang paling ringan adalah diretas.

Karena di dark web Anda bisa melakukan apa saja, dari aktivitas biasa saja hingga hal ekstrim lainnya.

Fakta tentang Dark Web

Berikut fakta mengenai dark web yang menarik untuk Anda ketahui:

1. Bisa Diakses Siapa Saja

Dua juta pengguna aktif mengakses dark web menggunakan TOR setiap harinya.

Sebanyak 60% informasi di dark web berpotensi membahayakan organisasi.

2. Popularitasnya Meroket Pasca Pandemi

Lebih dari 1400 domain yang berhubungan dengan covid terdaftar pada kuartal pertama tahun 2020.

Kemudian ada peningkatan sebanyak 738% yang berkaitan tentang Covid-19 di dark web tahun 2020.

Serangan phising dan scam Covid-19 juga mengalami kenaikan sebesar 667% pada tahun 2020.

3. Berguna Bagi Polisi 

Institusi kepolisian akan sangat terbantu dengan adanya dark web karena dapat dengan mudah melacak hal yang berbau kriminal di sini.

Tindakan kriminal seperti human trafficking, penjualan senjata, narkoba, dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Cara Mengatasi Virus Ransomware dengan Cepat

4. Dapat Mencegah Terorisme

Jika dapat memasukkan keyword yang tepat, maka Anda juga bisa melacak data yang berkaitan dengan aksi terorisme.

Tak hanya itu, rencana-rencana jahat para teroris juga bisa Anda ketahui melalui dark web.

5. Menceritakan Hal Penting dengan Aman

Freedom of speech tampaknya menjadi hal yang tabu jika dilakukan di internet.

Banyak orang merasa apa yang diceritakan mendapat respon yang negatif. 

Tak jarang konten-konten yang dimuat pasti dibatasi agar tidak membahayakan orang/organisasi.

Namun, jika Anda melakukannya di dark web, tidak seorangpun dapat membatasi Anda karena memang anonimitas dark web sangatlah tinggi.

6. Membeli Barang Ilegal

Jika aktivitas jual beli barang di surface web hanyalah barang-barang yang legal, di dark web Anda bisa membeli barang yang tidak ada di pasaran.

Banyak juga barang-barang ilegal yang dijual seperti senjata api, narkoba, paspor palsu, nomor kartu kredit untuk kejahatan carding, racun, dan masih banyak lagi.

Cara Mengakses Dark Web dengan Aman

Apabila Anda mencoba untuk membuka dark web menggunakan browser populer seperti Google Chrome, maka hal itu tidak akan mampu.

Karena konten dark web tidak terindeks oleh mesin pencarian populer pada Internet Surface.

Untuk dapat mengaksesnya, diperlukan sebuah browser khusus yang bernama TOR (the onion router).

TOR browser ini akan menjaga privasi pengakses karena dapat menyembunyikan alamat IP, dan anonimitas lainnya.

Penyebab konten pada dark web tidak terindeks adalah karena levelnya sangat tinggi, dalam artian kontennya sangat berbahaya.

Nah, langsung saja ke pembahasan cara mengakses dark web dengan aman.

  • Usahakan PC Anda sudah menggunakan sistem operasi Tails. OS ini merupakan pengembangan dari Linux yang sudah memiliki keamanan dan kerahasiaan yang baik.
  • Install browser TOR yang merupakan browser khusus untuk mengakses dark web
  • Jangan lupa untuk menggunakan VPN untuk melindungi IP dan data pribadi Anda agar tidak tersebar dengan mudah.
  • Pastikan Anda sudah merencanakan semua hal ketika akan mengakses dark web, misalnya hanya mengakses satu situs tujuan tanpa berpindah ke situs lainnya, hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko menjadi korban serangan hacker.

Baca Juga: Kejahatan Carding: Jenis, Cara Kerja dan Pencegahannya

Kesimpulan

Dark web adalah tempat yang berisi banyak file-file rahasia dan ilegal untuk beberapa negara.

Untuk mengaksesnya pun diperlukan cara-cara khusus agar dapat menghindari potensi terkena serangan hacker.

Segala risiko yang terjadi setelah mengakses dark web menjadi tanggung jawab pengguna sepenuhnya.

Tingkatan bahaya di dark web tergantung pada siapa Anda, apa yang telah Anda lakukan di sana, dan seberapa pahamkah Anda mengenai teknologi.

Namun, jika ada yang mengakses dark web hanya untuk coba-coba, sebaiknya hindarilah dark web atau akan terkena akibatnya apalagi setelah Anda memahami apa itu dark web.

Di era saat ini, keamanan website harus menjadi prioritas Anda sebagai pemilik website.

Sertifikat SSL harus sudah terpasang di website Anda agar dapat mengenkripsi data pengunjung.

Selain itu, dengan adanya SSL juga akan berpengaruh pada performa SEO di mesin pencarian.

Perbedaan IPv4 dan IPv6, Kelebihan dan Kekurangannya

Anda belum mengetahui perbedaan IPv4 dan IPv6? Jika Anda memiliki hobi di bidang jaringan internet, pasti Anda sering menjumpai istilah IP, entah itu IPv4...
Jordy Prayoga
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *