Jordy Prayoga Jordy loves to learn anything about SEO, digital marketing, and content writing on his mission to help people understand in the most simplest way. During his free time, he turns to be a mountain hiker.

Dark Web Adalah Bagian Terdalam dari Internet, Benarkah?

3 min read

APA ITU DARK WEB

Bagi pengguna yang menggeluti bidang keamanan siber, tentu mereka akan sangat mudah menjawab ketika ada yang bertanya apa itu dark web.

Namun, belum tentu pengguna awam mengetahui dark web beserta hal-hal berbahaya di dalamnya.

Nah, sederhananya, dark web adalah sebuah lapisan internet yang berada paling dalam dari lapisan utama.

Lapisan utama yang dimaksud adalah surface web atau lapisan teratas internet yang sekarang ini dapat diakses oleh semua pengguna.

Kalau Anda belum tahu, lapisan internet itu memiliki tiga bagian yang berbeda-beda.

Pertama, surface web. Lapisan ini memiliki posisi teratas pada internet yang akhirnya bisa diakses oleh pengguna secara umum.

Kemudian, lapisan kedua adalah deep web, yaitu bagian internet yang tidak terindeks oleh search engine seperti Google, Bing, dan sebagainya.

Sementara itu, dark web adalah lapisan terdalam pada internet, di dalamnya memuat banyak informasi ilegal yang dapat diakses oleh para pengakses dark web.

Sebenarnya masih ada hal-hal tersembunyi di balik dark web, tetapi apakah dark web ini berbahaya bila diakses oleh pengguna awam?

Untuk mengetahui jawabnnya, simak penjelasan di bawah ini ya, Gudpeople!

Mengenal Dark Web Lebih Jauh

Dalam istilah awam, dark web ini adalah bagian internet yang paling dalam dan ukurannya tidak lebih besar dari deep web.

Pasalnya, deep web sendiri sebenarnya adalah bagian terbesar pada internet. GeeksforGeeks mengatakan bahwa bagian deep web sebesar 90% dari total luas internet.

Bahkan, surface web yang setiap waktu diakses oleh orang-orang di seluruh dunia ini hanya sebesar 4% saja jika dibandingkan dengan lapisan bawah internet.

Artinya, masih banyak hal-hal yang menjadi rahasia di dark web dan tidak sembarang orang bisa membukanya tanpa persiapan khusus.

Fakta lain menyebutkan bahwa konten-konten yang ada di dark web kebanyakan adalah konten ilegal.

Lantas, apakah dark web itu berbahaya? Meski sebenarnya dark web memuat banyak konten ilegal, dark web bukanlah bagian daripada internet yang ilegal.

Tujuan diciptakannya dark web sendiri adalah untuk menjaga anonimitas konten agar tidak ilegal di beberapa negara.

Perlu diketahui bahwa seorang pemula yang mencoba mengakses dark web sangatlah berisiko.

Yang paling parah, Anda bisa saja berpotensi masuk penjara atau yang paling ringan adalah diretas.

Pasalnya, ketika sedang berada di dark web, Anda bisa melakukan apa saja mulai aktivitas biasa saja hingga hal ekstrem lainnya.

Baca Juga: Cara Mengatasi Virus Ransomware dengan Cepat

Fakta-Fakta Mengenai Dark Web

Berikut fakta mengenai dark web yang menarik untuk Anda ketahui:

1. Bisa Diakses Siapa Saja

Terhitung sebanyak lebih dari 2,5 juta pengguna aktif mengakses dark web menggunakan TOR setiap harinya.

Penguna internet Indonesia menempati posisi keempat dengan pengguna terbanyak yang mengakses dark web, sebesar 20%, menurut EARTHWEB.

2. Popularitasnya Meroket Selama Pandemi

Lebih dari 1400 domain yang berhubungan dengan covid terdaftar pada kuartal pertama tahun 2020.

Kemudian ada peningkatan sebanyak 738% yang berkaitan tentang Covid-19 di dark web tahun 2020.

3. Berguna Bagi Polisi 

Institusi kepolisian akan sangat terbantu dengan adanya dark web karena dapat dengan mudah melacak hal yang berbau kriminal di sini.

Tindakan kriminal seperti human trafficking, penjualan senjata, narkoba, dan masih banyak lagi.

4. Dapat Mencegah Terorisme

Jika dapat memasukkan keyword yang tepat, maka Anda juga bisa melacak data yang berkaitan dengan aksi terorisme.

Tak hanya itu, rencana-rencana jahat para teroris juga bisa Anda ketahui melalui dark web.

5. Menceritakan Hal Penting dengan Aman

Freedom of speech tampaknya menjadi hal yang tabu jika dilakukan di internet.

Banyak orang merasa apa yang diceritakan mendapat respon yang negatif. 

Tak jarang konten-konten yang dimuat pasti dibatasi agar tidak membahayakan orang/organisasi.

Namun, jika Anda melakukannya di dark web, tidak seorang pun dapat membatasi Anda karena memang anonimitas dark web sangatlah tinggi.

6. Membeli Barang Ilegal

Jika aktivitas jual beli barang di surface web hanyalah barang-barang yang legal, di dark web Anda bisa membeli barang yang tidak lazim di pasaran.

Banyak juga barang-barang ilegal yang dijual seperti senjata api, narkoba, paspor palsu, nomor kartu kredit untuk kejahatan carding, racun, dan masih banyak lagi.

Cara Mengakses Dark Web dengan Aman

Apabila Anda mencoba untuk membuka dark web menggunakan browser populer seperti Google Chrome, maka hal itu tidak akan mampu menjawab rasa penasaran Anda.

Hal itu bisa terjadi karena konten-konten pada dark web tidak terindeks oleh mesin pencarian populer pada surface web.

Untuk dapat mengaksesnya, diperlukan sebuah browser khusus yang bernama TOR (the onion router).

TOR browser ini akan menjaga privasi pengakses karena dapat menyembunyikan alamat IP dan anonimitas lainnya.

Penyebab konten pada dark web tidak terindeks adalah karena levelnya sangat tinggi, dalam artian kontennya sangat berbahaya.

Nah, berikut ini adalah cara mengakses dark web dengan aman.

  • Usahakan PC Anda sudah menggunakan sistem operasi Tails. OS ini merupakan pengembangan dari Linux yang sudah memiliki keamanan dan kerahasiaan yang baik.
  • Instal browser TOR yang merupakan browser khusus untuk mengakses dark web
  • Jangan lupa untuk menggunakan VPN untuk melindungi IP dan data pribadi Anda agar tidak tersebar dengan mudah.
  • Pastikan Anda sudah merencanakan semua hal ketika akan mengakses dark web, misalnya hanya mengakses satu situs tujuan tanpa berpindah ke situs lainnya, hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko menjadi korban serangan hacker.

Baca Juga: Kejahatan Carding: Jenis, Cara Kerja dan Pencegahannya

Berani Mengakses Dark Web?

Dark web adalah tempat yang berisi banyak file-file rahasia dan ilegal untuk beberapa negara.

Untuk mengaksesnya pun diperlukan cara-cara khusus agar dapat menghindari potensi terkena serangan hacker.

Segala risiko yang terjadi setelah mengakses dark web menjadi tanggung jawab pengguna sepenuhnya.

Tingkatan bahaya di dark web tergantung pada siapa Anda, apa yang telah Anda lakukan di sana, dan seberapa pahamkah Anda mengenai teknologi.

Namun, jika ada yang mengakses dark web hanya untuk coba-coba, sebaiknya hindarilah dark web atau akan terkena akibatnya apalagi setelah Anda memahami apa itu dark web.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai apa itu dark web. Apabila GudPeople tidak memiliki urgensi apapun, sebaiknya tidak perlu mengakses dark web untuk menghindari segala risiko yang terjadi.

Lagi pula, semua informasi yang dibutuhkan sudah ada pada surface web

Jordy Prayoga Jordy loves to learn anything about SEO, digital marketing, and content writing on his mission to help people understand in the most simplest way. During his free time, he turns to be a mountain hiker.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *