Apa Itu Cracking? Pahami Dampak dan Cara Menghindarinya

4 min read

apa itu cracking

Apa Itu Cracking? Cracking adalah salah satu bentuk kejahatan siber yang sangat berbahaya. 

Semakin berkembangnya teknologi, sekarang ini kejahatan pun tidak hanya terjadi di dunia nyata.

Bahkan sebenarnya kejahatan siber sudah muncul dari beberapa tahun lalu.

Yang lebih menakutkan, banyak kejahatan online yang bahkan pelakunya tidak bisa diidentifikasi.

Silakan pahami pengertian cracking, jenis, dan dampaknya bagi keamanan Anda.

Kami juga akan memberikan cara-cara untuk menghindari kejahatan cracking, simak ya, Gudpeople.

Pengertian Cracking

Cracking adalah sebuah teknik yang digunakan untuk menerobos software komputer atau bahkan seluruh keamanan sistem dengan maksud jahat. 

Meskipun sekilas mirip dengan hacking, cracking lebih mengarah ke tindak kriminal.

Nah, bisa dibilang hacking dan cracking memang sama-sama menerobos suatu sistem, tetapi hacking lebih mengarah ke prosesnya, sedangkan cracking lebih bertujuan untuk mencuri dan menghancurkan sistem.

Pelaku cracking biasanya disebut dengan cracker.

Banyak orang hingga bahkan media yang mengartikan kejahatan ini sebagai hacking.

Namun, di dalam komunitas hacker sendiri menyebut kejahatan semacam ini adalah cracking.

Setelah mengenal apa itu cracking, masih ada jenis-jenisnya yang wajib Anda ketahui.

Jenis-jenis Cracking

Ternyata cracking memiliki beberapa jenis yang dikategorikan menurut tekniknya.

Berikut ulasan lengkapnya.

1. Password Cracking

apa itu cracking

Password cracking memungkinkan para cracker mengambil akses ke sebuah sistem/aplikasi menggunakan kata sandi yang tersimpan.

Misalnya setiap website memiliki algoritma hashing-nya masing-masing.

Hashing ini adalah semacam sistem yang mengenkripsi kata sandi.

Misalnya kata sandi Anda adalah “inipassword”, mungkin hash akan menyimpannya menjadi “e5c62f5746614ee7c8c86b88def8b097”, tetapi biasanya algoritma hash ini berbeda-beda.

Apabila pengguna melakukan login dengan memasukkan password yang sama dengan hash akan bisa login dan dapat mengakses akun/sistemnya.

Untuk melakukan password cracking, yang pertama akan mereka lakukan adalah berusaha mendapatkan data hash milik website.

Kemudian mereka harus mengetahui kombinasi algoritma hash dan teknik yang dipakai website target untuk mengamankan password.

Meskipun terlihat sulit dan membutuhkan waktu yang panjang, mereka bisa menggunakan sebuah tool khusus password generator untuk mencari password yang cocok.

Ada tiga metode yang digunakan cracker untuk melakukan password cracking:

  • Brute Force

Metode yang dipakai untuk membobol algoritma dengan cara menggunakan karakter password acak hingga menemukan kecocokan.

  • Dictionary Cracking

Mirip dengan brute force, hanya saja menggunakan kata-kata acak untuk menemukan kecocokan dengan hash.

  • Rainbow Table Cracking

Menggunakan hitungan nilai hash untuk menemukan enkripsi yang digunakan oleh sebuah hash untuk mengamankan password.

2. Software Cracking

apa itu cracking

Software cracking adalah tindakan yang dilakukan untuk menghapus atau mematikan beberapa fitur yang ada di sebuah aplikasi software.

Pasti Anda pernah mendengar istilah software atau game cracked. 

Biasanya fitur yang mengharuskan pengguna untuk membayar telah dihapus/dimatikan oleh cracker.

Pelaku akan menyalin autentikasi serial number dan membajaknya.

Sehingga aplikasi yang semula memiliki fitur berbayar, akan bisa dinikmati secara gratis oleh banyak orang.

Tetapi faktanya tidak semua aplikasi hasil cracking ini aman, ada juga yang disisipi malware oleh para cracker.

Aplikasi yang berhasil di-crack sebagian besar merupakan hasil dari penggunaan tool/teknik sebagai berikut.

  • Keygen

Keygen (key generator) adalah sebuah aplikasi yang dapat memberikan kode lisensi/serial number suatu aplikasi. 

Anda bisa menggunakannya untuk mengaktifkan fitur berbayar dan mengelabuhi pengembang aplikasi bahwa Anda seolah-olah telah membelinya.

  • Patch

Patch adalah tool buatan para cracker untuk memodifikasi program yang sudah ada.

Tool ini bisa menghapus fitur lisensi, pembayaran, dan masih banyak lagi.

  • Loader

Loader bertugas untuk memblokir semua akses perlindungan aplikasi ketika aplikasi tersebut dijalankan.

3. Network Cracking

apa itu cracking

Network cracking adalah aktivitas menerobos sistem keamanan dengan masuk melalui jaringan LAN.

Karena harus meretas jaringan LAN, maka harus menggunakan jaringan langsung.

Berbeda apabila membobol keamanan melalui jaringan Wi-Fi karena akan lebih mudah.

Mengapa lebih mudah? Karena cracker hanya cukup mendekat ke jaringan Wi-Fi (sinyal)

Biasanya Wi-Fi publik sangat rentan menjadi target mudah para cracker untuk mencuri data penting dari orang yang terkoneksi.

Dampak Cracking

Cracking memiliki banyak dampak terhadap keamanan sistem antara lain sebagai berikut.

  • Pencurian Data 

Data-data penting yang dimiliki oleh seseorang misalnya identitas atau milik perusahaan yang tersimpan misalnya di server akan dapat diakses secara penuh oleh cracker.

Selain itu, akses masuk menggunakan password pun bisa ditembus oleh para penjahat ini.

  • Mata-mata Perusahaan

Membobol sistem milik sebuah perusahaan akan memungkinkan para cracker untuk mendapatkan akses untuk melihat dan memodifikasi rahasia penting milik perusahaan target.

Ada beberapa kelompok cracker yang disponsori khusus untuk menyebarkan informasi penting milik perusahaan tertentu.

  • Memanipulasi Data

Cracker tidak hanya mencuri data, tetapi juga memanipulasi data yang tersimpan.

Misalnya mereka bisa menguras uang dari rekening orang lain secara diam-diam dan jumlah saldo rekening dibuat tidak berkurang, sehingga seolah-olah tabungan tidak berkurang sama sekali.

  • Kerusakan Sistem Jaringan

Selain mencuri dan memanipulasi, tindakan cracker yang dapat menyebabkan sistem keamanan rusak adalah dengan menghapus komponen penting yang ada di dalamnya.

  • Penyebaran Malware

Dampak lain dari cracking adalah penyebaran malware yang bisa saja disisipkan melalui aplikasi yang telah di-crack, atau bisa saja dalam bentuk pop up yang muncul ketika Anda mengakses suatu website.

Cara Menghindari Terkena Cracking

Gudpeople, selama sistem jaringan dan komputer ini masih ada, kemungkinan kejahatan semacam ini masih terus terjadi dan bahkan semakin parah.

Selagi Anda tidak bisa menghindari terkena serangan cracker ini, setidaknya Anda bisa mengurangi risiko untuk terkena serangan cracking. 

Setelah Anda membaca mengenai apa itu cracking, kini saatnya Anda harus selalu waspada.

Silakan ikuti beberapa tips untuk mengurangi risiko terkena serangan cracker.

1. Jangan Mengulang Password

Maksudnya adalah Anda harus menghindari memiliki password yang sama di setiap akun.

Karena jika semuanya memiliki password yang sama, para cracker akan sangat mudah untuk mendapatkan akses terhadap akun-akun Anda yang lain.

2. Hindari Menggunakan Jaringan Publik

Jaringan seperti Wi-Fi publik sangat berisiko untuk keamanan data Anda.

Sebaiknya Anda menghindari pemakaian menggunakan jaringan semacam ini atau Anda akan menjadi target sasaran cracker.

Tetapi apabila Ada kepentingan yang membuat Anda harus menggunakan Wi-Fi publik, akan lebih aman bila menggunakan VPN.

Baca Juga : 5 Cara Termudah Menggunakan VPN Di PC

3. Rutin Mengubah Password

Mengingat keamanan password cukup sering diretas, mengganti password secara rutin adalah jalan yang terbaik untuk menjaga agar akun Anda tetap aman. 

Akan lebih baik jika password yang Anda gunakan memiliki kombinasi karakter yang rumit.

4. Jangan Mengklik Iklan Sembarangan

Hal yang sering dilakukan orang-orang ini berakibat pada malware yang akan menyerang sistem Anda.

Iklan ini biasanya berupa dalam bentuk pop up dan apabila Anda klik akan secara otomatis mengunduh malware.

Sebaiknya jika Anda menemui iklan saat mengunjungi website cukup diamkan saja dan jangan mengambil tindakan.

5. Periksa HTTPS

Jangan sampai Anda memberikan data penting seperti password dan alamat email pada website yang belum memiliki SSL

SSL berperan mengenkripsi informasi pribadi sehingga dapat menghindari pencurian identitas.

Selain itu, website yang sudah memiliki SSL akan mengubah protokol jaringan yang semula HTTP menjadi HTTPS.

Nah, apabila Anda memiliki website yang belum memiliki SSL, silakan hubungi Gudang SSL.

Gudang SSL menyediakan berbagai sertifikat SSL untuk membantu menjaga keamanan website.

sehingga website Anda akan terjamin keamanannya.

Baca Juga : Fungsi SSL Pada Website dan Cara Kerjanya

Kesimpulan

Di antara semua jenis kejahatan siber, mungkin level dari kejahatan cracking adalah yang paling berbahaya.

Tetapi, banyak juga orang-orang yang belum melakukan antisipasi untuk mengurangi risiko terkena serangan cracking.

Setelah mengetahui apa itu cracking beserta bahayanya, mulai sekarang Anda wajib untuk berhati-hati saat beraktivitas online.

Karena kejahatan ini bisa terjadi kapan saja dan mengarah pada siapa saja.

Sebuah sistem yang kuat sekalipun pasti berpotensi ditembus oleh cracker.

Semoga artikel kali ini membantu ya, Gudpeople.

Perbedaan IPv4 dan IPv6, Kelebihan dan Kekurangannya

Anda belum mengetahui perbedaan IPv4 dan IPv6? Jika Anda memiliki hobi di bidang jaringan internet, pasti Anda sering menjumpai istilah IP, entah itu IPv4...
Jordy Prayoga
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *