Nadia Agatha Penerjemah dan Mahasiswa S2 tingkat akhir. Ia menggemari diskusi berbagai topik sekaligus menuliskan ide-idenya melalui media microblog.

Apa Itu Apache? Penjelasan Mengenai Apache Web Server

2 min read

apa itu apache

Bagi para pemula yang belajar mengenai web server mungkin akan bertanya-tanya “apa itu Apache?”

Bisa dibilang, Apache adalah tetua dari web server. Pertama kali dibuat di tahun 1995, Apache telah menjadi web server paling populer.

Kali ini, kami akan membahas apa itu Apache mulai dari definisi, fungsi hingga kelebihannya.

Untuk itu, cari tempat duduk yang nyaman untuk membaca artikel ini, GudPeople.

Apa Itu Apache?

 

apache

Sebelum melangkah lebih jauh, mari kita buka pembahasan kali ini dengan pengertian Apache itu sendiri.

Apache adalah software web server yang open source. Web server yang satu ini berfungsi untuk meningkatkan user experience saat pengguna mengakses website Anda.

Kabar baiknya, selain Apache adalah software web server open source, web server ini juga gratis loh, GudPoeple.

Software web server yang dikembangkan dan dikelola oleh lembaga non-profit bernama Apache Software Foundation ini memungkinkan para pemilik website untuk mengelola website agar semuanya dapat berjalan dengan mulus.

Caranya adalah dengan menjadi perantara antara server dengan sisi klien. Web server nantinya akan memproses file ke dalam bermacam bahasa pemrograman seperti Java, PHP, Python dan lainnya.

Jadi, pada dasarnya software ini akan menerima permintaan untuk mengakses sebuah halaman website dan melakukan pemeriksaan keamanan pada permintaan HTTP lalu membawa Anda ke halaman website yang dituju.

Namun, bisa saja halaman yang ingin dituju akan meminta server untuk menjalankan beberapa modul ekstra saat membuat dokumen tergantung pada halaman yang Anda akses.

Cara Kerja Apache

Pada dasarnya, Apache memiliki cara kerja yang sama dengan web server pada umumnya seperti menerima permintaan dari web browser seperti Chrome, Firefox, dan Safari, lalu mengirim responnya.

Agar mudah dipahami, akan kami berikan skema bagaimana Apache bekerja.

Apache di sini berfungsi sebagai salah satu cara untuk mengkoneksikan jaringan antara klien dengan server menggunakan protokol TCP/IP.

Sebetulnya, Apache juga dapat digunakan dengan protokol lain, tapi umumnya digunakan dengan protokol HTTP/S (Hyper Text Transfer Protocol Secure).

HTTP/S ini digunakan untuk mendefinisikan bagaimana format suatu pesan dan bagaimana pesan tersebut ditransmisikan pada web.

Proses tersebut dapat dilakukan dengan instruksi untuk browser dan server mengencai cara merespon berbagai request dan command.

Dengan protokol HTTP/S, transmisinya akan melalui port 443, sedangkan untuk unsecured protocol akan melalui protokol 80.

Setelah pesan tersebut sampai ke penerimanya, maka nantinya akan ada pemberitahuan atau ACK message yang pada dasarnya memberitahu pengirim pesan bahwa data mereka sudah sampai.

Jika ada error saat menerima data atau ada package yang hilang saat transit, sisi klien akan mengirimkan pesan NAK atau Not Acknowledge message.

Pesan tersebut memberikan notifikasi bahwa data harus ditransmisikan ulang.

Kelebihan Apache

Di awal sudah disebutkan bahwa Apache adalah software web server yang gratis dan open source.

Tapi, adakah kelebihan-kelebihan lain dari Apache? Di bagian ini kami akan menjelaskan beberapa di antaranya.

  • Source code Apache dapat Anda gunakan secara gratis dan dapat diakses oleh siapapun tanpa lisensi.
  • Dokumentasi resmi Apache sangat berguna dan selalu berkembang.
  • Apache sangat fleksibel namun tetap stabil.
  • Dapat berfungsi baik di server Unix maupun Windows karena lintas platform.
  • Diperbaharui secara reguler.
  • Penginstalannya mudah.
  • Dapat digunakan di berbagai CMS seperti WordPress, Joomla, Drupal, dll.
  • Beberapa website dapat dijalankan dari server yang sama dengan menggunakan Apache web server.
  • Perubahan yang dibuat akan langsung direkam tanpa harus merestart server.
  • Mampu ditambah dengan berbagai fitur dan modul.
  • Dapat dimodifikasi sehingga kode-kodenya bisa disesuaikan dan bisa membetulkan error.
  • Dapat digunakan bersamaan dengan web framework seperti Laravel, Django, Vaadin, dll.
  • Didukung oleh berbagai bahasa pemrograman seperti Python, PHP, Perl, dll.
  • Terdapat SSL dan TLS untuk meningkatkan keamanannya

Nah, GudPoeple. Itu tadi adalah rangkaian kelebihan dari Apache web server.

Apakah Anda siap untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kekurangan dari Apache?

Kekurangan Apache

Dari sekian banyaknya kelebihan dari Apache, ternyata software web server ini juga memiliki kekurangan.

Namun jangan khawatir, kekurangannya tidak lebih banyak dari kelebihan Apache, loh.

  • Men-disable atau menonaktifkan module dan service yang dirasa tidak perlu membuat Apache menjadi rentan terhadap serangan keamanan.
  • Membuat personalized protocol akan memunculkan bug baru.
  • Jika tidak dilakukan dengan tepat, memodifikasi fitur dan konfigurasi Apache juga dapat mengancam keamanannya.
  • Website dengan Apache masih belum bisa menerima trafik yang sangat tinggi.

Namun jangan khawatir, urusan keamanan tentunya bisa ditingkatkan dengan kehati-hatian dan juga menginstal sertifikat SSL.

Bagaimana dengan persoalan bug yang muncul saat membuat personalized protocol?

Developer yang ada di dalam komunitas Apache akan secara gratis membagi ilmunya dan membantu Anda dalam mencari penyelesaiannya.

Nah, bagaimana GudPeople? Selama kekurangan tersebut masih dapat dihindari atau diselesaikan, tentunya bukan menjadi suatu kendala yang berati, bukan?

Kesimpulan

Sekarang Anda sudah tahu pengertian Apache tentang apa itu Apache, fungsinya, cara kerjanya bahkan hingga kelebihan dan kekurangan web server Apache ini.

Dapat disimpulkan bahwa Apache adalah web server yang berfungsi sebagai perantara yang membuat koneksi antara klien dengan server.

Apache juga ternyata memiliki segudang kelebihan walaupun software ini gratis dan dapat digunakan oleh siapapun tanpa harus memiliki lisensi.

Selain itu, ada beberapa kekurangan dari Apache. Namun, masih bisa dicarikan solusinya.

Jadi, GudPeople yang ingin menggunakan Apache tidak perlu lagi untuk ragu-ragu.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda, dan jika Anda memiliki pertanyaan mengenai ini, Anda dapat meninggalkan komentar pada kolom di bawah ini.

Sampai jumpa di artikel selanjutnya ya, GudPeople!

Nadia Agatha Penerjemah dan Mahasiswa S2 tingkat akhir. Ia menggemari diskusi berbagai topik sekaligus menuliskan ide-idenya melalui media microblog.

Leave a Reply

Your email address will not be published.